Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Ragam Karya dan Pertunjukan dalam “Ars Longa: Generatio” sebagai Pembuka Trilogi Seni ARTJOG

Redaksi oleh Redaksi
24 Juni 2026
A A
Ragam karya dan pertunjukan dalam Ars Longa: Generatio sebagai pembuka Trilogi Seni ARTJOG MOJOK.CO

Ragam karya dan pertunjukan dalam Ars Longa: Generatio sebagai pembuka Trilogi Seni ARTJOG. (ARTJOG 2026)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO, Jogja National Museum, Yogyakarta – ARTJOG menawarkan tema besar ARS LONGA Trilogia mulai 2026–2028 yang berarti “Trilogi Seni Itu Panjang”.

Pihak penyelenggara menjelaskan, tema “ARS LONGA: GENERATIO” yang mengawali trilogi ini mendorong dialog antargenerasi dalam praktik seni. Selain itu juga membayangkan kembali peran dan relevansi sosial seni di berbagai rentang usia.

Iklan

Bagi pihak penyelenggara, tema ini merupakan upaya untuk memaknai ulang praktik seni kontemporer di tengah ketidakpastian, baik sebagai bentuk perlawanan, produksi pengetahuan, maupun proses penyembuhan.

Karya-karya dalam ARS LONGA: GENERATIO 

ARTJOG mengundang Roby Dwi Antono sebagai seniman komisi untuk menerjemahkan tema ARS LONGA: GENERATIO dengan menyajikan serangkaian karya instalasi patung dan ruang imersif bertajuk GENERATIO: CYCLUS VITAE.

Seri karya ini disebut menyoroti bagaimana luka dari generasi sebelumnya menjadi warisan yang membentuk identitas baru bagi generasi berikutnya. Seri karya ini terbentang melalui tiga bagian, mulai dari Vulnera: Bekas Luka Antargenerasi pada fasad utama, Rahim Kolektif dan Generasi Alien pada ruangan pertama, dan Generatio Continua: Kematian sebagai Katalis Kelahiran Kembali Sebuah Generasi pada ruang berikutnya.

Agenda pratinjau pameran dilaksanakan pada 19 Juni 2026, menampilkan karya seni performans Living Thread dari Hiromi Tango.

Terinspirasi dari shimenawa, tali suci dalam tradisi Jepang yang melambangkan ikatan dan perlindungan, karya ini diaktivasi melalui prosesi performatif di gedung pameran utama dan mengajak publik berpartisipasi dalam pengalaman kolektif lintas generasi. Hiromi Tango direpresentasikan oleh Cuturi Gallery.

Ragam karya dan pertunjukan dalam Ars Longa: Generatio sebagai pembuka Trilogi Seni ARTJOG MOJOK.CO
Ragam karya dan pertunjukan dalam Ars Longa: Generatio sebagai pembuka Trilogi Seni ARTJOG. (ARTJOG 2026)

Gagasan ARS LONGA: GENERATIO kemudian dipertegas melalui dua pendekatan, yaitu Dialogus dan Prāctica. Dialogus mengutamakan dialog antargenerasi dan persoalan generasional yang direalisasikan melalui karya kolaboratif. Pendekatan ini ingin menunjukkan bagaimana para seniman telah memperluas perannya melalui jejaring yang mereka bangun, terutama bagi generasi yang lebih muda. Sejumlah perupa dalam segmen ini, antara lain Alyakha Kolektif (Jayapura), Atreyu Moniaga Project (Jakarta), dan Dolorosa Sinaga & Kelas Aktivisme Seni (Jakarta).

Sementara segmen Prāctica menghadirkan karya-karya seniman individu yang mewakili beragam praktik seni dan berbagai isu dan wacana kontemporer. Jessica Soekidi (Banten) mempresentasikan The Disco of Roots: A Rhizomatic Collective yang memosisikan umbi-umbian sebagai arsip hidup pengetahuan tentang sejarah, mobilitas, dan ketahanan pangan.

Radi Arwinda Experience (1985–2025, Bandung) menelusuri gagasan akulturasi budaya yang lekat pada praktik seniman Radi Arwinda melalui perpaduan simbol budaya Cirebon dengan elemen-elemen khas budaya populer. Presentasi karya ini menjadi bentuk penghormatan ARTJOG atas praktik kesenian Radi Arwinda yang menandai semangat zaman.

TEMPA turut mempresentasikan karya hasil riset artistiknya di Palu, Sulawesi Tengah. mengenai peran kain kulit kayu sebagai artefak budaya yang menyimpan nilai-nilai spiritualitas, ekologi, dan sejarah.

Ragam karya dan pertunjukan dalam Ars Longa: Generatio sebagai pembuka Trilogi Seni ARTJOG MOJOK.CO
Ragam karya dan pertunjukan dalam Ars Longa: Generatio sebagai pembuka Trilogi Seni ARTJOG. (ARTJOG 2026)

Seni pertunjukan ARTJOG

Sementara itu, performa•ARTJOG bersama Bakti Budaya Djarum Foundation, menghadirkan berbagai seni pertunjukan melalui panggilan terbuka serta menyajikan sejumlah pertunjukan spesial untuk mengintegrasikan tema festival.

