Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Pengamat: Jokowi Bisa Jadi Nakhoda PSI Jika Hengkang dari PDIP

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
29 September 2023
A A
Presiden Joko Widodo restui Kaesang jadi Ketua Umum PSI (Foto- Dok YouTube DPR RI)

Presiden Joko Widodo restui Kaesang jadi Ketua Umum PSI (Foto- Dok YouTube DPR RI)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jika sampai Jokowi hengkang dari PDIP, bisa jadi ia berlabuh di PSI. Ada beberapa hal yang membuat analisis ini sangat mungkin terjadi.

Kaesang Pangarep resmi menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat hubungan ayahnya, yakni Presiden Jokowi, dengan PDIP tengah berjarak. Belakangan, hubungan antara Jokowi dengan kendaraan politiknya itu kabarnya sedang tak baik-baik saja. 

Iklan

Pasalnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri konon cukup kecewa dengan sikap Jokowi yang tidak all-out mendukung bacapres PDIP, Ganjar Pranowo. Jokowi, malah bermain dua kaki dengan tetap meng-endorse bacapres lain, Prabowo Subianto.

Gabungnya Kaesang ke PSI pun semakin memperkeruh hubungan PDIP dengan Jokowi. Bahkan, sejumlah rumor menyebut ada kemungkinan Jokowi bakal dapat jabatan di PSI jika ia benar-benar keluar dari PDIP.

Jokowi bisa jadi nahkoda baru PSI

Pengamat politik UGM Arga Pribadi Imawan menilai bahwa tak menutup kemungkinan Jokowi akan menjadi nakhoda baru PSI di kemudian hari. Dengan semakin renggangnya hubungan Jokowi dengan PDIP, ada potensi sang presiden akan keluar partai saat masa jabatannya sebagai presiden telah rampung.

“Jika Jokowi pada akhirnya benar-benar didepak PDIP, besar kemungkinan ia bakal menjadi nahkoda baru di PSI,” kata Arga kepada Mojok, Rabu (27/9/2023).

Arga menjelaskan, selama ini PSI memang “mengekor” ke Jokowi. Mereka menjadi partai yang selalu mendukung arah gerak dan kebijakan Jokowi, termasuk mendeklarasikan “paham” baru bernama Jokowisme.

“PSI cukup potensial untuk menjadi partai Jokowi selanjutnya, mungkin bisa sebagai dewan pertimbangan atau jabatan strategis lain,” sambungnya.

Banyak yang ingin dapat cipratan dari Jokowi

Jika benar kejadian Jokowi merapat ke PSI, bisa jadi ini akan sangat menguntungkan partai ini. Bagaimana tidak, hari ini banyak partai berlomba untuk mendapat cipratan dukungan dari Jokowi. 

Jokowi-effect, seperti yang Arga jelaskan, amat menentukkan kemenangan suatu partai pada Pemilu 2024 nanti. Artinya, seandainya Jokowi benar-benar menunjukkan sinyal bakal merapat, partai berlogo bunga mawar ini bisa memanfaatkan keuntungan ini untuk meraih kemenangan di Pemilu 2024-atau setidaknya menjamin mereka bisa survive di tahun politik nanti.

“Seperti yang kita tahu Jokowi-effect jadi faktor penting bagi dukungan partai politik. Partai yang Jokowi dukung bisa jadi mendapat keuntungan elektoral,” jelas Arga.

Bahkan, lebih dari keuntungan partai, kata Arga, faktor Jokowi juga bisa mendongkrak nama capres untuk memenangkan Pilpres nanti. Posisi Jokowi sebagai “king maker” Pilpres memang cukup kelihatan sejauh ini. 

“Yang perlu kita ingat bahwa selama 10 tahun kepemimpinannya, Jokowi tak bisa dianggap remeh. Sebab, selama itu pula muncul kelompok-kelompok yang fanatik pada Jokowi,” pungkasnya.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

Iklan

BACA JUGA Kaesang Jadi Ketum PSI, Pengamat: Bukti Kalau PSI Rapuh

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 29 September 2023 oleh

Tags: jokowikaesangkotak suaraPemilu 2024
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Kabar

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG
Video

Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG

18 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z Habiskan Gaji untuk Konser K-Pop. MOJOK.CO

Gen Z Habiskan Gaji demi Konser K-Pop: “Balas Dendam” Terbaik untuk Penuhi Inner Child

25 Juni 2026
Derita memelihara dan menyayangi kucing sepenuh hati di desa. Anabul dianggap hewan goblok MOJOK.CO

Sulitnya Memelihara dan Menyayangi Kucing di Desa: Dianggap Aneh dan Nggak Guna, Anabul Hadapi Hinaan dan Racun Tetangga

24 Juni 2026
UGM.MOJOK.CO

Berhasil Kuliah Gratis di Jurusan Mahal UGM Berkat Kebiasaan Belajar Pukul 3 Pagi dan Hobi “Nongkrong” di Perpus Hingga Malam Hari

24 Juni 2026
Pengamen di kampung Jombang bisa datang 4-5 kali dalam sehari MOJOK.CO

Tinggal di Jombang Selatan: Tiap Hari Rumah Didatangi 4-5 Pengamen Keras Kepala dari Pagi-Malam karena Terlanjur Tuman

22 Juni 2026
Final Essay Contest Beswan Djarum: Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis dan Tawarkan Solusi Isu Sosial MOJOK.CO

Final Essay Contest Beswan Djarum: Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis dan Tawarkan Solusi Isu Sosial

25 Juni 2026
Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis di Sepak Bola Remaja Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik.MOJOK.CO

Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis Pemain Muda Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik

28 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.