Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Melihat Kembali Keterlibatan Perempuan dalam Penyelenggara Pemilu

Kenia Intan oleh Kenia Intan
26 Desember 2022
A A
politik dan perempuan
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Keterwakilan perempuan dalam penyelenggaraan Pemilu terus didorong. Walau sudah ada regulasi yang mengatur, keterlibatan perempuan dalam penyelenggara Pemilu masih di bawah batas afirmasi.

Keterwakilan perempuan dalam penyelenggaraan Pemilu sebenarnya sudah sejak tahun 2007 melalui UU 22/2007 tentang Penyelenggara Pemilu. Dalam aturan itu dijelaskan, keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30 persen baik di Komisi Pemilihan Umum (KPU), KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota. Begitu pula di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Provinsi, Panwaslu Kabupaten/Kota.

UU 22/2007 sempat direvisi dalam UU 15/2011. Namun, pasal mengenai keterwakilan perempuan tidak mengalami perubahan.

Apa itu penyelenggara Pemilu?

Penyelenggara Pemilu adalah lembaga yang menyelenggarakan Pemilu, terdiri dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Kedua lembaga ini memiliki satu kesatuan fungsi penyelenggaraan Pemilu untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Presiden dan Wakil Presiden secara langsung oleh rakyat, serta untuk memilih gubernur, bupati, dan walikota secara demokratis.

KPU bertugas melaksanakan proses penyelenggaraan tahapan Pemilu. KPU memiliki struktur hirarki pelaksana penyelenggaraan pemilu hingga ke tingkat desa/kelurahan. Setiap struktur memiliki keanggotaan di mana perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang sama untuk mengisi keanggotaan tersebut.

Adapun pengalaman terlibat sebagai anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), maupun Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), atau kegiatan kepemiluan lainnya akan memberikan skor atau nilai tambah ketika ingin mendaftar menjadi calon anggota KPU.

Sementara Bawaslu bertugas mengawasi proses pelaksanaan penyelenggaraan pemilu. Bawaslu juga memiliki struktur hirarki, dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga desa/kelurahan.

KPU RI dan Bawaslu RI dipilih oleh DPR. Presidenlah yang membentuk tim seleksi. Seleksi dilakukan secara administrasi, kesehatan, psikologi, dan wawancara. Sementara KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota dipilih oleh struktur di atasnya. Dibentuk tim seleksi. Seleksi Hasil seleksi dilakukan secara administrasi, kesehatan, psikologi, wawancara.

PPK, PPS, KPPS, dibentuk oleh KPU Kabupaten/Kota. Dalam penjaringnya, kepala desa/lurah terlibat, Pemilihan PPK dipilih secara tertulis dan wawancara. Sementara PPS dan KPPS pengangkatan/penunjukkan.

Di tingkat yang sama, Bawaslu memiliki Panwascam dan PPL yang diangkat oleh struktur di atasnya. Panwascam dipilih melalui seleksi tertulis dan wawancara. Sementara PPL dipilih berdasar usulan tokoh masyarakat, seleksi administrasi, dan wawancara.

Keterwakilan perempuan kurang dari tiga puluh persen

Keterlibatan perempuan dalam keanggotaan KPU dan Bawaslu selama ini belum mencapai 30 persen. Mojok mencatat, persentase keanggotaan Bawaslu RI sejak 2012 hingga 2027 baru mencapai 20 persen. Dengan kata lain, satu dari lima anggota Bawaslu RI adalah perempuan. Sementara keanggotaan KPU RI baru mencapai 14,29 persen atau satu dari tujuh anggota KPU adalah perempuan.

Walau keterlibatan perempuan sudah diatur secara baik dalam undang-undang, dalam praktiknya perempuan terbentur “langit-langit” kaca dalam penongkayan keterlibatan secara plirik.

“Perempuan mengalami halangan-halangan yang seringkali kasat mata, tetapi sangat nyata dirasakan dan menghambat perempuan untuk terlibat secara politik,” jelas riset Puskapol UI.

Mereka mencatat ada beberapa hambatan yang dialami perempuan, salah satunya masalah budaya. Secara budaya, laki-laki lebih diuntungkan karena posisi pemimpin biasanya diisi oleh laki-laki. Perempuan pun cenderung menerima peran itu. Selain itu, hambatan juga bisa berasal dari keluarga seperti izin dari suami ataupun izin dari orang tua. Hambatan lainnya adalah pengetahuan kepemiluan, geografis, dan regulasi.

Iklan

Padahal, keterlibatan perempuan dalam penyelenggara pemilu diperlukan untuk keadilan, akses yang setara untuk melakukan partisipasi politik. Serta peluang yang setara bagi perempuan untuk mempengaruhi proses politik dengan perspektif perempuan.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Bawaslu: Ada Dua Tantangan Keterwakilan Perempuan dalam Penyelenggaran Pemilu 2024

Terakhir diperbarui pada 26 Desember 2022 oleh

Tags: koalisi pemilu 2024kotak suarapemilu2024perempuansuara politik perempuan
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Tempat kerja, Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan
Urban

Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

3 Juni 2026
pekerja perempuan.MOJOK.CO
Kabar

Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau

1 Mei 2026
Setelah Little Aresha, Mengapa Orang Tua Tetap Harus Percaya pada Daycare? MOJOK.CO
Esai

Setelah Little Aresha, Mengapa Orang Tua Tetap Harus Percaya pada Daycare?

29 April 2026
Jangan Mau Jadi Trophy Wife, Itu Cara Halus Menjinakkan Perempuan MOJOK.CO
Esai

Jangan Mau Jadi Trophy Wife, Itu Cara Halus Menjinakkan Perempuan 

13 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara MOJOK.CO

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara

5 Juni 2026
Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Rasyiid, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah UMSURA yang sisihkan uang untuk modal usaha MOJOK.CO

Sisihkan Uang Beasiswa KIP Kuliah buat Modal Usaha, Kuliah Sambil Topang Ekonomi Keluarga hingga bikin Ibu Bangga

2 Juni 2026
Ilustrasi hidup.MOJOK.CO

Sejatinya Manusia Hidup untuk Mengakali Kematian

2 Juni 2026
Pengalaman Kuliah di Polandia, Eropa Sambil Jadi Tour Guide. MOJOK.CO

Pengalaman Kuliah di Eropa Sambil Jadi Tour Guide bikin Enggan Kembali ke Tanah Air, tapi Tak Ada Jalan Lain Selain Pulang

4 Juni 2026
Tempat kerja, Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

3 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.