Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Imbauan Anies Baswedan pada Mahasiswa di London: Jangan Buru-buru Pulang

Kenia Intan oleh Kenia Intan
16 Februari 2023
A A
anies kepada ppi london

Ilustrasi saran Anies Baswedan pada mahasiswa di luar negeri, jangan buru-buru pulang (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Di hadapan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) London, politisi Anies Baswedan menyarankan agar mereka tidak buru-buru pulang. Ia mengingatkan bagi mereka yang kuliah di luar negeri perlu benar-benar mempersiapkan diri dengan baik sebelum memutuskan kembali ke tanah air.

Kepada mahasiswa di London, Anies mengatakan bahwa sebelum pulang perlu persiapan. Hal ini mengingat pasar kerja di Indonesia belum serapi di Eropa maupun Amerika Serikat (AS). Ia menyarankan agar para pelajar yang sedang mengenyam pendidikan di London itu tinggal di luar negeri sementara waktu setelah lulus nanti. Hal ini dalam rangka memupuk pengalaman dan jaringan internasional.

Iklan

“Sehingga ketika pulang, bawanya enggak cuma ijazah. Kalau cuma ijazah, belajar jarak jauh saja juga bisa,” jelas Anies ketika berdialog dengan PPI London mengutip dari kanal YouTube-nya, Jumat (27/1/2023). Selain menambah pengalaman dan jaringan, masa transisi itu juga bisa bermanfaat untuk melihat kembali peluang-peluang yang ada di Indonesia, khususnya di sektor privat.

Anies pun membagikan pengalamannya ketika memutuskan kembali ke Indonesia pada 2005. Pada saat itu ia sudah bekerja sebagai research manager di sebuah perusahaan elektronik dunia di AS selama dua tahun. Namun, pekerjaannya itu tidak bisa memenuhi kriteria-kriteria yang dia harapkan.

Tiga kriteria pekerjaan ideal versi Anies

Asal tahu saja, Anies memiliki tiga kriteria untuk pekerjaannya. Pertama, pekerjaan itu mampu membuatnya bertumbuh. Kedua, memiliki gaji yang baik karena dia ingin membangun keluarga yang mandiri. Ketiga, berdampak secara sosial.

Pekerjaannya di AS hanya memenuhi dua kriteria pertama. Oleh karenanya ia memutuskan untuk pulang supaya bisa lebih berdampak secara sosial. Anies pun menyarankan mereka yang akan memasuki dunia kerja juga memiliki kriteria-kriteria semacam itu.

Selain menentukan kriteria, mereka juga mesti memiliki target ketika kembali ke Indonesia. Menentukan tujuan penting perannya agar memacu motivasi dalam menciptakan jalur karier sendiri.

“Jangan pulang kalau pola pikirnya masih mau disiapkan semuanya,” imbuh dia. Anies mengkritik pihak-pihak yang berkuliah di luar negeri dan pulang ke Indonesia, tapi masih saja minta disiapkan dari sisi lapangan kerja hingga jenjang karier.

Pasar kerja yang berbeda antara Indonesia dan Eropa seharusnya bisa memupuk jiwa entrepreneur alias kewirausahaan, setidaknya untuk diri sendiri. Mereka yang pernah mengenyam pendidikan di luar negeri harus berpikir taktis dan pandai melihat peluang, sehingga bisa menjalankan rencananya ke depan.

Saran Anies agar tidak buru-buru pulang ke tanah air muncul di tengah ramainya isu alumni beasiswa LPDP yang ogah balik ke Indonesia. Mengutip data Republika, pada awal Februari 2023 tercatat ada lebih dari 400 alumni LPDP tidak kembali ke tanah air untuk mengabdi. Sebanyak 144 orang sudah ada penindakan dan kembali ke Indonesia. Sementara 169 lainnya masih berada di luar negeri. Bahkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani sampai buka suara terkait hal ini.

“Saya suka khawatir kalau ada orang yang semakin pintar sekolah ke luar negeri terus lupa menjadi orang Indonesia,” katanya, Jumat (3/2/2023), seperti dikutip dari CNN Indonesia. Ia berharap para alumni yang sudah mencicipi sekolah di luar negeri itu bisa membawa perubahan di tanah air. Dan tentu saja menjadi pemimpin masa depan.

Penulis: Kenia Intan
Editor : Amanatia Junda

BACA JUGA Tolak Safari Politik Anies di Banten, Oknum Lempar Sekarung Ular Kobra

Terakhir diperbarui pada 16 Februari 2023 oleh

Tags: Anies Baswedanbeasiswakuliah di luar negeriLPDPPemilu 2024PPI Londonsri mulyani
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Bisa kuliah di ITB berkat beasiswa ojol. MOJOK.CO
Eksplor

Menangis di Hadapan Bapak yang Sehari-hari Ngojol agar Diizinkan Kuliah di ITB, Gadis Malah Dapat Beasiswa dari Pekerjaan Sang Ayah

24 Juni 2026
Perjalanan Kopikina menjadi kedai kopi populer di Jakarta yang dirintis oleh alumni Beasiswa LPDP MOJOK.CO
Kuliner

Jalan Kopikina dari Kedai Kopi Kecil dan Bukan untuk Bisnis Serius Jadi Brand Besar di Jakarta, Terapkan Ilmu dari Inggris

19 Juni 2026
Syifa, WNI yang kuliah di Jagiellonian University, Krakow, Polandia, Eropa. MOJOK.CO
Sosok

Nekat Daftar Beasiswa Luar Negeri ke Kampus “Kurang Terkenal”, Kini Bisa Keliling Eropa dengan Gaji yang Bikin Sumringah

8 Juni 2026
Rasyiid, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah UMSURA yang sisihkan uang untuk modal usaha MOJOK.CO
Sekolahan

Sisihkan Uang Beasiswa KIP Kuliah buat Modal Usaha, Kuliah Sambil Topang Ekonomi Keluarga hingga bikin Ibu Bangga

2 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai MOJOK.CO

Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai 

26 Juni 2026
Kudus, Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan.MOJOK.CO

Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan 

27 Juni 2026
Kisah pengusahaan binaan program UMiMAX dari Pertamina. MOJOK.CO

Kisah Para Ibu Jual Kopi Keliling usai Suami Kena PHK, Relakan “Cincin Terakhir” agar Anak Bisa Sekolah

26 Juni 2026
Gen Z Habiskan Gaji untuk Konser K-Pop. MOJOK.CO

Gen Z Habiskan Gaji demi Konser K-Pop: “Balas Dendam” Terbaik untuk Penuhi Inner Child

25 Juni 2026
Angkringan di Stasiun Lempuyangan Jogja jadi tempat meleram kegelisahan MOJOK.CO

Angkringan Lempuyangan Jogja Berisi Rindu, Kegagalan, dan Beban Finansial Para Pejuang Perantauan

22 Juni 2026
MLSC, Yogyakarta.MOJOK.CO

Redemsi Yogyakarta All Stars, Menolak Pulang Lebih Awal

26 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.