Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Podium

Mojok Bertanya, AI Menjawab: Ini Daftar 5 Presiden Perempuan Indonesia 2024 Pilihan ChatGPT

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
9 Juli 2023
A A
presiden perempuan mojok.co

Ilustrasi ChatGPT (Ega Fanshuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Harapan untuk punya presiden perempuan telah pupus. Tiga nama capres yang beredar semuanya laki-laki. Namun, itu bukan berarti kita tak boleh berharap. Mojok pun bertanya pada ChatGPT untuk mencari tahu sosok perempuan yang bisa memimpin Indonesia. 

Partisipasi perempuan dalam politik di Indonesia harus masih rendah. Budaya patriarki dan maskulinitas dalam perpolitikan Indonesia jadi penyebabnya.

Iklan

Jangankan presiden, bagi perempuan untuk terpilih menjadi anggota DPR saja masih sangat sulit. Ini terbukti dengan representasi kursi perempuan di parlemen, yang secara nasional angkanya belum mencapai 30 persen.

Untuk presiden sendiri, terakhir kali Indonesia punya pemimpin perempuan adalah nyaris dua dekade lalu. Megawati Sukarnoputri, jadi satu-satunya perempuan yang pernah terpilih jadi Presiden Indonesia pada 2001-2004 lalu.

Bahkan, untuk Pilpres 2024 nanti, harapan punya presiden perempuan juga telah pupus. Tiga nama yang mengerucut sejauh ini semuanya laki-laki: Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.

Namun, itu bukan berarti kita tak boleh berharap. Mojok pun mewawancari ChatGPT, chatbot AI yang dikembangkan perusahaan Elon Musk, untuk menemukan jawaban terkait sosok perempuan yang kira-kira layak memimpin Indonesia 2024 mendatang.

Mojok mengajukan beberapa pertanyaan, seperti “Siapa perempuan yang layak memimpin Indonesia?”, “Siapa perempuan yang layak jadi Presiden 2024?”, “Siapa perempuan yang mungkin terpilih sebagai Presiden 2024?”.

ChatGPT sendiri selalu menjawab: “kami tak punya jawaban pasti, tapi kami punya beberapa daftar…”. Dengan demikian, untuk kembali mengujinya, Mojok menanyakan alasan ChatGPT memunculkan nama-nama tersebut, hingga variabel yang dipertimbangkan mengapa nama itu muncul.

Alhasil, ada delapan nama yang muncul, dan Mojok menyaring daftar lima nama teratas.

Disclaimer: ChatGPT yang Mojok tanyai adalah versi trial, gratisan, bukan berbayar. Konon, ChatGPT berbayar punya jawaban lebih akurat dan cepat ketimbang gratisan.

#1 Megawati Sukarnoputri

Nama pertama yang dipilih ChatGPT adalah Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri. Menurut chatbot tersebut, nama Megawati layak berada di daftar teratas karena ia memiliki pengalaman dan popularitas yang kuat di antara pendukungnya.

Sebagai putri dari founding fathers RI, kata ChatGPT, Megawati punya latar belakang politik yang kuat.

Ia sudah lama terlibat dalam perpolitikan Indonesia, bahkan sejak masa Orde Baru, di mana PDIP sering digembosi pemerintah.

Bahkan, selepas Orba runtuh pun nama Mega tetap eksis. Ia berhasil menjadi presiden perempuan pertama di Indonesia sekaligus memimpin partai politik terbesar di tanah air.

Iklan

“Dan partainya, PDIP, adalah salah satu partai politik terbesar di Indonesia, dan dia telah berhasil memimpin partai tersebut selama bertahun-tahun,” kata AI tersebut.

#2 Sri Mulyani Indrawati

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati jadi nama kedua yang dipilih ChatGPT. Ada empat alasan yang bikin chatbot bikinan Elon Musk dan kolega itu memilih sang Menkeu.

Pertama, Sri Mulyani dianggap punya pengalaman dan kredensial di bidang ekonomi yang bisa memajukan Indonesia. Seperti yang diketahui, sebelum menjabat sebagai Menkeu, Sri Mulyani adalah Direktur Pelaksana Bank Dunia.

“Pengalaman dan keahliannya dalam bidang ini memberikan kepercayaan kepada banyak orang bahwa beliau memiliki pengetahuan dan pemahaman yang mendalam tentang isu-isu ekonomi yang dihadapi oleh Indonesia,” katanya.

Kedua, Sri Mulyani punya reputasi sebagai reformis. Dalam artian, ia punya kegigihan dalam melaksanakan reformasi di sektor keuangan dan pajak di Indonesia.

Selanjutnya yang ketiga, ia juga punya pengakuan Internasional. Beliau ini telah mendapatkan berbagai penghargaan dan penghormatan dari berbagai institusi internasional, termasuk peringkat sebagai salah satu dari 100 wanita paling berpengaruh di dunia oleh majalah Forbes.

Terakhir, kata ChatGPT, Sri Mulyani telah berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurut AI tersebut, selama memimpin Sri Mulyani berhasil mencapai berbagai prestasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ia dianggap mampu melaksanakan kebijakan yang mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan per kapita, dan memperkuat sektor-sektor ekonomi yang strategis.

“Keberhasilan ini membuktikan kapabilitasnya dalam mengelola ekonomi negara dan mendorong kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

#3 Retno Marsudi

Untuk nama ketiga, ChatGPT memilih Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Kata AI tersebut, alasannya konkrit, yakni Retno Marsudi punya pengalaman panjang dalam perdiplomasian yang menguntungkan Indonesia.

