Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

Perubahan Nama PPSMB UGM dari Palapa ke Pionir, Apa yang Berbeda?

Ardhias Nauvaly Azzuhry oleh Ardhias Nauvaly Azzuhry
6 Agustus 2023
A A
ppsmb ugm mojok.co

PPSMB UGM 2023 (Hammam Izzudin/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setelah 10 tahun menggunakan judul “PPSMB Palapa”, kegiatan orientasi mahasiswa baru di UGM ini bersalin nama. Pionir, begitu nama barunya. Lantas, apa yang membedakan dengan sebelumnya?

Pekan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) di UGM telah usai Sabtu (5/8/2023) kemarin. Namun, ada yang menarik dari agenda tersebut. Setelah 10 tahun menggunakan judul “PPSMB Palapa”, kegiatan orientasi mahasiswa baru di UGM itu berganti nama menjadi “PPSMB Pionir”.

Memang, PPSMB UGM tidak mendeklarasikan secara khusus perihal pergantian namanya dari Palapa ke Pionir. Perkenalan PPSMB Pionir dibintangi oleh Zaid, Koordinator Umumnya, melalui sebuah video.

“Pionir adalah karakter yang penuh inisiatif dalam menatap masa depan,” ucap Zaid menerangkan maksud pionir.

Semangat pionir

Perubahan ini memang direncanakan. Itulah yang dikatakan Sindung Tjahjadi, Direktur Kemahasiswaan UGM. Ide awalnya berasal dari Arie Sudjito, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan.

“Pionir ini bukan cuma ganti nama thok. Tapi ada perubahan konsep dan pelaksanaannya,” tutur Sindung.

Perubahan paling kentara ada di penugasan. “Dulu zaman saya maba [1995], tugas itu banyak sekali. Walhasil, ngantuk semua saat materi di kelas yang juga memang membosankan,” kenang Hendri Susanto, Kepala Task Force PPSMB UGM. Sampai PPSMB 2022, penugasan itu masih ada, meskipun, sambung Hendri, masih relevan dengan materi di kelas.

“Hasil evaluasi beberapa tahun ini, penugasan malah justru memberatkan dan membuat peserta tidak fokus berkegiatan,” sambung Sindung tentang muasal penghapusan penugasan pada PPSMB Pionir 2023.

Peniadaan penugasan, masih dari Sindung, juga selaras dengan semangat ke-pionir-an. “Para peserta tahun ini dikondisikan untuk lebih kreatif di kelas dan kegiatan lainnya tanpa ada drive dari penugasan,” begitu katanya.

Perubahan ini dirasakan oleh Tata, maba yang dua kali ikut PPSMB. Sebelumnya, dia adalah mahasiswa Kedokteran Gigi yang kemudian tes ulang dan masuk di Jurusan Bahasa Inggris Sekolah Vokasi.

“Bahkan di Fakultas pun tidak ada lagi penugasan. Cuma disuruh bawa caping dan asturo untuk bikin formasi,” jelasnya.

Halaman selanjutnya…

Action plan diteruskan dan tetap Antikekerasan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 6 Agustus 2023 oleh

Tags: PPSMB UGMUGM
Ardhias Nauvaly Azzuhry

Ardhias Nauvaly Azzuhry

Magang Mojok

Artikel Terkait

Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO
Kabar

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026
Frugal Living, healing, MOJOK.CO
Sehari-hari

Salah Kaprah soal Healing: Anak Muda Terjebak Keborosan, padahal “Penyembuhan Sejati” Itu Gratis dan Sering Kali Tak Estetik

26 Mei 2026
Usia 68 Tahun Merasa Gaptek dan Tertinggal dari Anak Muda demi Gelar S2, Akhirnya Lulus dengan IPK 3,98 di UGM MOJOK.CO
Sekolahan

Usia 68 Tahun Merasa Gaptek dan Tertinggal dari Anak Muda demi Gelar S2, Akhirnya Lulus dengan IPK 3,98 di UGM

22 Mei 2026
Anak tunggal dari pengusaha toko kelontong diterima di UGM. MOJOK.CO
Sekolahan

Lolos UGM Justru Dilema karena Tak Tega Tinggalkan Ibu untuk Merantau dan Buka Toko Kelontong Sendirian

21 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik MOJOK.CO

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik

3 Juni 2026
Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Derita Bisnis Laundry: Cuan 15 Juta Hilang karena Kebodohan MOJOK.CO

Pengalaman Bisnis Laundry yang Cukup Menyedihkan, Berharap Cuan Besar 15 Juta per Bulan tapi Cuma Dapat 3 Juta: Boncos karena Kebocoran-Kebocoran Sepele

4 Juni 2026
Tempat kerja, Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

3 Juni 2026
Dompet digital selamatkan pedagang UMKM. MOJOK.CO

4 Kiat Pedagang Es Campur dan Roti Kukus yang Tetap Laris di Tengah Situasi Pelik

3 Juni 2026
Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.