Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Status

Israel Peringati 70 Tahun Deklarasi Sebagai Negara Hari Ini

Redaksi oleh Redaksi
14 Mei 2018
A A
Israel-dan-Palestina-MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK – Israel memperingati 70 tahun deklarasi sebagai negara versi mereka hari ini. Meskipun bagi Palestina, hari ini adalah peringatan “Bulan Nakba” atau bulan bencana.

Hari ini adalah peringatan bersejarah bagi dunia Timur Tengah. Bagi Israel, 14 Mei adalah peringatan 70 tahun berdirinya Israel. Sebuah negara yang bisa berdiri akibat bantuan Inggris (yang mendalangi Deklarasi Balfour).

Sedangkan bagi Palestina, 14 Mei adalah “Bulan Nakba” atau bulan bencana. Sebab, 14 Mei 1948 adalah awal di mana Palestina mulai kehilangan lahan dan rakyatnya dipaksa migrasi ke berbagai daerah.

Indonesia adalah salah satu negara yang ikut berperan aktif dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Kamu bisa membaca riwayat dukungannya lewat infografis yang dirilis oleh Kemenlu.

Yang perlu diingat bahwa Palestina-Israel adalah kawasan yang terdiri dari multi-etnis, multi-bahasa hingga multi-agama. Tambahan lagi, yang perlu diperhatikan adalah pendirian negara Israel bukan sepenuhnya keinginan warga Palestina-Israel melainkan Zionis.

Zionis menanamkan kebencian, mengubur keceriaan, meredam kegembiraan, hingga menguarkan dengki dan amarah. Iya, Zionis itu yang mungkin pula mewabah ke wajah masyarakat Indonesia.

Kalo kamu mengibarkan bendera Palestina di rumahmu, menaruh emblem Palestina di jaketmu, atau mengikatkan kafayeh di lehermu, itu sudah lebih dari cukup sebagai bentuk dukungan secara moral kepada Palestina.

Jangan pula membawa bendera Palestina lalu kamu kibarkan di jalanan. Mereka, orang-orang Palestina, justru khawatir akan disalahgunakan. Dubes Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi berulangkali mengatakan dalam berbagai seminar tentang Timur Tengah khususnya Palestina bahwa dirinya enggan melihat bendera Palestina dikibarkan di jalanan apalagi digunakan demo.

Di Palestina, ada banyak kepentingan khususnya politik yang tak bisa disentuh begitu saja melalui pendekatan militer. Usaha Indonesia untuk menjadi anggota tidak tetap DK PBB sudah cukup baik. Menggerus dari dalam dan merongrong dari luar.

Yakinlah bahwa pemerintah Indonesia selalu membela Palestina. Bahkan, Retno Marsudi pun berkata, “setiap helaan napas diplomasi Indonesia, di situ ada isu Palestina.”

Dukungan moral, sudah. Dukungan lewat jalur legal, juga sudah. Kalau menurutmu masih kurang, lalu lewat jalur apalagi?

FPI atau Thanos? Mumpung kedua-duanya siap angkat senjata?

Saya mencoba menerjemahkan sebuah pidato dari David Grossman saat ia memperoleh Israel Prize, sekitar bulan yang lalu. Beliau adalah seorang penulis berkebangsaan Israel. Bukunya To The End of The Land (2008) menggugah semangat dan membuka mata kepada kita bahwa sebenarnya ada keinginan rakyat Israel-Palestina untuk berdamai dan hidup bersama. Sayangnya, ada tangan-tangan hina yang mencoba mencegahnya.

Berikut adalah terjemahan abal-abal saya di sini.

Iklan

Sumber: Moddie Alvianto W.

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2021 oleh

Tags: david grossmanDeklarasi BalfouFPIIndonesiaIsraelisrael prizepalestinaretno marsudithanosZionis
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

WNI tergabung ke GSF menuju Gaza diculik militer Israel dan renungan kegagalan pemerintah dunia hentian genosida Palestina MOJOK.CO
Kabar

Di Balik Penculikan WNI-GSF oleh Militer Israel: Sipil Berlayar karena Pemerintah Dunia Gagal Stop Genosida Palestina

19 Mei 2026
Derita Pedagang Es Teh Jumbo: Miskin, Disiksa Israel dan Amerika MOJOK.CO
Cuan

Semakin Berat Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo: Sudah Margin Keuntungan Sangat Tipis Sekarang Terancam Makin Merana karena Kenaikan Harga

9 April 2026
Perang Iran Israel Bikin Nggak Waras, Masih Hidup Aja Syukur MOJOK.CO
Cuan

Perang Iran Israel Berpotensi Jadi Krisis Global, Kelas Menengah Ikutin Cara Ini Biar Tetap Waras Selama Bertahan Hidup

5 Maret 2026
Iran, Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia
Kabar

Bukan Nuklir, Air Adalah “Senjata Pemusnah” Paling Mematikan di Perang AS-Iran

4 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Veda Ega Pratama Buktikan Mental Comeback, Start P20 Finis 8 Besar di Catalunya

Veda Ega Pratama Buktikan Mental Comeback di Moto3, Start P20 Finis 8 Besar di Catalunya

17 Mei 2026
Babi, Anjing, dan Pink Floyd Versi Cadas yang Lahir dalam Wujud Perempuan Bernama Gabriëlle.MOJOK.CO

Babi, Anjing, dan Pink Floyd Versi Cadas yang Lahir dalam Wujud Perempuan Bernama Gabriëlle

20 Mei 2026
omong kosong srawung di desa.MOJOK.CO

Omong Kosong Slogan “Srawung” di Desa: Cuma Jahat ke Warga Miskin, Kalau Kamu Tajir Tak Perlu Membaur buat Dihormati

18 Mei 2026
Narasi optimisme pemerintah berjarak lebar dengan kenyataan kondisi tekanan ekonomi di bawah MOJOK.CO

Jarak Lebar Narasi Optimisme Pemerintah dengan Kondisi Riil Masyarakat: Katanya Ekonomi Baik-baik Saja, Padahal Sebaliknya

20 Mei 2026
Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja MOJOK.CO

Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja

17 Mei 2026
Penjelasan Kemendiktisaintek soal pengubahan program studi (prodi) Teknik menjadi Rekayasa MOJOK.CO

Mengubah Nomenklatur Prodi Teknik Jadi Rekayasa, Apa Tujuannya?

16 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.