Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Kecamatan Butuh Purworejo: dari Lokasi KKN Airlangga Hartarto, Kuda Jingkrak, hingga Es Dawet Jembut

Iradat Ungkai oleh Iradat Ungkai
11 Agustus 2023
A A
Kecamatan Butuh Purworejo: Dari Lokasi KKN Airlangga Hartarto, Tradisi Kuda Jingkrak, Hingga Es Dawet Jembut mojok.co

Es Dawet Jembut Kecamatan Dukuh Purworejo (Photo: brilio.net)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto pernah menjalani program KKN UGM di Kecamatan Butuh, Purworejo. Daerah tersebut terkenal dengan minuman Es Dawet Jembut.

Airlangga menyampaikan informasi tersebut dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Golkar pada 2018. Lokasi KKN tersebut tepatnya berada di Desa Langenrejo, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Airlangga menjalani program KKN pada 1985 saat masih berstatus sebagai mahasiswa Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada.

“Selaku ketua umum, baru kali ini saya menghadiri rakorda. Datang ke Purworejo juga merupakan nostalgia buat saya karena dulu saya KKN di sini,” dilansir dari Detik.com.

Saat KKN dulu, ia mengaku suka mencari hajatan di kampung lantaran dapat makan gratis. Kebiasaan lainnya ialah ia dulu suka makan intip/kerak nasi bersama teman-teman KKNnya. Ia mengaku senang berada di desa kala bulan purnama tiba sebab suasananya tenang dan terang benderang.

Sekilas Kecamatan Butuh

Kecamatan Butuh terletak di barat Purworejo. Tepatnya 17 Km dari ibu kota kabupaten. Pusat pemerintahannya berada di Desa Dlangu. Kecamatan ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Kebumen. Wilayah ini dipimpin oleh Camat bernama Kusairi, AP, MM yang baru dilantik pada Februari tahun ini. Melansir data BPS 2019-2021, jumlah penduduk di wilayah ini berkisar 40 ribuan jiwa.

Kabupaten Purworejo sejatinya terkenal akan daerah penghasil durian. Kalian bisa dengan mudah menemukan durian enak di Kec. Kaligesing, Kec. Bruno, Kec. Bener, dan Kec. Loano. Namun, tidak demikian di Kec. Butuh. Wilayah ini bukanlah penghasil durian. Sebab secara geografis kecamatan ini terletak di dataran rendah. Tanahnya lebih cocok untuk ditanami tanaman pangan seperti padi, jagung, ubi, ketela, dan lain-lain.

Tradisi Kuda Jingkrak

Ketika menelusuri kata kunci Desa Langenrejo di YouTube, saya menemukan satu tradisi unik yang masih lestari di masyarakat Purworejo. Yakni budaya merayakan Maulid Nabi dengan menggelar pawai Kuda Jingkrak.

‘Kuda Jingkrak‘ merupakan perayaan untuk anak-anak yang berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an. Mereka yang khatam akan diarak beramai-ramai menggunakan kuda mengelilingi desa. Kuda yang dikendarai sesekali akan beratraksi dengan berjingkrak dan berjalan menggunakan dua kaki. Dari situlah muncul nama Kuda Jingkrak.

Iring-iringan tersebut semakin meriah dengan adanya tabuhan rebana yang bertalu-latu, lantunan selawat, serta umbul-umbul nama anak dan gagar mayang warna-warni.

Tradisi arak-arakan berkuda ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus apresiasi orang tua kepada anak. Harapan lain dari perayaan ini adalah agar anak-anak lain yang belum khatam termotivasi dan lebih semangat lagi dalam mengaji dan mengkhatamkan Al-Qur’an.

Baca halaman selanjutnya…

Dawet Jembut yang tersohor

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 11 Agustus 2023 oleh

Tags: airlangga hartartodawet jembutKKNPurworejo
Iradat Ungkai

Iradat Ungkai

Kadang penulis, kadang sutradara, kadang aktor.

Artikel Terkait

Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO
Edumojok

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga

9 April 2026
Mahasiswa KKN di desa
Catatan

KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”

9 April 2026
Sisi Kelam di Balik Wajah Purworejo yang Tenang dan Damai MOJOK.CO
Esai

Sisi Kelam di Balik Wajah Purworejo yang Tenang dan Damai

25 November 2025
Mahasiswa KKN.MOJOK.CO
Kampus

KKN Bikin Warga Muak Kalau Program Kerja Template dan Kelakuan Mahasiswanya Tak Beretika

17 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026
kuliah s2.MOJOK.CO

Penyesalan Lanjut S2 Cuma karena Pelarian dan FOMO: Nganggur dan Dicap Overqualified, Sudah Kerja pun Gaji Setara Lulusan SMA

5 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Bekerja di Jakarta vs Jogja

Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental

10 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.