Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

LPP Agro Nusantara Akan Buka Pelatihan di Bawah Naungan KP2MI untuk Tingkatkan Keterampilan Pekerja Migran Indonesia

Redaksi oleh Redaksi
25 Januari 2026
A A
KP2MI buka pelatihan kerja untuk calon pekerja migran di Jogja. MOJOK.CO

Wakil Menteri Perlindungan PMI, Dzulfikar Ahmad Tawalla berfoto dengan perwakilan holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan LPP Agro Nusantara berfoto bersama pada Sabtu (24/1/2026). (Sumber: LPP Agro Nusantara)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI/BP2MI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Holding PTPN dan Perjanjian Kerja Sama dengan Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Agro Nusantara sebagai Migrant Training Centre di Jogja pada Sabtu (24/1/2026).

Tujuan kerja sama KP2MI dan LPP Agro Nusantara

Kerja sama antara KP2MI dengan LPP Agro Nusantara bertujuan untuk meningkatkan keterampilan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang merupakan pahlawan devisa. Sebab, dana remitansi yang berputar dari penghasilan mereka di luar negeri yang kemudian dibelanjakan di Indonesia, kerap menjadi pendongkrak perekonomian.

Masalahnya, di balik roda ekonomi yang berputar, berbagai isu masih membayangi PMI. Salah satu di antaranya adalah nilai tambah pekerja migran dari segi keterampilan dan kemampuan. Menurut data statistik, sebanyak 63,94 persen dari 296.948 PMI, masih berkonsentrasi pada lima jabatan yakni house maid, caregiver, plantation worker, worker, dan domestic worker. 

Persaingan pun semakin ketat ketika PMI disandingkan dengan negara Filipina, Myanmar, India, Pakistan, dan Bangladesh yang juga mengincar posisi pekerjaan serupa. 

Kerja sama KP2MI dan LPP Agro Nusantara. MOJOK.CO
Penandatangan MoU antara KP2MI dengan holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan perjanjian kerja sama dengan LPP Agro Nusantara. (Sumber: LPP Agro Nusantara).

Apalagi, PMI sering dianggap sebelah mata oleh negara tetangga, karena dinilai punya kualitas yang unskilled atau lebih rendah kemampuannya dibandingkan dengan negara-negara di atas. 

Pelatihan dan sertifikasi untuk Pekerja Migran Indonesia

Oleh karena itu, Wakil KP2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla berharap kerja sama dengan LPP Agro Nusantara dapat membantu keterampilan Pekerja Migran Indonesia (PMI) hingga high level. 

“Kami berharap Migrant Training Centre dapat dimaksimalkan ke depannya, untuk tidak hanya mengisi sektor yang low skilling di sektor perkebunan, tapi juga di sektor middle hingga high skilling,” kata Dzulfikar di Auditorium PT LPP Agro Nusantara, Jogja, Sabtu (24/1/2026).

Di bawah naungan Corporate University PTPN Group sekaligus bagian dari grup BUMN, LPP Agro Nusantara juga bermitra dengan berbagai lembaga strategis, seperti Direktorat Jenderal Perkebunan dan Badan Pengelola Dana Perkebunan. 

Kemitraan ini membuat LPP Agro Nusantara semakin menunjukkan perannya dalam bidang perkebunan maupun isu-isu strategis nasional. Direktur LPP Agro Nusantara, Pranoto Hadi Raharjo berujar pelatihan dan sertifikasi yang sudah disiapkan LPPAN diharapkan bisa menjadi bekal berguna bagi PMI di bidang agro. 

MoU KP2MI dan LPP Agro Nusantara. MOJOK.CO
Direktur SDM & Umum Holding PTPN III, Endang Suraningsih (kiri) dan Wakil Menteri Perlindungan PMI, Dzulfikar Ahmad Tawalla (kanan). (Sumber: LPP Agro Nusantara).

“Kurikulum bagi PMI sudah kami desain sesuai dengan kebutuhan, tidak hanya seputar keterampilan kerja. Kami juga sudah mendesain pelatihan yang bisa memberi gambaran kerja dan industri,” ujarnya, dikutip dari keterangan resmi LPP Agro Nusantara, Sabtu (24/1/2026). 

Pranoto juga menambahkan bahwa desain pelatihan dan sertifikasi juga bisa disesuaikan dengan karakteristik kerja negara penempatan, sehingga desain pembelajaran LPPAN unggul dan tepat sasaran.

Peran Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III

Sebagai anak perusahaan dari PTPN, Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) juga terlibat dalam skema kerja sama. Ia turut menandatangani nota kesepahaman.

Di mana, Holding PTPN memberikan tugas kepada LPP Agro Nusantara untuk mengoptimalkan fasilitas dan intellectual capital yang dimiliki untuk menyukseskan program kemitraan bersama KP2MI. 

Direktur Utama Holding PTPN, Denaldy Mulino Mauna berharap peran instansinya bisa memberikan dampak signifikan bagi peningkatan daya saing dan nilai kompetitif PMI. 

Iklan

“LPP Agro Nusantara sebagai corporate university PTPN group. Sehingga kerja sama ini tentu sesuai dengan apa yang sudah dikerjakan dan tentu adalah keahlian LPPAN,” ucapnya.

BACA JUGA: Skill yang Harus Kamu Kuasai sebagai Pekerja Migran yang “Elite” agar Nggak Dipandang Sebelah Mata  atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 25 Januari 2026 oleh

Tags: JogjaLPP Agro Nusantarapekerja migranpekerja migran IndonesiaPMI
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Aktual

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO
Pojokan

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja MOJOK.CO
Aktual

Hancur Hati Ibu: Amat Percaya ke Daycare LA Jogja dan Suka Kasih Tip ke Pengasuh, Anak Saya Justru Dibuat Trauma Serius

25 April 2026
Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya Mojok.co
Pojokan

Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya

24 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji magang di Jakarta bisa beli iPhone gak kayak kerja di Jogja

Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita

28 April 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, honorer.MOJOK.CO

Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli

23 April 2026
Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman Mojok.co

Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

27 April 2026
Menormalisasi pakai jasa porter di stasiun kereta api MOJOK.CO

Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa

23 April 2026
Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 undang pecinta sepeda dari seluruh negeri hingga internasional MOJOK.CO

Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara

28 April 2026
Gen Z pilih soft living daripada slow living

Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti

22 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.