Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Setahun Relokasi PKL Malioboro, Ini Pesan Sultan untuk Pedagang

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
8 Februari 2023
A A
setahun relokasi pkl malioboro mojok.co

Teras Maliboro (Eko Susanto/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sudah genap setahun relokasi PKL Malioboro ke Teras Malioboro. Ada banyak perubahan di wajah jalan yang tersohor itu. Sultan pun memberikan pesan kepada para pedagang.

Setahun relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) ke Teras Malioboro 1 dan 2 jatuh pada hari, Selasa (07/02/2023) kemarin. Lebih dari 3.000 pedagang yang awalnya tak punya tempat untuk berjualan yang nyaman kini bisa menikmati lapak permanen di dua lokasi itu.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X yang mengevaluasi relokasi pun memberikan pesan. Disela perayaan relokasi di Teras Malioboro 1, Sultan meminta meningkatkan kualitas dagangannya.

“Tolong tidak hanya titip selesai, tetapi juga meningkatkan kualitas produk. Dalam arti nek jait sek rapi (kalau menjahit yang rapi-red), nek ora rapi ojo ditompo (kalau tidak rapi jangan diterima-red) misalnya,” paparnya.

Sultan merasa penting untuk menyampaikan pesan ini karena selama 2022, kunjungan di Teras Malioboro 1 mencapai 2,7 juta orang. Ada 888 tenant di Teras Malioboro dengan total lapak mencapai 799 unit. Jumlah tenant dan lapak ini berbeda karena satu lapak ada yang dimanfaatkan oleh beberapa tenant secara bergantian.

Oleh karena itu, Sultan meminta pedagang tidak hanya berjualan dagangan dari titipan produsen. Sebab tujuan relokasi PKL dari selasar ke Teras Malioboro 1 dan 2 adalah “naik kelas”.

“Kualitas jualan para pedagang mestinya sudah berbeda jika dibandingkan dengan saat berjualan di pinggir Jalan Malioboro,” ujarnya.

Produk fesyen

Sultan menambahkan, Pemda DIY kini tengah berkonsentrasi mengembangkan produk-produk fesyen asli Yogyakarta untuk ditawarkan pada wisatawan, termasuk di Teras Malioboro. Produk-produk yang ditawarkan tidak melulu pakaian namun juga aksesoris, tas, topi, hingga pernak-pernik yang terbuat dari rotan hingga logam.

Potensi di DIY sangat besar karena banyak penjahit, perajin untuk gelang, cincin, sepatu dan lainnya yang mengembangkan usaha di bidang fesyen. Namun kembali Sultan mengingatkan mereka harus memiliki kreativitas, konsisten dan kesabaran.

“Bagaimana, untuk tumbuh berkembang karena disini adalah salah satu tempat untuk jual beli sesuatu barang dari produk fesyen,” paparnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi mengungkapkan jika dilihat dari setiap event yang digelar di Teras Malioboro, maka diperkirakan transaksi rata-rata mencapai Rp200 juta per event. Diperkirakan setiap pengunjung yang datang ke Teras Malioboro 1 bisa membelanjakan uang mereka minimal Rp50 ribu.

“Jadi kalau ada event itu ada transaksi sekitar Rp200 juta. Kemarin kan ada festival bakpia dan beberapa kali event kan yang kita lakukan. Tapi kalau setiap hari kan ini berproses untuk masuk ke digitalisasi dari sisi usaha mereka,” jelasnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Hubungkan Kulon Progo dan Bantul, Jembatan Pandansimo Akan Dibangun

Terakhir diperbarui pada 8 Februari 2023 oleh

Tags: malioboropkl maliobororelokasi pkl malioboro
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Lewat Setu Sinau, Jalan Malioboro Kota Yogyakarta tidak hanya jadi tempat wisata. Tapi juga ruang edukasi untuk belajar budaya Jawa, termasuk aksara Jawa MOJOK.CO
Kilas

“Setu Sinau” bikin Jalan Malioboro Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi Juga Ruang Edukasi Aksara Jawa

29 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO
Kilas

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
Malioboro, Jogja, aksi demo.MOJOK.CO
Sosial

Pemkot Jogja Luncurkan Program ‘Setu Sinau’ di Malioboro, Wisatawan Kini Bisa Belajar Budaya Sambil Jalan-Jalan

12 Februari 2026
rekomendasi indomaret di Jogja yang cocok untuk melamun. MOJOK.CO
Ragam

3 Indomaret Unik di Jogja yang Cocok Disinggahi untuk Meromantisasi Hidup, Dijamin bikin Kamu Betah Melamun

10 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ribetnya urusan sama pesilat. Rivalitas perguruan pencak silat seperti PSHT dan PSHW (SH Winongo) bikin masalah sepele jadi alasan rusuh MOJOK.CO

Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

7 April 2026
Lulusan farmasi PTS Jogja foto keluarga

Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

7 April 2026
Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
Alfath, mahasiswa berprestasi UGM Jogja lulusan SMK di Klaten

Sempat Banting Tulang Jadi Kuli Bangunan saat SMK, Kini Pemuda Asal Klaten Dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi UGM

11 April 2026
Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
Salah jurusan, kuliah PTN.MOJOK.CO

Putus Kuliah dari PTS Elite demi Masuk “Jurusan Buangan” di PTN: Menang di Gengsi, tapi Lulus Jadi “Gelandangan” Dunia Kerja

5 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.