Berkolaborasi dengan IFI Yogyakarta, performa•ARTJOG akan menampilkan permainan musik bernuansa elektro-pop oleh musisi Violet Indigo (Prancis), serta sajian tekstur dengan resonansi tajam oleh unit jazz eksperimental Watchdog (Prancis).

Selain itu, melalui kerja sama dengan Project Eleven Australia, performa•ARTJOG akan mempresentasikan pertunjukan kolaboratif antara musisi Australia dan Indonesia yang hanya berlangsung pada malam pembukaan ARTJOG 2026 oleh komposer Monica Lim (Australia), komposer Patrick Hartono (Vietnam/Indonesia), musisi Morgan May (Australia), dan Serenata Choir ISI Yogyakarta.

Iklan
Ragam karya dan pertunjukan dalam Ars Longa: Generatio sebagai pembuka Trilogi Seni ARTJOG MOJOK.CO
Ragam karya dan pertunjukan dalam Ars Longa: Generatio sebagai pembuka Trilogi Seni ARTJOG. (ARTJOG 2026)

Proyek seni multidisiplin bertajuk Daughters of the Sea oleh Artistique Théâtre (Prancis) turut hadir dalam performa•ARTJOG. Karya ini menelusuri hubungan antara perempuan dan masyarakat dalam lanskap sosial yang beragam. Selain itu, terdapat pula karya seni performans bertajuk Ma‘Bua’ karya koreografer Densiel Lebang yang menyoroti praktik ritual Ma’Bua’ dalam masyarakat Toraja.

Panggung performa•ARTJOG X Bakti Budaya Djarum Foundation akan berlangsung setiap akhir pekan
selama penyelenggaraan ARTJOG.

Pihak penyelanggara juga menjelaskan, ARTJOG 2026 juga akan menyajikan program-program lain, seperti Exhibition Tour, Meet the Artist, Love🤟ARTJOG, ARTCARE Indonesia, dan The Others Lab.***(Adv)

BACA JUGA: Geliat Wayang Orang Kota Semarang di Tengah Arus Zaman, Karena Bukan Sekadar Seni Tradisional dan Kuno atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 24 Juni 2026 oleh

Tags: artjogartjog 2026event pameran jogjaevent seni jogjakatalog artjogpertunjukan seni
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

artjog 2024.MOJOK.C
Hiburan

Magisnya Pertunjukan Empat Puluh Malam dan Satunya Hujan di ARTJOG 2024

26 Agustus 2024
remi seniman artjog mojok.co
Hiburan

Remi, Seniman Cilik ArtJog 2023 yang Ogah Jadi Polisi

7 Juli 2023
artjog 2023 mojok.co
Hiburan

Padat Padahal Masih Undangan, Beginilah Cara ArtJog 2023 ‘Balas Dendam’ Total

1 Juli 2023
Angki Purbandono: Scanography, Penjara, dan Perlawanan terhadap Keterbatasan
Video

Angki Purbandono: Scanography, Penjara, dan Perlawanan terhadap Keterbatasan

29 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tips Memulai Usaha Coffee Shop yang Tahan Disiksa Negara MOJOK.CO

Tips Memulai Usaha dari Mantan Lulusan CPNS yang Memilih Menyiksa Diri Menjadi Pengusaha Coffee Shop

21 Juni 2026
Warung Kopi Aceh: Tempat Orang Terlihat Sibuk, Padahal Cuma Ngopi MOJOK.CO

Warung Kopi Aceh: Tempat Orang Terlihat Sibuk, Padahal Cuma Ngopi

19 Juni 2026
tips menonton konser EXO dari akuntan. MOJOK.CO

Membayar Utang Masa Kecil: Cerita EXO-L yang Menabung Berbulan-bulan walaupun Situasi Ekonomi sedang Sulit

20 Juni 2026
penyakit, cuci darah.MOJOK.CO

‘Gaji Habis buat Cuci Darah’ – Yang Perlu Kamu Ketahui soal “Tren” Penyakit Lansia yang Menyerang Generasi Muda

19 Juni 2026
Dakwah Kok Masuk Roblox! Memangnya Anak Muda Hari Ini Masih Ngumpul di Masjid? MOJOK.CO

Dakwah Kok Masuk Roblox! Memangnya Anak Muda Hari Ini Masih Ngumpul di Masjid?

22 Juni 2026
Gotong Royong ala Serigala Putih: Napas Kultural Uzbekistan di Pentas Piala Dunia.MOJOK.CO

Sepak Bola Gotong Royong Bernama Mahalla, Senjata Taktis Uzbekistan di Piala Dunia

17 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.