Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Prabowo Subianto Jadi Menteri Dengan Kinerja Terbaik Versi Survei Charta Politika

Redaksi oleh Redaksi
23 Juli 2020
A A
prabowo
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Banyak masyarakat menganggap Prabowo Subianto melaksanakan tugasnya dengan sangat baik sebagai menteri pertahanan. 

Kiprah Prabowo Subianto sebagai menteri pertahanan ternyata mendapat perhatian dan apresiasi yang cukup tinggi dari masyarakat.

Iklan

Setidaknya, hal tersebut terbukti dari hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei Charta Politika Indonesia yang menempatkan Prabowo sebagai menteri yang dianggap punya kinerja terbaik selama masa pandemi tiga bulan terakhir.

Dalam survei nasional bertajuk “Tren 3 Bulan Kondisi Politik, Ekonomi, dan Hukum pada Masa Pandemi Covid-19” yang dirilis oleh Charta Politika pada Rabu, 22 Juli 2020 lalu, Prabowo memang menempati urutas teratas menteri yang dianggap punya kinerja terbaik.

Survei Charta Politika tersebut melibatkan 2000 responden dengan metode simple random sampling dengan margin of error 2.19% dan dilakukan pada 6 – 12 Juli 2020.

Dari seluruh responden, 12,8 persen di antaranya menjawab Prabowo Subianto saat ditanya tentang siapa menteri dengan kinerja terbaik.

Angka persentase tersebut merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan menteri yang lainnya.

Dalam daftar menteri yang dianggap punya kinerja terbaik, di bawah Prabowo berturut-turut ada Menteri keuangan Sri Mulyani (11,5 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (5,8 persen), Menko Polhukam Mahfud MD (4,6 persen). Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (4,2 persen), Mendagri Tito Karnavian (2,6 persen), Mensos Juliari Batubara (2,2 persen), Mendikbud Nadiem Makarim (2,0 persen), Menlu Retno Marsudi (1,5 persen), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (1,2 persen), dan Menseskab Pramono Anung (1,0 persen).

Menurut Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya, hasil survei tersebut tak terlepas dari pemberitaan di media. Yunarto, menyatakan bahwa kebanyakan nama-nama yang muncul adalah nama-nama yang memiliki tingkat pengenalan (awareness) yang tinggi atau pos kementeriannya mendapatkan sorotan media di saat situasi pandemi Covid-19.

Prabowo sendiri, selama masa pandemi memang cukup aktif dalam berbagai pemberitaan utamanya terkait aktivitas pembelian alutsista. Prabowo diketahui memang sedang gencar berkunjung ke nagara-negara sahabat utamanya negara produsen kendaraan tempur dan senjata.

Seperti diketahui, Kementerian Pertahanan memang mendapat alokasi dana yang cukup besar, yakni sekitar Rp127,4 triliun dalam APBN 2020.

Aktivitas pembelanjaan alutsista pun menjadi salah satu agenda utama Prabowo sebagai menteri sebab Prabowo memang cukup concern dalam hal tersebut. Prabowo bahkan sudah menyinggung banyak tentang penguatan alutsista ini sejak masa debat capres.

prabowo

Terakhir diperbarui pada 23 Juli 2020 oleh

Tags: menteri pertahananprabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tahlilan di desa. MOJOK.CO

Gen Z di Desa Ogah-ogahan Ikut Tahlilan Bikin Cemas Para Tetua: Bisa Hilang Budaya Srawung dan Peduli Tetangga

8 Juli 2026
Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda MOJOK.CO

Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda

10 Juli 2026
Selain ke petugas Sensus Ekonomi, warga desa juga jengah dengan program sensus dari mahasiswa KKN MOJOK.CO

Warga Desa Juga Jengah dengan Sensus dari Mahasiswa KKN: Tak Nemu Gunanya, Tak Srawung tapi Korek Privasi Orang

8 Juli 2026
Derita anak magang atau PKL SMK: diperlakukan sebagai pekerja penuh waktu hingga ikut lembur dan dibentak-bentak MOJOK.CO

Magang SMK Tak Dibayar tapi Jadi Tenaga Kerja Serabutan, Ikut Lembur hingga Dibentak-bentak kalau Ada Kesalahan

9 Juli 2026
Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan MOJOK.CO

Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan

14 Juli 2026
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyerahkan hibah daerah ke ormas, tempat ibadah, dan para seniman MOJOK.CO

Hibah Pemkab Sleman untuk Ormas, Tempat Ibadah, dan Seniman: Serahkan Ratusan-Miliaran Juta untuk Dioptimalkan

10 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.