Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Warga Cangkringan Tolak TPS Sementara, Pemda DIY Cari Alternatif Lain

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
27 Juli 2023
A A
Warga Cangkringan Tolak TPS Sementara, Pemda DIY Cari Alternatif Lain. MOJOK.CO

Sampah warga di Gowongan, Kota Yogyakarta membludak pasca belum adanya TPS sementara hingga Rabu (26/07/2023). (Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pemda DIY dan Pemkab Sleman masih mencari lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) sementara di wilayah Sleman. Hal ini setelah warga  di Karanggeneng, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman yang tidak bersedia wilayahnya menjadi tempat pembuangan sampah.

“Istilahnya ditunda dulu sembari nanti komunikasi dulu dengan warga. Ini adalah penitipan bukan pembuangan,” ujar Asisten 2 Sekda DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tri Saktiyana, Rabu (26/07/2023).

Iklan

Tetap jalin komunikasi

Menurut Tri Saktiyana, walaupun muncul penolakan, Pemda DIY masih berupaya untuk berkomunikasi dengan warga Karanggeneng demi meyakinkan masyarakat setempat. Sebab Sleman dan Kota Yogyakarta membutuhkan TPS sementara selama sebulan ke depan pasca TPST Piyungan tutup selama 45 hari.

Apalagi saat ini tumpukan sampah di Sleman dan Kota Yogyakarta sudah membludak. Bahkan sungai menjadi tempat pembuangan sampah oleh warga.

Lokasi di Cangkringan pun masih menjadi opsi sebagai tempat penitipan sampah. Pemda meyakinkan kawasan baru nanti hanya jadi lahan darurat untuk penitipan sampah alih-alih pembuangan sampah.

“Tetap menjadi opsi tapi sementara supaya masyarakat dipahamkan dulu bahwa itu adalah penitipan bukan pembuangan begitu, ya perlu waktu,” jelasnya.

Lapisi geomembran akan lapisi TPS

Tri Saktiyana menambahkan, TPS sementara nantinya menggunakan lapisan material geomembran. Hal itu untuk mencegah terjadi resapan air lindi sampah.

Saat TPST Piyungan sudah mampu menampung sampah kembali, mereka akan mengangkut kembali sampah di Karanggeneng secepatnya. Saat ini Pemda tengah menyelesaikan percepatan penampungan sampah di TPST Piyungan.

“Jadi di sana kan dilapis geomembran ditumpuk sampah kemudian nanti setelah Piyungan siap lagi, sampahnya pindah ke Piyungan,” jelasnya. 

Hormati keputusan warga yang tolak TPS

Secara terpisah Sekda Kabupaten Sleman Harda Kiswaya dalam keterangannya kepada wartawan mengungkapkan, Pemkab Sleman menghormati keputusan warga Cangkringan yang menolak keberadaan TPS sementara. Karenanya Pemda sedang mencari alternatif lain untuk pemindahan TPS sementara.

“Ya [tidak jadi di cangkringan. Kita hormati keputusan warga, tidak boleh memaksakan kehendak. Kita akan cari lokasi lain pasti dapat karena ini untuk kepentingan bersama, pasti ada jalan keluar,” imbuhnya.

Reporter: Agung Purwandono
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Pemkot Sediakan Empat TPS, Ada Geomembran Sampah di Cangkringan Aman

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2023 oleh

Tags: cangkringansampahsampah di Jogjatempat pembuangan sampah
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Pengelolaan sampah di TPA Troketon oleh Pemkab Klaten. MOJOK.CO
Eksplor

Geliat TPA Troketon: Berpacu dengan Waktu Menjinakkan Bau Sampah dan Air Lindi Jadi Tempat yang Ramah Lingkungan

29 Juli 2026
Bintang Lima untuk Kemasan Paket: Konsumen Puas, Sampah Bubble Wrap Jadi Petaka Lingkungan MOJOK.CO
Esai

Bintang Lima untuk Kemasan Paket: Konsumen Puas, Sampah Bubble Wrap Jadi Petaka Lingkungan

22 Juli 2026
Truk sampah di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO
Bidikan

Mengais Asa di TPA Troketon, Benteng Terakhir Penghidupan Warga Klaten

10 Juli 2026
Umbul Wadon Plunyon, Kalikuning. MOJOK.CO
Catatan

Umbul Wadon: Jantung Air Kota Jogja di Balik Panorama Indah Plunyon Kalikuning yang Terkesan Seram

26 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Seporsi kekalahan anak laki-laki pekerja swasta di Surabaya: merasa gagal karena kerja gaji kecil pas-pasan, tak kunjung sanggup ringankan beban orang tua di masa tua MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Anak Laki-laki: Kerja Ngoyo tapi Masih Begini-begini Saja, Tak Sanggup Ringankan Beban Ortu di Masa Tua

3 Agustus 2026
Polemik IKAPI DIY dan toko buku Jogja perihal harga murah MOJOK.CO

Narasi “Harga Murah” Pameran Buku IKAPI DIY Singgung Toko Buku Jogja, Kalimat yang Tidak Seharusnya Keluar

5 Agustus 2026
Putus pertemanan di lingkungan kantor yang toxic. MOJOK.CO

Putus Pertemanan dengan Rekan Kerja Toxic adalah Jalan Terakhir Saya Hidup Bahagia dari Drama Usia 30-an

5 Agustus 2026
KAFEIN Gelar Workshop Kritik Film di DIY, Sasar Pelajar hingga Komunitas MOJOK.CO

KAFEIN Gelar Workshop Kritik Film di DIY, Sasar Pelajar hingga Komunitas

3 Agustus 2026
Di Balik Lanyard Startup Jaksel: Digembleng Target Tinggi, Digaji Pas-pasan MOJOK.CO

Di Balik Lanyard Startup Jaksel: Digembleng Target Tinggi, Digaji Pas-pasan

3 Agustus 2026
Ilustrasi perantau dari desa.MOJOK.CO

Tangis Sunyi Para Perantau: Uang Habis Untuk Hidupi Keluarga, tapi Dicap Durhaka karena Jarang Pulang dan “Tak Hadir” di Orang Tua

3 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.