Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Tekno

Google Luncurkan Chatbot Bard AI Buat Tandingi ChatGPT, Gimana Cara Kerjanya?

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
9 Februari 2023
A A
google bard ai mojok.co

Ilustrasi logo Google (Mitchell Luo on Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Google secara resmi memperkenalkan produk baru chatbot berbasis AI bernama “Bard”. Fitur ini disebut-sebut bakal menjadi kompetitor ChatGPT, yang sudah lebih dulu dirilis. Nantinya, Google Bard AI bisa digunakan untuk berbagai hal.

Raksasa teknologi, Google, akhirnya mulai berkompetisi di sektor AI untuk melawan ChatGPT, yang lebih dulu hadir. Perusahaan ini meluncurkan Google Bard AI, dan akan tersedia untuk beberapa pekan ke depan.

Seperti diketahui, sebelumnya perusahaan riset Open AI meluncurkan ChatGPT awal tahun ini. Chatbot ini, menghadirkan fitur tanya-jawab dalam format chat yang memberikan penggunanya informasi secara cepat, akurat, dan komprehensif. Open AI menyebut ChatGPT laiknya “guru pribadi yang tahu segalanya”.

Sementara terkait pengumuman Bard AI sendiri, CEO Google Sundar Pichai dalam keterangan resminya menyebut bahwa proyeknya tersebut merupakan eksperimen AI terbaru perusahaannya. Tujuannya “untuk menggabungkan luasnya pengetahuan dunia dengan kekuatan, kecerdasan, dan kreativitas model bahasa besar melalui Google”.

Ia juga menegaskan bahwa Google telah memusatkan perhatian pada AI dalam beberapa tahun ke belakang. Proyek ini bahkan sudah digagas oleh para peneliti sejak 2017 lalu.

“Ini waktu yang sangat menyenangkan untuk mengerjakan teknologi ini saat kami menerjemahkan penelitian mendalam dan terobosan menjadi produk yang benar-benar membantu orang,” kata Pichai, dikutip dari laman blog Google.

Upaya Google untuk mengembangkan layanan chatbot berbasis AI memang sudah mencuat  sejak beberapa waktu lalu. Bahkan, sebelumnya perusahaan telah melakukan uji coba fitur kecerdasan buatan yang merupakan bagian dari “kode merah”.

Banyak yang meyakini bahwa proyek itu dibikin untuk merespon popularitas ChatGPT. Caranya dengan mengembangkan Apprentice Bard dan platform pencarian yang menggunakan format tanya-jawab.

“Dalam waktu dekat, kalian bisa melihat sendiri Search yang didukung oleh fitur kecerdasan buatan yang mampu menyaring informasi kompleks dan persepektif yang beragam ke format yang mudah dicerna,” sambung Pichai.

Bisa ngapain aja?

Lebih lajut, Sundar Pichai juga menjelaskan bahwa sebenarnya program yang menyokong Bard bukanlah barang baru. Pondasinya sendiri berasal dari model perusahaan yang sudah ada sebelumnya bernama “LaMDA” atau Language Model for Dialogue Applications (model bahasa untuk aplikasi percakapan).

Seperti dilaporkan The Verge, melalui model tersebut, nantinya Google Bard AI akan mampu mengambil informasi dari web dan memberikan tanggapan “yang baik dan berkualitas tinggi” dalam format chat.

Bahkan, tanggapan-tanggapan tersebut mungkin dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang peristiwa terkini atau yang sedang viral—sesuatu yang diklaim tidak dimiliki oleh ChatGPT.

“Bard dapat menjadi ruang meluapkan kreativitas, dan landasan pacu untuk rasa ingin tahu,” tulis The Verge, dikutip Kamis (9/2/2023).

“Ia membantu Anda menjelaskan penemuan baru dari Teleskop Luar Angkasa James Webb NASA kepada anak berusia 9 tahun, atau mempelajari lebih lanjut tentang striker terbaik dalam sepak bola saat ini, dan juga dapatkan latihan untuk membangun keterampilan Anda,” sambungnya.

Iklan

Chatbot Google Bard AI juga mampu membantu pengguna untuk merencanakan suatu acara, membandingkan film, mencari resep makan siang, penemuan-penemuan baru dari lembaga ilmu pengetahuan internasional, dan masih banyak lagi.

Namun, untuk saat ini Bard masih dalam fase beta terbatas. Akses masih dibatasi untuk grup penguji terpilih. Mereka juga belum mengumumkan untuk ujicoba secara luas.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Mengenal ChatGPT, Benarkah Bakal Akhiri Era Google?

Terakhir diperbarui pada 9 Februari 2023 oleh

Tags: chatbotchatgptgoogleOpen AI
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

AI, ChatGPT, Kecerdasan Buatan Bisa Nggak Cerdas Lagi kalau Gantikan PNS dan Hadapi Birokrasi Fotokopi MOJOK.CO
Ragam

ChatGPT Bukan Ustaz: Bolehkah Bertanya Soal Hukum Agama kepada AI?

28 Januari 2026
Google dan YouTube Beri Dukungan untuk UKM dan kreator MOJOK.CO
Ekonomi

Dukungan Google dan YouTube untuk UKM dan Kerator Lokal, Lebih Berdaya dengan Peluang Kerja Baru

2 Oktober 2024
presiden perempuan mojok.co
Podium

Mojok Bertanya, AI Menjawab: Ini Daftar 5 Presiden Perempuan Indonesia 2024 Pilihan ChatGPT

9 Juli 2023
Penandatanganan Nota Kesepahaman Dagangan & KADIN DIY di acara Google Goes to Yogyakarta. MOJOK.CO
Ekonomi

Dukung Pertumbuhan Ekonomi di Jogja, Google Beri Dukungan Akses Bisnis Digital

17 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Siswa terpintar 2 kali gagal UTBK SNBT ke Universitas Brawijaya (UB). Terdampar kuliah di UIN malah jadi mahasiswa goblok dan nyaris DO MOJOK.CO

Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja

3 April 2026
Pekerja gen Z matikan centang biru WhatsApp dicap kepribadian buruk

Pekerja Gen Z Matikan Centang Biru WhatsApp demi Privasi, Malah Dicap Kepribadian dan Etos Kerja Buruk padahal Berusaha Profesional

5 April 2026
Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Gaji 8 Juta di Jakarta Jaminan Miskin, Kamu Butuh 12 Juta MOJOK.CO

Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa

2 April 2026
Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.