Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Konter

Rekomendasi 5 iPhone Terbaik dan 5 Terburuk yang Pernah Diproduksi Apple

pasar melihat ponsel terburuk yang pernah dikeluarkan Apple pun tetap dianggap lebih baik dari Android. Mau itu yang dibeli dari PS Store atau bukan, yang penting punya ponsel dengan logo Apple. Titik.

Aditia Purnomo oleh Aditia Purnomo
24 Mei 2023
A A
5 iPhone terbaik dan 5 terburuk MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Buat saya, semua seri SE adalah jelek. Ya, Apple memang menawarkan kualitas ponsel bagus di harga yang (sedikit) lebih murah ketimbang seri iPhone lainnya. Namun, menurut saya, di titik ini Apple juga menunjukkan bahwa mereka tidak bisa berinovasi lagi hingga mengeluarkan produk semacam ini. 

Seluruh produk SE, baik Gen 1 hingga Gen 3, selalu menggunakan material lama yang masih ada untuk dimanfaatkan sebagai penghasil cuan. Bahkan, di SE yang paling baru, Apple tetap menghadirkan ponsel dengan layar yang tidak penuh. Saya heran, kok bisa ya ada orang yang pakai ponsel dengan layar seadanya di masa semua ponsel berusaha memberikan screen to body ratio sebesar mungkin. 

iPhone terbaik kedua: iPhone XR

Ketika iPhone X dirilis, Apple kembali mengubah pasar untuk menghadirkan ponsel dengan layar yang penuh, Mereka juga menjadikan sistem keamanan berbasis pengenalan wajah sebagai yang utama di industri ponsel dunia. Sayang, seri X masih memiliki banyak kekurangan ketika dirilis Apple. Beruntung, di tahun berikutnya, Apple kemudian merilis XR yang menjadi jawaban dari semua masalah yang ada di seri X. 

Meski bukan ponsel terbaik dari generasinya, XR layak dinobatkan sebagai salah satu yang terbaik justru karena XS yang jadi jagoan Apple tampak biasa saja. Prosesor sama, kemampuan kamera sama, bedanya Cuma di jumlah kamera saja. Karena selisih harga yang lumayan, tapi kualitas nggak jauh, XR layak menjadi salah satu ponsel terbaik yang pernah dibuat Apple. 

iPhone terburuk ketiga: iPhone 8

Jujur saya heran kenapa Apple masih ngotot mengeluarkan iPhone 8 tatkala di waktu yang sama mengeluarkan seri X. Mungkin waktu itu Apple memperkirakan masih banyak orang yang butuh adaptasi untuk model yang baru. Dan terbukti, di waktu tertentu, penjualan 8 series lebih banyak dari X. 

Sayangnya, saat itu, seri 8 tak membawa perubahan berarti dari generasi sebelumnya. Secara prinsip, perbedaan 8 dan 7 hanya ada di chipset yang lebih baru dan kencang. Sisanya, hampir pak ketiplek persis dengan seri sebelumnya. Saya mengira, lewat seri ini, Apple mulai memperlihatkan tabiat malasnya kepada publik. 

iPhone terbaik ketiga: iPhone 12 Mini

Di seri iPhone 12, Apple sekali lagi mengeluarkan produk yang niche marketnya sangat spesifik. Ya, semakin hari, industri ponsel semakin mengarah ke ponsel besar dengan layar yang lebih luas. Dan hal itu, membuat sebagian orang bertangan kecil merasa kerepotan. 

Oleh karena itu, kehadiran iPhone 12 Mini amat disyukuri oleh sebagian kecil orang. Kemauan Apple menghadirkan ponsel mini dengan spek gahar menjadi kunci kenapa seri ini menjadi salah satu yang terbaik. Ia hadir karena perusahaan mendengarkan keinginan konsumennya. 

Walau ya penjualannya nggak bagus-bagus amat, dan dihentikan produksinya di seri 13 mini, saya menganggap varian ini sebagai salah satu yang paling berkesan. 

iPhone terburuk keempat: iPhone 14

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, iPhone 14 menjadi seri hape baru yang dikeluarkan Apple tidak dengan prosesor terbaiknya. Yap, seri 14 masih menggunakan chipset A15 bionic yang digunakan di seri 13. Entah apa alasan Apple, yang pasti ini membuatnya menjadi tak lebih oke dari seri ponsel sebelumnya. 

