Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

PMI Disekap, Christina Aryani Bilang Pekerja Perlu Lebih Hati-hati

Kenia Intan oleh Kenia Intan
30 Januari 2023
A A
penyekapan pekerja migran

Ilustrasi kasus penyekapan pekerja migran (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kasus penyekapan pekerja migran Indonesia (PMI) kembali terjadi. Dikabarkan terdapat 10 PMI yang berhasil diselamatkan dari penyekapan di Dubai, Uni Emirat Arab (UAE). 

Beredar video penyelamatan PMI dari penyekapan di akun TikTok @sabrinaerita, Jumat (20/1/2023). Mengetahui hal ini, Komisi I DPR RI Christina Aryani mengungkapkan, pihaknya langsung memeriksa kebenaran video itu ke Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Dubai supaya mendapat laporan lengkap. Berdasar penelusuran dan komunikasi yang terjalin, didapatkan informasi PMI asal Jawa Barat itu direkrut dan berangkat ke Dubai untuk bekerja sebagai pekerja rumah tangga. Hanya saja, keberangkatan itu terjadi dalam status moratorium pengiriman PMI sektor domestik berdasarkan Kemenaker 260/2015.

“Jadi mereka berangkat saat moratorium dan setelah bekerja beberapa bulan termakan bujuk rayu untuk pindah kerja di sektor lain. Ternyata, kemudian disekap oleh sindikat dan dipekerjakan sebagai PSK,” jelas Christina seperti dikutip dari Antaranews.com, Senin (30/1/2023). Saat ini KJRI sedang mendalami keterangan korban sesuai dengan prosedur penanganan kasus terindikasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). 

Melihat kasus tersebut, Christina mengimbau masyarakat agar mencermati dengan baik berbagai tawaran bekerja di luar negeri. Salah satu caranya, memastikan melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) setempat terkait lowongan kerja dan agen yang melakukan rekrutmen. 

Christina memang peduli terkait isu perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Di bulan Oktober tahun lalu, ia menekankan pentingnya komitmen semua pihak, tidak hanya presiden dalam upaya memberikan perlindungan terhadap PMI. Termasuk PMI sendiri harus bersedia melaporkan diri untuk keperluan pendataan. Menurut Christina, salah satu persoalan yang perlu diatasi Indonesia saat ini tidak hanya pemberantasan PMI ilegal tetapi juga pendataan PMI. 

Politisi Golkar itu juga mengungkapkan, perlunya pengawasan di jalur-jalur tersembunyi atau “tikus” yang selama ini digunakan sebagai lokasi pengiriman PMI ilegal. Begitu pula dilakukan pengawasan terhadap jalur resmi. Pemerintah harus menyediakan skema pemberangkatan resmi untuk warga yang ingin bekerja di luar negeri.

Kasus penyekapan PMI ini bukan kali pertama terjadi. Melansir data Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang dikutip Tribun , sejak 2020 hingga Oktober 2022 tercatat sudah ada 679 WNI diselamatkan dan dipulangkan. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Amanatia Junda

BACA JUGA Dari Kongko Mantan TKI, Lahirlah Warung Susu Kambing Etawa Kayang

Terakhir diperbarui pada 1 Februari 2023 oleh

Tags: Christina AryaniDubaipekerja migranPemilu 2024penyekapanPMITKItkw
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Pemuda Jakarta kerja di Jepang untuk bayar utang keluarga. MOJOK.CO
Sehari-hari

Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga

26 Februari 2026
kerja di jepang, merantau.MOJOK.CO
Sehari-hari

Ironi Kerja di Jepang: Banting Tulang Hingga 5 Kali Lebaran Tak Pulang, tapi Setelah Sukses Hasilnya Tak Bisa Dinikmati

23 Februari 2026
TKI-TKW Rembang dan Pati, bertahun-tahun kerja di luar negeri demi bangun rumah besar di desa karena gengsi MOJOK.CO
Urban

Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti

7 Februari 2026
KP2MI buka pelatihan kerja untuk calon pekerja migran di Jogja. MOJOK.CO
Kilas

LPP Agro Nusantara Akan Buka Pelatihan di Bawah Naungan KP2MI untuk Tingkatkan Keterampilan Pekerja Migran Indonesia

25 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ribetnya punya mobil di desa. Bisa menjadi musuh masyarakat perkara parkir. Rawan jadi korban iseng bocil-bocil nakal MOJOK.CO

Repotnya Punya Mobil di Desa: Bisa Jadi “Musuh Masyarakat” Perkara Parkir dan Garasi, Masih Rawan Jadi Korban Kenakalan Bocil-bocil

15 April 2026
Cuci baju di laundry konvensional bikin kapok MOJOK.CO

Cuci Baju di Laundry Konvensional Lama-lama bikin Kapok, Bikin “Boncos” karena Baju Rusak dan Hilang Satu Persatu

15 April 2026
Kebusukan Mahasiswa FH UI Membuka Luka Lama Para Penyintas, Tak Ada yang Lebih Aman dari “Rahim” seorang Ibu bagi Korban Kekerasan Seksual MOJOK.CO

Kebusukan Mahasiswa FH UI Membuka Luka Lama Para Penyintas, Tak Ada yang Lebih Aman dari “Rahim” seorang Ibu bagi Korban Kekerasan Seksual

15 April 2026
Grup WhatsApp (WA) laki-laki di FH UI cerminkan tongkrongan toxic

Topik Grup WA Laki-laki “Sampah”, Isinya Info Link Menjijikan dan Validasi Si Paling Jantan

15 April 2026
Orang Jakarta pilih bayar iPhone dengan cicilan

Tren “Aneh” Orang Jakarta: Nyicil iPhone Bukan karena Butuh, Alasannya Susah Dipahami Orang Miskin

14 April 2026
Habis Doa Langsung Goyang- Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri MOJOK.CO

Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri

17 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.