Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Konter

Payah! Apakah Android Cuma Bisa Meniru iPhone? Fitur Terbaru yang Ditiru: Dynamic Island

Meski sudah ada cukup banyak aplikasi pihak ketiga yang menghadirkan fitur serupa dynamic island di Android, tapi semuanya belum ada yang benar-benar seoptimal milik iPhone

Aditia Purnomo oleh Aditia Purnomo
2 Maret 2023
A A
Apakah Android Cuma Bisa Meniru iPhone? MOJOK.CO

Apakah Android Cuma Bisa Meniru iPhone? (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Apakah Android ini memang cuma bisa meniru inovasi dari Apple dan iPhone? Fitur terbaru yang mereka tiru bernama dynamic island.

Sejak dulu iPhone memang selalu menjadi trendsetter dunia per-smartphone-an. Setelah ditiru dalam urusan menghilangkan earphone jack dan notch, kini gimmick dynamic island yang mereka rilis di produk terbaru juga ditiru oleh Android. Hal ini dibuktikan dengan beredarnya video bocoran ponsel Realme C55 yang memiliki fitur serupa dynamic island. Mantap. 

Fitur yang dinamakan mini capsule oleh Realme ini jelas-jelas “terinspirasi” sama dynamic island-nya iPhone. Fungsi utamanya tentu menjadi gimmick yang menutupi notch di layar dengan cara menganimasikan pemberitahuan yang masuk ke ponsel kita. Benar-benar sebuah fitur yang memang hanya gimmick tapi menarik hati banyak orang. 

Realme C55 sendiri belum dirilis secara global, dan belum diketahui apakah akan masuk ke Indonesia. Namun, kabarnya, fitur mini capsule ini juga akan didistribusikan bersamaan dengan dirilisnya Realme UI yang baru nanti. Jadi ya tinggal update UI, nantinya para pengguna Realme bisa mendapatkan fitur tersebut. 

Jika Anda bukan pengguna ponsel Realme, tenang saja. Xiaomi dan Huawei juga dikabarkan tengah menggarap fitur serupa dynamic island untuk ponsel-ponsel mereka. Bahkan, Xiaomi telah merilis Xiaomi 13 Lite dengan poni mirip kapsul selayaknya iPhone 14 Pro secara global, walau belum terdapat fitur penganimasi notifikasi ala dynamic island. 

Mengenal dynamic island, fitur iPhone yang ditiru Android

Xiaomi 13 Lite sendiri menjadi salah satu ponsel pendatang baru yang menarik hati banyak penggemar teknologi. Apalagi ponsel ini telah menggunakan Snapdragon 7 Gen 1 yang memiliki performa baik itu. Dengan layar AMOLED, kamera yang oke, serta IP53, saya kira kehadiran update software yang membawa fitur serupa dynamic island akan membuat hape ini menjadi lebih ditunggu-tunggu. 

Fitur baru dari iPhone ini memang pantas dinobatkan sebagai gimmick fitur of the year 2022. Soalnya, walau iPhone 14 series memang terlihat biasa-biasa, iPhone tetap menjadi perbincangan dan menjadi ponsel yang laris. Kenapa itu terjadi? Tentu saja karena kehadiran dynamic island yang mendunia itu. 

Secara prinsip, dynamic island ini memang fitur penganimasi notifikasi. Sudah itu saja. Namun, karena optimasi software yang sangat baik dari Apple, fitur ini terlihat begitu cantik dan menarik. Entah kenapa animasi pemberitahuan yang ditampilkan iPhone 14 Pro begitu smooth dan responsif. 

Perlu dipahami terlebih dulu, dynamic island bukan sekadar menganimasikan pemberitahuan saja. Fitur ini juga bisa menjadi semacam widget yang bisa berubah-ubah sesuai dengan fungsi aplikasi yang tengah digunakan. Misalnya, ketika kamu sedang mendengarkan musik di Apple Music, tombol navigasi untuk instruksi aplikasi akan tampil dalam dynamic island yang membesar. 

Atau misalnya kamu sedang melakukan perekaman suara, waveform atau visualisasi suara yang direkam juga akan ditampilkan oleh dynamic island. Tidak hanya itu, dengan melakukan tap pada visualisasi ini, nantinya akan ada beberapa fungsi yang bisa dilakukan. Secanggih itu memang Apple menggarap dynamic island, sehingga tentu saja di seluruh aplikasi bawaan di iphone sudah sangat optimal. Ini menjadi hal kunci yang akan membedakan dynamic island dari iPhone dengan fitur tiruan yang ada di Android. 