Jadi, daripada beli iPhone 14 ya mending beli seri 13 saja. Performa sama, harga lebih murah.  

iPhone terbaik keempat: iPhone 13 Pro Max

Dari sekian banyak iPhone yang pernah saya pakai, iPhone 13 Pro Max menjadi ponsel Apple pertama yang tidak memiliki banyak keluhan seperti para pendahulunya. Urusan baterai yang biasanya jadi masalah, bisa diselesaikan dengan baik oleh seri ini. 

Bahkan berdasar riset yang dilakukan PerfetRec, iPhone 13 Pro Max memiliki tingkat kepuasan pengguna yang paling tinggi. Ini jika dibandingkan dengan semua produk ponsel yang pernah Apple keluarkan. Ponsel yang dirilis tahun 2021 itu memiliki 86% bintang 5 dari nilai kepuasan pengguna. Mantap dah pokoknya. 

iPhone terburuk kelima: iPhone 14 Plus

Skip aja, ini cuma seri 14 dengan ukuran layar yang lebih besar. 

Iklan

iPhone terbaik kelima: iPhone 14 Pro 

Kalau versi saya, Apple cuma mengeluarkan dua varian di seri ponsel terbaru mereka, yakni 14 Pro dan 14 Pro Max. Dan menurut saya, 14 Pro ini memberikan upgrade yang lumayan signifikan dibanding pendahulunya. 

Yang paling terlihat tentu perubahan di sisi tampilan. iPhone 14 Pro Series memperkenalkan desain kamera depan baru yang diberi nama Dynamic Island. Dan ini menjadi game changer yang cukup berhasil. Karena dengan gimmick itu, banyak orang jadi beli, dan kemudian puas dengan kualitas lainnya dari ponsel ini. 

Nah, itulah menurut saya, 5 terbaik dan 5 terburuk ponsel yang pernah dibuat oleh Apple. Kalau Anda tidak sepakat, ya nggak apa. Ini bukan urusan sepakat atau tidak. Toh, pasar melihat ponsel terburuk yang pernah dikeluarkan Apple pun tetap dianggap lebih baik dari Android. Mau itu yang dibeli dari PS Store atau bukan, yang penting punya ponsel dengan logo Apple. Titik.

Penulis: Aditia Purnomo

Editor: Yamadipati Seno  

BACA JUGA iPhone, Meski Lawas, Bakal Selalu Unggul Dibandingkan Android dan tips menarik lainnya di rubrik KONTER.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 25 Mei 2023 oleh

Tags: iPhoneiphone 12 miniiPhone 13 Pro MaxiPhone 14iPhone 14 ProiPhone 5ciPhone 8iphone seiPhone XR
Aditia Purnomo

Aditia Purnomo

Asli Tangerang, tinggal di Jogja. Tukang review hape baru. Pernah ganti hape 50 kali dalam 3 tahun.

Artikel Terkait

Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO
Sehari-hari

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
Perbandingan pengguna iPhone vs Android (Infinix dan Samsung)
Catatan

8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman

25 Februari 2026
mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah ISI Jogja dihujat. MOJOK.CO
Kampus

Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah ISI Jogja Dihujat karena Flexing dan Dianggap Glamor, padahal Hidupnya Nelangsa

30 Oktober 2025
Penerima beasiswa KIP Kuliah bisa beli hp iPhone. MOJOK.CO
Kampus

Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah Banting Tulang Belajar sambil Kerja Pakai iPhone, Malah Dikira Flexing dan Nggak Cocok Hidup Layak

26 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa MOJOK.CO

Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa

24 Februari 2026
orang tua.MOJOK.CO

35 Tahun Bekerja Keras demi Anak, tapi Kesepian di Masa Tua karena Dianggap Tak Pernah Hadir untuk Keluarga

24 Februari 2026
5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau Mojok.co

5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau 

25 Februari 2026
Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)

Innova Reborn Bikin Orang Lupa Diri karena Ia Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas

25 Februari 2026
Upaya 1 tahun Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kerja untuk warga, apa hasilnya? MOJOK.CO

Upaya 1 Tahun Pemkot Semarang Bekerja untuk Warga di Tengah Ragam Tantangan dan Keterbatasan, Apa Hasilnya?

23 Februari 2026
Culture shock mahasiswa Kalimantan dengan budaya guyub Jawa di Jogja

Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman

26 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.