Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman

Shofiatunnisa Azizah oleh Shofiatunnisa Azizah
25 Februari 2026
A A
Perbandingan pengguna iPhone vs Android (Infinix dan Samsung)

Ilustrasi - Perbandingan pengguna iPhone vs Android (Infinix dan Samsung) (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kata orang-orang, iPhone lebih bergengsi daripada Android, seperti merek Samsung dan Infinix. Namun, bagi seseorang yang sudah hampir 8 tahun menggunakan iPhone dan baru menyentuh Android lagi, saya merasa kata-kata ini sudah tidak terlalu valid.

iPhone, ponsel yang “mengunci” penggunanya untuk setia

Kira-kira, pada tahun 2017, saya beralih menggunakan iPhone dari yang sebelumnya adalah user Android.

Saya tidak terlalu ingat merek Android yang saya pakai sebelumnya, sepertinya beberapa merek pernah saya coba termasuk Samsung—yang dari pandangan awam adalah merek android paling laris.

Namun yang pasti, setelah mulai menggunakan iPhone, saya tidak terpikir untuk beralih. Setiap memutuskan untuk mengganti ponsel, pastilah seri-seri iPhone yang menarik perhatian.

Setiap mama atau ayah bertanya, “Mau ganti hp apa?”

Jawaban saya tidak lain dan tidak bukan adalah, “iPhone.”

Saking bosannya, orang tua beberapa kali menawarkan berbagai jenis Android yang menurut mereka lebih baik. Namun percuma, saya masih menjadi “loyalis” iPhone sampai saat itu.

Padahal, kalau dilihat sekilas, atau bahkan menyeluruh, tidak banyak yang berbeda dari setiap seri iPhone. Yang paling kentara hanyalah peletakkan kameranya yang berganti-ganti seiring meluncurkan seri paling baru.

Tapi bisa jadi, inilah strateginya. SQ Magazine mencatat Apple dapat mempertahankan loyalitas pelanggannya di atas 90 persen selama beberapa tahun. Secara spesifik, loyalitas pengguna iPhone bahkan sering dilapor mencapai 92 persen.

Survei yang sama menunjukkan 74,6 persen pengguna tetap menggunakan produk Apple. Hampir 48 di antaranya, sebagai pengguna iPhone, mengatakan kecil kemungkinan mereka akan beralih merek.

 

Tingkat loyalitas konsumen iPhone vs Android
Tingkat loyalitas konsumen iPhone vs Android (Sumber: SQ Magazine)

Padahal, iPhone banyak masalah dan fitur yang dipakai itu-itu saja

Namun dengan kesetiaan yang cenderung “buta” ini, mata saya masih cukup terbuka untuk menyadari bahwa menggunakan iPhone sama dengan bersedia untuk melakukan servis perangkat cukup sering.

Bahkan, saya pernah secara rutin mengganti kabel charger.

“Ma, beli charger lagi,” seperti sudah menjadi kebiasaan saat itu.

Iklan

Begitu juga dengan keluhan, “Kamera hpnya shaking.”

“Battery health-nya udah rendah. Perlu ganti kayaknya.”

Bagi orang tua saya yang mendengar itu, mereka seperti sudah tidak terlalu bereaksi terhadap keluhan itu. Sebab, bukan satu dua kali mereka mencoba menawarkan merek lain dengan spesifikasi lebih canggih.

Lebih dari satu dua kali juga orang tua saya menjadi korban yang harus membiayai perawatan ponsel ini. Hitung-hitungannya, mereka perlu mengeluarkan lebih dari Rp500 ribu per tiga bulan karena masalah iPhone yang ada-ada saja, seperti mengganti baterai, membenarkan kamera, atau sekadar ganti charger.

Belum lagi, saya menyadari bahwa hanya beberapa fitur yang saya gunakan secara maksimal di iPhone. Kesadaran ini muncul berkat teman kantor yang bertanya fitur yang paling sering digunakan. Kemudian, dia mempertanyakan penggunaan shortcut yang hanya saya manfaatkan untuk water eject—semacam merilis air kalau-kalau kehujanan. 

Baca halaman selanjutnya…

 Ternyata, Android lebih unggul, iPhone minggir dulu

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 26 Februari 2026 oleh

Tags: baterai iPhonecara membeli HPcharger iPhoneflagship samsungharga iPhonehp androidHP SamsungInfinix Note 50 SiPhoneiphone vs androidpilihan redaksiSamsung
Shofiatunnisa Azizah

Shofiatunnisa Azizah

Artikel Terkait

Pemuda desa 19 tahun lulusan SMK nekat kerja jadi housekeeping di Dubai demi gaji 2 digit karena menyerah dengan rupiah MOJOK.CO
Urban

Pemuda Desa 19 Tahun Nekat Kerja di Hotel Dubai: Jaminan Gaji 2 Digit usai Nyerah dengan Rupiah dan 19 Juta Lapangan Kerja

18 Mei 2026
omong kosong srawung di desa.MOJOK.CO
Catatan

Omong Kosong Slogan “Srawung” di Desa: Cuma Jahat ke Warga Miskin, Kalau Kamu Tajir Tak Perlu Membaur buat Dihormati

18 Mei 2026
Pandeglang, Mati-matian Bertahan di Jogja Buat Apa? MOJOK.CO
Urban

5 Tahun Merantau, Sadar Kalau Pandeglang dan Jogja Itu Mirip: Tak Ramah Buat Cari Duit, Masyarakatnya pun Pasrah sama Nasib 

17 Mei 2026
buku remy sylado.MOJOK.CO
Seni

Mendobrak Fiksi Sejarah Jawa-sentris lewat Inani Keke dan Trabar Batalla, Harta Karun yang Sempat dianggap “Budaya Rendah”

15 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tips hadapi teman toxic dalam pertemanan: tidak akrab tapi selalu datang kalau ada butuhnya MOJOK.CO

Lepas dari Teman Tak Akrab yang Selalu Merepotkan pas Ada Butuhnya, Dibenci tapi Perasaan Tidak Enakan Lebih bikin Rugi!

13 Mei 2026
Janji Bodong Revolusi Industri: Aplikasi AI Mulai Membantai Pekerja Kreatif Lokal MOJOK.CO

Janji Bodong Revolusi Industri: Aplikasi AI Mulai Membantai Pekerja Kreatif Lokal

18 Mei 2026
buku remy sylado.MOJOK.CO

Mendobrak Fiksi Sejarah Jawa-sentris lewat Inani Keke dan Trabar Batalla, Harta Karun yang Sempat dianggap “Budaya Rendah”

15 Mei 2026
Pekerja Jakarta, WFH, kerja sesuai hobi.MOJOK.CO

Kerja Sesuai Hobi Bikin Menderita: Kita Jadi Tak Lagi Punya Tempat Menenangkan Pikiran Saat Muak dengan Pekerjaan

18 Mei 2026
omong kosong srawung di desa.MOJOK.CO

Omong Kosong Slogan “Srawung” di Desa: Cuma Jahat ke Warga Miskin, Kalau Kamu Tajir Tak Perlu Membaur buat Dihormati

18 Mei 2026
Kos kamar mandi luar memang murah. Tapi mending cari kamar mandi dalam kalau tidak mau kena mental MOJOK.CO

Kos Kamar Mandi Luar Memang Lebih Murah, Tapi bikin Repot Sendiri karena Dipakai Bareng Penghuni Lain Tak Tahu Diri (Kemproh dan Pemalas)

14 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.