Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

5 Kecamatan Tersepi di Bantul, Bisa Jadi Alternatif Menghabiskan Masa Tua

Kenia Intan oleh Kenia Intan
20 Mei 2023
A A
5 Kecamatan Tersepi di Bantul Bisa jadi Alternatif Menghabiskan Masa Tua. MOJOK.CO

5 Kecamatan Tersepi di Bantul Bisa jadi Alternatif Menghabiskan Masa Tua( Photo by Rahadiansyah on Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bantul bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan masa tua. Berikut beberapa kecamatan atau Kapanewon di Bantul yang cenderung sepi sehingga cocok untuk menikmati masa pensiun.

Bantul menjadi salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Berbagai fasilitas menjadi relatif mudah diakses, sehingga tidak sedikit orang akhirnya memutuskan tinggal di kabupaten bersemboyan “Projotamansari”.

Bantul mengalami peningkatan jumlah penduduk

Melansir publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Bantul berjudul  “Kabupaten Bantul dalam Angka 2023“, sebanyak 1.013.170 jiwa menempati kabupaten yang terletak di sisi selatan DIY itu. Data yang diambil per Juni 2022 mencatat ada peningkatan jumlah penduduk sebanyak 14.523 jiwa daripada periode yang sama di bulan Juni 2021.

Jutaan penduduk itu tersebar di 17 kapanewon alias kecamatan yang ada di Bantul. Total luas wilayah Kabupaten Bantul sendiri mencapai 506,8 km persegi. Dengan kata lain kepadatan penduduk Bantul mencapai 1.998,95 jiwa per km persegi.

Sekilas Bantul memang terlihat padat penduduk, tapi sebenarnya masih ada beberapa kapanewon yang relatif sepi. Wilayah-wilayah ini cocok untuk kalian yang ingin mencari wilayah sepi untuk menghabiskan masa tua.

Kapanewon Kretek

Terletak di sisi selatan ibu kota Kabupaten Bantul, Kapanewon Kretek terkenal akan wisata pantainya. Beberapa pantai yang menjadi destinasi wisata ada Parangtritis, Parangkusumo, Depok, Cemara Sewu, dan masih banyak lagi. Selain pantai, kecamatan ini juga kaya akan cagar budaya dan potensi kesenian.

Ada kurang lebih 30.917 jiwa di kapanewon seluas 26,77 km2 itu. Dengan kata lain, kepadatan penduduknya hanya 1.154,91 per km persegi alias terendah daripada kapanewon lain di Bantul.

Kapanewon Kretek memiliki 5 desa yakni Tirtohargo, Parangtritis, Donotirto, Tirtosari, dan Tirtomulyo. Di antara lima wilayah itu, Desa Parangtritis yang paling luas atau mencapai 44,34 persen dari total wilaya Kretek.

Srandakan

Kapanewon Srandakan berada di sisi barat daya Kabupaten Bantul. Wilayah ini memiliki luas 18,32 km persegi dengan jumlah penduduk 31.424 jiwa. Dengan kata lain, perkiraan kepadatan penduduknya 1.715,28 per km persegi. Kapanewon Srandakan memiliki dua kalurahan atau kelurahan yakni Ponsosari dan Trimurti.

Wilayah ini ditetaplah oleh pemerintah DIY sebagai Kapanewon Pusat pertumbuhan Ekonomi. Srandakan memang ternama dengan beberapa industri rumah tangga seperti tahun bakmi, meubel kayu, makanan kecil, dan kerajinan. Kapanewon ini masih menjunjung tinggi ada istiadat warisan leluhur seperti Grebeg Bakda Mangiran, Nyadran/Ruwahan, Wiwitan, Merti Dusun, Tirakatan 1 Suro, dan masih banyak lagi.

Kendati cenderung sepi dan menarik untuk permukiman, Kabupaten Bantul menetapkan Kapanewon Srandakan sebagai Kawasan Perlindungan dalam Rencana Pola Ruang Kabupaten Bantul. Posisi geografis yang berada di kawasan sempadan sungai dan sempadan pantai membuat Srandakan menjadi kawasan rawan banjir dan gelombang pasang. Asal tahu saja, sempadan adalah garis batas luar pengamanan dalam mendirikan bangunan.

Sanden

Terletak di barat daya ibu kota Bantul, Kapanewon Sanden memiliki 31.956 jiwa penduduk. Kecamatan Sanden memiliki wilayah seluas 23,16 km persegi, oleh karena itu kepadatan penduduknya diperkirakan 1.715,28 jiwa per km persegi.

