Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Puluhan Peserta Pengajian Petamburan dan Tebet Positif Covid-19, Kemenkes Minta Warga Isolasi Mandiri

Redaksi oleh Redaksi
23 November 2020
A A
petamburan
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Hal yang dikhawatirkan pada akhirnya terjadi. Kerumunan dalam acara pengajian di Petamburan dan Tebet beberapa waktu yang lalu akhirnya menjadi klaster baru. 

Yang namanya pengajian, tentu saja akan selalu baik. Namun jika ia dilakukan pada saat yang tidak tepat dengan kondisi yang tidak tepat pula, maka ia justru bisa berubah menjadi petaka.

Nah, agaknya, hal itulah yang terjadi dengan acara pengajian Maulid Nabi Muhammad saw. di markas FPI di Petamburan dan juga acara pengajian Maulid Nabi Muhammad saw. di Jalan Tebet beberapa waktu yang lewat.

Dua pengajian Maulid Nabi Muhammad yang dihadiri oleh ribuan orang tersebut kini oleh Kementerian Kesehatan dinyatakan sebagai klaster penularan baru. Berdasarkan hasil pemeriksaan melalui tes PCR yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, setidaknya ada 50 orang dari kerumunan pengajian Tebet dan 30 orang dari kerumunan pengajian Petamburan yang dinyatakan positif-Covid-19.

Segala aktivitas yang melibatkan massa dalam jumlah yang sangat besar memang punya potensi untuk menjadi klaster penularan Covid-19. Maklum saja, dengan banyak sekali orang yang berkumpul, maka pengawasan protokol kesehatan tak akan bisa berjalan dengan maksimal, sehingga potensi penularan akan sangat tinggi.

Seperti diketahui, dua acara pengajian Maulid Nabi di Tebet dan Petamburan memang dihadiri oleh banyak orang. Saking banyaknya, jalan di sekitar lokasi sampai ditutup karena dipenuhi oleh massa yang membludak, terlebih acara di Petamburan yang memang menjadi acara perdana di markas FPI setelah kepulangan pemimpin mereka Habib Rizieq Shihab ke Indonesia.

Efek dari diumumkannya klaster Petamburan dan Tebet ini, Kementerian Kesehatan pun langsung meminta kepada seluruh warga yang merasa mengikuti acara pengajian di Petamburan dan Tebet untuk isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari sebagai usaha pencegahan penularan lebih lanjut.

“Kemenkes mengimbau semua orang yang mengikuti acara tersebut dan siapapun yang merasa telah kontak erat dengan orang yang hadir agar melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” terang Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Muhammad Budi Hidayat, dalam keterangan resmi seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Lebih lanjut, ia juga meminta kepada masyarakat yang merasa memiliki gejala batuk, pilek, sesak nafas, sakit tenggorokan, serta kehilangan indera perasa, untuk segera menghubungi Puskesmas terdekat.

Semoga ini bisa menjadi pelajaran berharga. Menghadiri acara pengajian memanglah penting, namun menjaga kesehatan dan tidak mengurangi potensi penularan Covid-19 saat ini adalah hal yang jauh lebih penting.

petamburan

BACA JUGA Mari Berterima Kasih kepada Massa Petamburan dan artikel KILAS lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 15 Maret 2021 oleh

Tags: FPIHabib RizieqPetamburanTebet
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

tebet jakarta selatan.MOJOK.CO
Ragam

Mencoba Bahagia di Bukit Duri Jakarta Selatan dengan Gaji UMR Jakarta Tak Pernah Tersisa Tiap Bulan

13 Agustus 2024
Kuliah di BSI di Jakarta Selatan Diragukan, Mahasiswa Medan Justru Bisa Kerja Layak sebelum Lulus MOJOK.CO
Kampus

Diragukan karena Kuliah di Universitas BSI, Saya Malah Bisa Kerja di Perusahaan Besar Sebelum Lulus

12 Agustus 2024
tebet jakarta selatan saksi derita sarjana jogja.MOJOK.CO
Ragam

Para Pekerja dari Jogja Mencoba Bertahan di Tengah Kerasnya Tebet Jakarta Selatan, Hidup di Kos Tengah Gang Sempit yang Hanya Bisa Dilewati Satu Motor

30 Mei 2024
rizieq shihab bebas
Hukum

Rizieq Shihab Bebas dari Rutan Bareskrim, Disambut Keluarga di Petamburan

20 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tes Kompetensi Akademik, TKA, Stres, orang tua.MOJOK.CO

3 Cara Sukses Hadapi TKA Tanpa Banyak Drama, Orang Tua Wajib Tahu Biar Anak Nggak Stres

25 Februari 2026
Pertama kali merantau ke Jogja: kerja palugada di coffee shop dengan gaji Rp10 ribu MOJOK.CO

Pertama Kali Merantau ke Jogja: Kerja di Coffee Shop 12 Jam Gaji Rp10 Ribu Perhari, Capek tapi Tolak Pulang karena Gengsi

24 Februari 2026
kerja di jepang, merantau.MOJOK.CO

Ironi Kerja di Jepang: Banting Tulang Hingga 5 Kali Lebaran Tak Pulang, tapi Setelah Sukses Hasilnya Tak Bisa Dinikmati

23 Februari 2026
Gen Z photobox di Tugu Jogja

Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO

27 Februari 2026
Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) kerap disalahpahami mahasiswa PTN atau PTS umum lain MOJOK.CO

4 Hal yang Sudah Dianggap Keren dan Kalcer di Kalangan Mahasiswa UIN, Tapi Agak “Aneh” bagi Mahasiswa PTN Lain

28 Februari 2026
KIP Kuliah di Jogja.MOJOK.CO

Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah

27 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.