Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pertemuan Jokowi dan Achmad Purnomo di Istana Membahas Pilkada Dinilai Tidak Etis

Redaksi oleh Redaksi
27 Juli 2020
A A
jokowi
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pertemuan di Istana antara Jokowi dengan Wakil Walikota Solo Achmad Purnomo membahas Pilkada Solo yang melibatkan Gibran dianggap tidak etis.

Majunya Gibran sebagai calon walikota Solo di Pilkada serentak 2020 mendatang ternyata menyisakan banyak polemik. Salah satunya adalah tentang pertemuan antara Wakil Walikota Solo Achmad Purnomo dan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan pada pertengahan bulan Juli lalu.

Seperti diketahui, Achmad Purnomo adalah sosok yang tadinya akan diusung sebagai calon Walikota oleh DPC PDIP Kota Solo sebelum akhirnya digeser oleh Gibran yang melenggang lewat jalur “khusus”.

Kepada media, Achmad Purnomo mengatakan bahwa di Istana, ia dan Jokowi membahas tentang Pilkada Solo. Dalam pertemuan tersebut pula Achmad Purnomo diberi tahu oleh Jokowi bahwa yang mendapatkan rekomendasi dari partai untuk Pilkada Solo bukanlah dirinya, melainkan Gibran.

Pertemuan tersebut segera menjadi sorotan banyak orang. Pertemuan keduanya dianggap tidak etis karena berlangsung di istana kepresidenan dan membahas tentang politik praktis, terlebih melibatkan Gibran yang merupakan anak Jokowi.

Banyak pengamat politik menyayangkan pertemuan tersebut.

“Pak Jokowi memanggil Pak Achmad Purnomo, bagi saya pribadi itu kurang etis. Beliau memanggil dengan kapasitas kepala pemerintah, yang dipanggil wakil wali kota. Tapi yang dibicarakan berkaitan dengan politik praktis, terkait konteks putra beliau,” terang Analis Politik Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam dalam sebuah diskusi online.

Kejadian tersebut bukanlah yang pertama. Sebelumnya, Jokowi pernah dikritik keras karena pernah terlibat pertemuan di Istana dengan beberapa pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di mana mereka membahas tentang pemenangan Pemilu 2019.

Peristiwa tersebut sempat menjadi sorotan besar dan sampai membuat Sekretaris Kabinet Pramono Anung membuat aturan khusus yang melarang pertemuan antara Presiden Jokowi dengan pihak mana pun di Istana jika pembahasannya adalah tentang politik praktis.

Nah, urusan pertemuan antara Jokowi dan Achmad Purnomo beberapa waktu yang lewat di istana itu kini malah menjadi lebih ruwet lagi, pasalnya setelah dari sepulang dari Istana, Achmad Purnomo kemudian melakukan test covid-19 beberapa kali dan belakangan diketahui hasilnya positif.

Nah lho.

Ah, memang paling bener kalau Presiden pengin ngomong soal politik praktis, jangan di Istana, mending booking Warung Upnormal aja. Dibook satu hari penuh satu kedai. Kan enak, ngomongin soal pilkada sambil makan Indomie telur cabenya 6. Pas. Panas di partai, panas di lidah.

Langsung berasa moncong putihnya.

pertemuan di istana

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2020 oleh

Tags: achmad purnomogibranIstanajokowi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sipil Harus Saling Jaga: Saat ini, Pemerintah Semakin Kelam MOJOK.CO
Esai

Sipil Harus Saling Jaga: Saat ini, Pemerintah Semakin Kelam dan Kita Hanya Punya Satu Sama Lain

25 Maret 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kicau Mania Rp2 Triliun: Bukti “Ora Gantang Ora Mangan” Bukan Hobi Iseng MOJOK.CO

Kicau Mania Rp2 Triliun: Bukti “Ora Gantang Ora Mangan” Bukan Hobi Iseng

15 Mei 2026
Anak Muda Ogah Angkat Panggilan Telepon, Dianggap Ganggu dan Cuma Bikin Cemas Mojok.co

Anak Muda Ogah Angkat Panggilan Telepon, Dianggap Ganggu dan Cuma Bikin Cemas

18 Mei 2026
Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja MOJOK.CO

Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja

17 Mei 2026
Prabowo kasih guru honorer insentif saat HUT RI. MOJOK.CO

JPPI Kritik SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026, Sebut Pemerintah Lebih Peduli Karyawan SPPG daripada Guru Honorer

12 Mei 2026
Sulap lahan kosong jadi kebun kosong untuk ketahanan pangan mandiri. MOJOK.CO

Ironi Lihat Balita Gizi Buruk di Bogor hingga Oknum Nakes yang Promosikan Sufor, Alumnus UNJ Ini Buka Kebun Sayur di Lahan Mangkrak 

16 Mei 2026
Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO

Dapur Bersama Memang Membantu Anak Kos, Tapi Sering Menimbulkan Konflik kalau Ada Penghuni Jorok dan Suka Nyolong

12 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.