Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Para Pekerja dari Jogja Mencoba Bertahan di Tengah Kerasnya Tebet Jakarta Selatan, Hidup di Kos Tengah Gang Sempit yang Hanya Bisa Dilewati Satu Motor

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
30 Mei 2024
A A
tebet jakarta selatan saksi derita sarjana jogja.MOJOK.CO

Ilustrasi gang sempit di Tebet (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Setiap sudut Jakarta menyimpan kisah perjuangan para pekerja. Termasuk, para sarjana dari Jogja yang tinggal di Tebet, Jakarta Selatan.

Kawasan Tebet, yang berpuluh-puluh tahun silam adalah daerah rawa dan semak belukar, kini jadi salah satu kawasan padat di Jakarta Selatan. Ada banyak perkantoran, tempat nongkrong anak muda, hingga tempat hiburan malam.

Rabu (29/5/2024) malam, setelah membelah kemacetan dari Jakarta Pusat, saya tiba di sebuah kedai kopi dekat Tebet Eco Park. Kawasan dengan banyak pepohonan yang cukup syahdu saat malam. Sekitar jam tujuh, masih ada beberapa orang yang terlihat lari di sekitar Tebet Eco Park. Menyempatkan olahraga setelah penat seharian bekerja.

Saat mulai duduk di sudut Nako Kopi Tebet, saya mengamati para pengunjung di sekitar. Dari penampilannya, kebanyakan berkemeja. Tas tergetak di kursi mereka. Beberapa, masih tampak membuka laptop yang layarnya penuh tabel Microsoft Excel.

Beberapa saat kemudian, Fitra (25), lelaki yang membuat janji dengan saya tiba. Seorang fresh graduate dari Jogja yang sudah setahun merantau ke Jakarta Selatan. Enam bulan pertama ia habiskan berjuang bisa dapat kerjaan. Kini, ia sudah bekerja dengan gaji UMR Jakarta.

“Tapi ya pas-pasan, belum bisa nabung,” kelakarnya.

Coffee shop ini tempat pilihannya untuk ngopi. Harganya masih ada yang di bawah Rp25 ribu. Itu pun ia mengaku jarang. Berbeda dengan saat masih di Jogja yang bisa seminggu bisa empat hingga lima kali ngopi.

Kehidupan berat di Tebet Jakarta Selatan

Tebet jadi tempat awal ia banyak belajar tentang kehidupan di Jakarta. Ia tinggal bersama dua teman sesama lulusan kampus Jogja. Menyewa sebuah kos berbentuk semi paviliun dengan satu kamar, satu kamar mandi, dapur kecil, dan ruang tengah, seharga Rp1,9 juta per bulan.

“Kalau mau kos di tempat yang strategis, jarak dari jalan utama dekat, ya siap harga di atas 2 juta,” ungkapnya.

Sehingga, pilihannya tentu kos yang agak masuk ke gang-gang sempit. Terimpit bangunan-bangunan permukiman padat.

“Kalau ada dua motor papasan aja bakalan susah lewat,” tuturnya.

tongkrongan di tebet.MOJOK.CO
Salah satu sudut tongkrongan di Tebet (Hammam/Mojok.co)

Tak berselang lama, teman Fitra yang datang menyusul. Rahman (25) yang juga mulai merantau ke Jakarta sejak 2023 silam. Bedanya, Rahman berangkat setelah pasti dapat kerjaan.

Bagi Rahman, jam tujuh malam baru pulang dari kantor adalah hal yang biasa. Bahkan, ketika sampai di kos ia mengaku terkadang masih berkutat dengan kerjaan.

Baca halaman selanjutnya…

Iklan

Berat tapi Jakarta adalah tanah penuh peluang

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 31 Mei 2024 oleh

Tags: jakartajakarta selatanJogjaTebet
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Evakuasi anjing terbuang dari tangan para jagal di Jogja MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Evakuasi Anjing Terbuang dari Operasi Senyap Para Jagal di Jogja, Kebal Intimidasi dan Caci Maki

10 Juni 2026
Sanksi untuk Jagal Anjing di Daerah Istimewa Yogyakarta yang Tertunda Realisasinya. MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Jalan Terjal Menghentikan Operasi Jagal Anjing karena Dianggap Kurang Penting

9 Juni 2026
Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik MOJOK.CO
Esai

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik

3 Juni 2026
ilustrasi sepeda klaten.MOJOK.CO
Eksplor

Belajar Makna “Paseduluran” dari Penjual Onthel Lawas yang Sudah Tiga Dekade Hidup dari Pit Kebo

2 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sanksi untuk Jagal Anjing di Daerah Istimewa Yogyakarta yang Tertunda Realisasinya. MOJOK.CO

Jalan Terjal Menghentikan Operasi Jagal Anjing karena Dianggap Kurang Penting

9 Juni 2026
Audiensi antara KPUS dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terkait anjloknya harga telur di Jateng MOJOK.CO

Upaya Merespons Situasi Harga Jual Telur di Jateng yang Anjlok dan Tidak Terserap

10 Juni 2026
Fitur "Pilih Kursi" di KAI Access terasa percuma karena penumpang di kereta api ekonomi tidak tahu diri MOJOK.CO

Fitur “Pilih Kursi” KAI Access Terasa Percuma, Mau Duduk Nyaman di Kursi Incaran tapi Malah Makin Kesal

8 Juni 2026
Jawa Tengah dan Bappenas bersinergi dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Pantura dan Pansela MOJOK.CO

Pembangunan Infrastruktur Pantura dan Pansela Jadi Prioritas karena Jateng Punya Banyak Potensi Ekonomi

9 Juni 2026
Harga Pertamax Naik Lagi, dan Kali Ini Kita Tidak Boleh Diam dan Pasrah Lagi

Harga Pertamax Naik Lagi, dan Seperti Biasa, Kelas Menengah Jadi Korban, Lagi dan Lagi

10 Juni 2026
pabrik semen, pracimantoro, wonogiri.MOJOK.CO

Babak Baru Perlawanan Warga Wonogiri Tolak Pabrik Semen di Pracimantoro, Bawa Ancaman Karst Gunungsewu ke Markas UNESCO

9 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.