Seperti yang diketahui, sebelum menjadi Menlu, Retno menjabat sebagai Duta Besar Indonesia bagi negara-negara Eropa seperti Belanda, Norwegia, dan Islandia.

“Pengalaman dan kredensialnya dalam diplomasi membuatnya memiliki pemahaman yang mendalam tentang isu-isu global dan hubungan bilateral, yang sangat penting dalam memimpin negara dan menjalankan kebijakan luar negeri,” kata chatbot itu.

Dalam kebijakan luar negerinya, Retno juga dikenal tanggap dan responsif. Ia aktif dalam merespons isu-isu global dan regional, serta terlibat aktif dalam perwakilan Indonesia di forum-forum perdamaian internasional.

Yang masih hangat, tentu adalah kontribusinya dalam Diplomasi Vaksin. Ia berperan aktif dalam upaya diplomasi vaksin untuk Indonesia dan mempromosikan akses global yang adil dan merata terhadap vaksin COVID-19 itu sendiri.

Sementara yang utama, Retno Marsudi adalah salah satu contoh kepemimpinan perempuan yang sukses di Indonesia. Beliau mempromosikan inklusivitas dan kesetaraan gender dalam kepemimpinannya, serta mewakili suara perempuan dalam forum internasional.

“Kepemimpinan beliau dapat memberikan inspirasi kepada perempuan muda dan mendorong partisipasi lebih luas perempuan dalam kehidupan politik dan publik.”

#4 Susi Pudjiastuti

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti, jadi nama berikutnya yang dipilih ChatGPT. Kata chatbot ini, Susi dipilih karena wataknya yang keras tapi tegas.

Ia disebut berani dalam mengambil berbagai keputusan yang kontroversial. Seperti misalnya, melancarkan kampanye melawan penangkapan ikan ilegal dan praktek perikanan yang merusak lingkungan dan menenggelamkan kapal-kapal ilegal yang ditangkap.

Selain itu. Susi juga dinilai berhasil dalam memajukan sektor perikanan. Selama kepemimpinannya, beliau ini berhasil meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor perikanan, melakukan reformasi dalam manajemen perikanan, memperkuat pengawasan, dan mengurangi praktik penangkapan ikan yang merusak.

“Langkah-langkah ini membantu meningkatkan pendapatan nelayan, memperkuat ketahanan pangan, dan melestarikan keanekaragaman hayati di perairan Indonesia.

Susi Pudjiastuti juga dianggap sebagai sosok inspiratif, utamanya bagi kaum perempuan. Sebagai seorang perempuan yang sukses dalam dunia bisnis dan politik, ia dapat menjadi bukti bahwa perempuan dapat mencapai keberhasilan dalam bidang yang didominasi oleh laki-laki.

“Keberhasilannya sebagai pengusaha dan menteri memberikan teladan bagi generasi muda, terutama perempuan, untuk mengejar impian mereka dan berkontribusi dalam pembangunan negara.”

#5 Nadiem Makarim

Nah, untuk pilihan terakhir ini bikin Mojok bingung—dan mungkin pembaca pun juga bertanya-tanya: Mengapa ada tokoh laki-laki?

Ini bisa jadi menunjukkan banyak hal. Pertama, munculnya nama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, seakan memvalidasi akurasi ChatGPT gratisan ini. Atau yang kedua, jangan-jangan chatbot ini tertular maskulinitas manusia.

Sebagai teknologi buatan manusia, jangan-jangan ia juga mereplikasi alam pikir manusia itu sendiri. Seperti yang kita tahu, kebanyakan manusia hari ini mengalienasi hak-hak perempuan, mendiskriminasinya, bahkan menindas para perempuan.

Sehingga, sekadar pertanyaan, “Siapa perempuan yang layak jadi Presiden Indonesia 2024?” pun diberikan jawaban berupa tokoh laki-laki.

Namun, terlepas dari itu, ChatGPT menganggap bahwa munculnya nama Nadiem mengingat pengalamannya memimpin perusahaan start-up raksasa dan kini sebagai Mendikbudristek.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Sekar Krisnauli Tandjung, Ujung Tombak Golkar Solo yang Sudah ‘Beringin’ Sejak Dini

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 9 Juli 2023 oleh

Tags: chatgptPemilu 2024pemimpin perempuanperempuanPresiden Perempuan
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan MOJOK.CO
Esai

Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan

14 Juli 2026
Masalah Orang Dewasa: Dana Darurat, Skincare, dan Kecemasan yang Sama-sama Mahal MOJOK.CO
Esai

Masalah Orang Dewasa: Dana Darurat, Skincare, dan Kecemasan yang Sama-sama Mahal

24 Juni 2026
Tempat kerja, Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan
Urban

Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

3 Juni 2026
pekerja perempuan.MOJOK.CO
Kabar

Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau

1 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
manfaat program WiFi gratis bagi pedagang sekaligus warga Klaten. MOJOK.CO

Memanfaatkan WiFi Gratis di Sejumlah Titik Klaten: Meski Harus Berebut, Tetap Jadi Solusi Alternatif saat Paket Data Habis

10 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026
SSB MAS merawat bibit-bibit muda sepak bola Kota Jogja meski dari Lapangan Minggiran yang tidak rata MOJOK.CO

SSB Tertua di Kota Jogja Merawat Bibit-bibit Muda Meski dari Lapangan Bola Tidak Rata

11 Juli 2026
Orang tua, ibu.MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi Ibu Muda Tanpa Cela di Ibu Kota: Parenting Dituntut Sempurna, tapi Sudah Digempur Stres Kerja

10 Juli 2026
Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO

Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi 

13 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.