Belum ada yang seoptimal iPhone

Itulah kenapa, meski sudah ada cukup banyak aplikasi pihak ketiga yang menghadirkan fitur serupa dynamic island di Android, tapi semuanya belum ada yang benar-benar seoptimal milik Apple. Misalnya pada aplikasi DynamicSpot, walau sudah cukup bagus untuk menganimasi notifikasi, tapi fungsi tap dan optimasi aplikasi tentu tidak akan bisa sebagus iPhone. 

Selain DynamicSpot, ada juga UI pihak ketiga bernama Grumpy UI yang bisa mengaplikasikan tema dengan fitur serupa dynamic island. Bahkan, Grumpy UI ini bisa memberikan pengalaman penggunaan yang lebih mirip dengan dynamic island. Walau tentu saja tetap tidak akan seoptimal dynamic island, dan cara install-nya sungguh merepotkan. 

Tentu menarik jika ke depannya semakin banyak merek ponsel Android yang membawa fitur serupa ke produk-produk mereka. Dan yang menarik juga, bagaimana cara mereka bisa mengoptimasi fitur tersebut, apakah benar-benar bisa optimal atau tidak. Dan yang paling menarik, tentu saja melihat apakah Samsung akan mengadopsi fitur itu ke ponsel mereka, dan apakah mereka akan menjilat ludah sendiri setelah mengejek Apple? 

Harapan kepada Samsung

Secara personal, saya tentu berharap Samsung lebih memilih fokus pada optimasi under display camera yang telah mereka gunakan di seri Galaxy Z Fold. Terlebih, jika pada akhirnya bisa mengoptimasi fitur ini, semoga mereka akan mengadopsi teknologi ini ke ponsel seri lain, minimal ya di Galaxy S series. Karena, pada akhirnya, perkembangan teknologi hardware ini akan lebih berguna daripada sekadar pengembangan software saja. 

Iklan

Toh, dengan under display camera, kita bisa mendapatkan ponsel dengan layar penuh tanpa ada punch hole atau notch sama sekali. Apalagi, jika nantinya animasi notifikasi tetap bisa dioptimasi di ponsel idaman saya tersebut.

BACA JUGA Pindah dari Android ke iOS Adalah Keputusan yang Saya Sesali dan analisis menarik lainnya di rubrik KONTER.

Penulis: Aditia Purnomo

Editor: Yamadipati Seno 

Terakhir diperbarui pada 2 Maret 2023 oleh

Tags: androidGalaxy Z FoldiPhoneiPhone 14Samsungxiaomi 13 lite
Aditia Purnomo

Aditia Purnomo

Asli Tangerang, tinggal di Jogja. Tukang review hape baru. Pernah ganti hape 50 kali dalam 3 tahun.

Artikel Terkait

Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO
Sehari-hari

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
Perbandingan pengguna iPhone vs Android (Infinix dan Samsung)
Catatan

8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman

25 Februari 2026
mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah ISI Jogja dihujat. MOJOK.CO
Kampus

Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah ISI Jogja Dihujat karena Flexing dan Dianggap Glamor, padahal Hidupnya Nelangsa

30 Oktober 2025
Penerima beasiswa KIP Kuliah bisa beli hp iPhone. MOJOK.CO
Kampus

Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah Banting Tulang Belajar sambil Kerja Pakai iPhone, Malah Dikira Flexing dan Nggak Cocok Hidup Layak

26 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

lulusan LPDP, susah cari kerja.MOJOK.CO

Curhatan Alumni LPDP yang Merasa “Downgrade” Ketika Balik ke Indonesia, Susah Cari Kerja Hingga Banting Setir demi Bertahan Hidup

23 Februari 2026
Kapok dan muak buka bersama (bukber) di restoran atau tempat makan bareng orang kaya. Cerita pelayan iga bakar Jogja jadi korban arogansi MOJOK.CO

Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

20 Februari 2026
Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)

Innova Reborn Bikin Orang Lupa Diri karena Ia Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas

25 Februari 2026
Toxic sibling relationship antar saudara kandung karena rebutan sertifikat tanah. Saudara kandung bisa jadi mafia tanah soal warisan MOJOK.CO

Saudara Kandung di Desa Itu Bak Mafia, Justru Jadi Orang Paling Busuk dan Licik demi Sikat Sertifikat Tanah Saudara Sendiri

20 Februari 2026
Perempuan Jawa Timur kerja di luar negeri rata-rata menjadi ART dan perawat lansia (Caregiver) di Taiwan karena mudah dan gaji besar MOJOK.CO

Susah Payah Kerja di Taiwan: Gaji Rp13 Juta tapi Hampir Gila, Keluarga Tak Pernah Peduli Kabar tapi Cuma Peras Uang

24 Februari 2026
KIP Kuliah.MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Ikut Dihujat Imbas “Oknum” yang Foya-Foya Pakai Duit Beasiswa, Padahal Beneran Hidup Susah hingga Rela Makan Sampah di Kos

25 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.