Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Sisi Kelam di Balik Wajah Purworejo yang Tenang dan Damai

Akhmad Alhamdika Nafisarozaq oleh Akhmad Alhamdika Nafisarozaq
25 November 2025
A A
Sisi Kelam di Balik Wajah Purworejo yang Tenang dan Damai MOJOK.CO

Ilustrasi Sisi Kelam di Balik Wajah Purworejo yang Tenang dan Damai. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Satu malam menjadi warga Purworejo membuka mata saya. Dari penuturan warga lokal, saya mendapatkan kenyataan yang memprihatinkan.

Perjalanan pulang dari Jogja ke Kebumen di akhir pekan biasanya berjalan mulus. Namun, sore itu agak berbeda. 

Sejak siang, langit sudah menyiarkan kabar buruk. Mendung menebal, gelap, dan gerimis mulai turun pelan-pelan. Namun, mau tak mau, saya tetap harus melanjutkan perjalanan. Jalanan Jogja-Purworejo-Kebumen sendiri sudah seperti jalur rutin mahasiswa rantau sehingga gerimis tak lebih dari “bumbu perjalanan”.

Yang tidak saya sangka, begitu masuk wilayah Purworejo, hujan berubah derajat. Mendadak deras, deras sekali. 

Motor yang saya kendarai seperti sedang menerjang arung jeram versi darat. Karena sudah semakin sore dan hujan tak menunjukkan tanda-tanda bakal insaf, saya terpaksa menghentikan perjalanan. Meneduh.

Mempertimbangkan hujan yang teramat deras, saya memutuskan untuk menghubungi seorang teman yang tinggal di Purworejo. Yah, daripada “membatu” di pinggir jalan, pikir saya. 

Saya beruntung teman saya mempersilakan saya singgah. Sambutan keluarga yang hangat membuat hujan deras di luar terasa sedikit kalah. Malam itu saya menghabiskan malam di rumah teman sambil mendengarkan banyak cerita yang membuka perspektif baru tentang Purworejo.

Jadi, selama ini, Purworejo kerap terlihat adem ayem dari luar. Apalagi bagi warga Kebumen yang seringnya hanya sekadar melintas seperti saya. Percakapan malam itu akhirnya membuka mata saya. Sesuatu yang terlihat tenang, belum tentu sama dengan yang dirasakan warganya sendiri.

Lapangan kerja di Purworejo itu terbatas

Isu lapangan kerja adalah masalah klasik di banyak kabupaten. Bagi warga Purworejo sendiri, masalah ini semakin nyata. Pekerjaan yang tersedia hanya itu-itu saja, sektor industri belum bergerak signifikan, dan peluang usaha kreatif masih kurang dukungan. 

Beberapa anak muda yang ingin tetap tinggal di Purworejo sering mengeluh kebingungan harus bekerja apa. Pilihan antara bertahan atau merantau sering terasa bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. 

Situasi ini menciptakan lingkaran yang aneh. Daerah membutuhkan SDM muda untuk berkembang, tapi tanpa peluang yang menjanjikan, generasi mudanya justru pergi.

Baca halaman selanjutnya: Terlihat damai, namun menyimpan sisi kelam.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 25 November 2025 oleh

Tags: alun-alun purworejoJogjakarier di purworejokebumenmasalah di purworejoPurworejoumkm purworejo
Akhmad Alhamdika Nafisarozaq

Akhmad Alhamdika Nafisarozaq

Pekerja. Asli Kebumen.

Artikel Terkait

Pandeglang, Mati-matian Bertahan di Jogja Buat Apa? MOJOK.CO
Urban

5 Tahun Merantau, Sadar Kalau Pandeglang dan Jogja Itu Mirip: Tak Ramah Buat Cari Duit, Masyarakatnya pun Pasrah sama Nasib 

17 Mei 2026
Deni mahasiswa berprestasi dari UGM berkat puisi. MOJOK.CO
Sekolahan

Balas Budi ke Ibu yang Jual Cincin Berharga lewat Ratusan Puisi hingga Diterima di UGM Berkat Segudang Prestasi

14 Mei 2026
Nasihat rezeki dan keuangan dari ibu-ibu penjual angkringan di Jogja yang bisa haji 2 kali MOJOK.CO
Sosok

Wejangan Rezeki dan Uang dari Ibu Penjual Angkringan, Membalik Logika Ekonomi Anak Muda yang Anxiety in this Economy

11 Mei 2026
Yamaha Jupiter Z, Motor Sakral yang Hadirkan Rasa Takut MOJOK.CO
Otomojok

Yamaha Jupiter Z, Motor Sakral yang Menghadirkan Rasa Takut tapi Ternyata Menjadi Simbol Perjuangan yang Tak Pernah Diceritakan

7 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KIP Kuliah.MOJOK.CO

Mahasiswa Pura-Pura Miskin demi Dapat KIP Kuliah Memang Ada, Uang Beasiswa Habis buat Hedon agar Diakui di Tongkrongan

14 Mei 2026
Penjelasan Kemendiktisaintek soal pengubahan program studi (prodi) Teknik menjadi Rekayasa MOJOK.CO

Mengubah Nomenklatur Prodi Teknik Jadi Rekayasa, Apa Tujuannya?

16 Mei 2026
Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja MOJOK.CO

Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja

17 Mei 2026
Ujian SIM C. MOJOK.CO

Pelajaran Berharga dari Gagal Ujian SIM C Sebanyak 11 Kali: Diam Bukan Pilihan untuk Melawan Hal yang Janggal

18 Mei 2026
Tips hadapi teman toxic dalam pertemanan: tidak akrab tapi selalu datang kalau ada butuhnya MOJOK.CO

Lepas dari Teman Tak Akrab yang Selalu Merepotkan pas Ada Butuhnya, Dibenci tapi Perasaan Tidak Enakan Lebih bikin Rugi!

13 Mei 2026
Pemuda desa 19 tahun lulusan SMK nekat kerja jadi housekeeping di Dubai demi gaji 2 digit karena menyerah dengan rupiah MOJOK.CO

Pemuda Desa 19 Tahun Nekat Kerja di Hotel Dubai: Jaminan Gaji 2 Digit usai Nyerah dengan Rupiah dan 19 Juta Lapangan Kerja

18 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.