Kapanewon Sanden yang memiliki empat desa itu pekerjaan mayoritas masyarakatnya adalah petani. Jumlahnya mencapai 41,4 persen dari total penduduk. Adapun Kapanewon Sanden meliputi Gadingharjo, Gadingsari, Srigading, dan Murtigading.

Pundong

Kapanewon Pundong terletak di sisi selatan Kabupaten Bantul itu dihuni oleh 36.146 jiwa. Wilayah ini memiliki tiga kalurahan yang menempati wilayah seluas 23,68 km persegi. Dengan kata lain kepadatan penduduknya mencapai 1.526,33 jiwa per km. Tiga kalurahan yang dimaksud adalah Srihardono, Panjangrejo, dan Seloharjo.

Iklan

Sisi utara Kapanewon Pundong merupakan dataran rendah yang memiliki tanah subur, begitu pula dengan sisi barat dan tengah. Namun, untuk sisi timur kurang subur karena belum terjangkau irigasi teknis. Apabila musim hujan sisi ini rawan terkena banjir sungai opak. Begitu pula dengan sisi selatan, tanahnya kurang subur karena daerah pegunungan kapur.

Pajangan

Kapanewon dengan jumlah penduduk sebanyak 39.866 jiwa itu terkenal sebagai penghasil kerajinan kayu. Produk kayunya mulai dari topeng, wayang klitik, peralatan rumah tangga, patung-patung hewan, loro blonyo, hingga mebel. Produk-produk kayu itu pemasarannya melalui showroom sanggar bahkan menjangkau berbagai wilayah seperti Jogja, Jakarta hingga Bali.

Krebet merupakan salah satu desa di Kalurahan Sendangsari yang menghasilkan produk-produk itu sejak 1972 hingga akhirnya desa tersebut menjadi Desa Wisata Krebet. Kurang lebih ada 20 sanggar kerajinan kayu di desa tersebut yang sudah menyerap 250 tenaga kerja lokal.

Selain Sendangsari, kalurahan lain di kecamatan ini ada Guwosari dan Triwadi. Tiga kalurahan itu menempati Kapanewon Pajangan yang seluas 33,24 km persegi. Melihat jumlah penduduk dan luas wilayahnya, maka kurang kepadatan Pajangan mencapai kurang lebih 1.198 jiwa per km persegi.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA 5 Kecamatan Paling Sepi di Sleman yang Cocok untuk Pensiun

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 22 Mei 2023 oleh

Tags: Bantulkecamatankecamatan tersepimasa tuapensiun
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Arta Wahana, pensiunan UGM isi waktu dengan berkebun selada (dok. UGM)
Sehari-hari

35 Tahun Mengabdikan Diri di UGM, Kini Pilih Budidaya Selada Hidroponik Malah Hasilkan Omzet Harian Rp750 Ribu

3 Mei 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO
Pojokan

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Purwokerto .MOJOK.CO
Urban

Purwokerto Tempat Pensiun Terbaik, tapi Bukan untuk Semua Orang: Kamu Butuh 4 Skill Ini Buat “Survive”

18 April 2026
4 Oleh-Oleh Khas Bantul yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dijadikan Buah Tangan Mojok.co
Pojokan

4 Oleh-Oleh Khas Bantul yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dijadikan Buah Tangan

25 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fitur "Pilih Kursi" di KAI Access terasa percuma karena penumpang di kereta api ekonomi tidak tahu diri MOJOK.CO

Fitur “Pilih Kursi” KAI Access Terasa Percuma, Mau Duduk Nyaman di Kursi Incaran tapi Malah Makin Kesal

8 Juni 2026
Syifa, WNI yang kuliah di Jagiellonian University, Krakow, Polandia, Eropa. MOJOK.CO

Nekat Daftar Beasiswa Luar Negeri ke Kampus “Kurang Terkenal”, Kini Bisa Keliling Eropa dengan Gaji yang Bikin Sumringah

8 Juni 2026
Edi Dimyati. MOJOK.CO

Kisah Pustakawan Menyulap Rumahnya di Pinggir Sungai Jakarta Timur agar Bisa Nongkrong Kalcer sambil Baca Buku

8 Juni 2026
Rooftop kos kerap jadi tempat blangkrah, tapi jadi ruang healing terbaik bagi anak kos overthinking MOJOK.CO

Tinggal di Kos dengan Rooftop, Meski Kemproh tapi Jadi Tempat Healing Terbaik dari Tekanan Hidup yang Bisa bikin Gila

3 Juni 2026
Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026
Sejumlah titik ruas jalan rusak di Jawa Tengah (Jateng) dapat perbaikan di 2026 MOJOK.CO

Jalan Rusak di Jawa Tengah Dapat Perbaikan di 2026: Rusak Berat Diprioritaskan, Pengerjaan Dilarang Asal-asalan

5 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.