Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

Perubahan Nama PPSMB UGM dari Palapa ke Pionir, Apa yang Berbeda?

Ardhias Nauvaly Azzuhry oleh Ardhias Nauvaly Azzuhry
6 Agustus 2023
A A
ppsmb ugm mojok.co

PPSMB UGM 2023 (Hammam Izzudin/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Action plan diteruskan dan tetap Antikekerasan

Hadirnya PPSMB sejak tahun 2012 membawa visi besar tentang penyambutan mahasiswa. “Inisiatornya Pak Pratikno sebagai rektor. Dia ingin momen masuknya mahasiswa itu langsung terasa semangat universitasnya: multidisipliner, akademik, dan tetap menyenangkan,” tutur Hendri.

Dia melanjutkan, sebenarnya PPSMB sebagai pengganti ospek sudah mulai diterapkan sebelum 2012. Namun, Tempo pernah menulis perubahan nama ini sejak 2009. Pelaksanaannya hanya terbatas di tiap fakultas. Selaras dengan laporan Balairung bahwa ospek tingkat universitas dihapuskan sejak 2007.

“Memang begitu. Baru 2012 diadakan kembali di tingkat universitas,” kata Tya yang merupakan alumni Psikologi 2008 sehingga sempat merasakan orientasi hanya di fakultas.

PPSMB 2009 punya komitmen untuk menghapus kekerasan dalam berbagai bentuk. Nyatanya, perubahan tidak instan. “Saat itu, baru namanya saja yang beda, isinya tetap banyak perpeloncoan,” kata Hendri.

Setelah itu, sejak dirombak pada 2012 dan terus disempurnakan, PPSMB terus memegang prinsip antikekerasan.

“Prinsip ini terus berkembang. Beberapa tahun belakangan, kami mengikuti perkembangan tentang kekerasan seksual. Sekarang, isu kesehatan mental sedang kami seriusi, termasuk dengan meniadakan penugasan yang justru jadi beban,” papar Sindung tentang inovasi PPSMB.

Selain itu, kebaruan juga terdapat di “action plan”. Ada kegiatan sosial masyarakat dari tiap gugus PPSMB setelah sesi materi. Sekarang, papar Hendri, wilayah kerja program yang diinisiasi sejak 2018 ini dikhususkan pada kelurahan sekitar UGM yakni: Klitren Lor, Terban, Caturtunggal, dan Condongcatur.

“Ini atas permintaan langsung dari Gubernur,” sambung Sindung, yang menurutnya adalah ide bagus demi keberdampakan kampus di ruang terdekat.

Kebaruan dan konsistensi ini, Sindung menjelaskan, adalah hasil dari evaluasi terus-menerus. Baginya, tidak ada patokan periodisasi tentang perubahan, termasuk nama kegiatan.

“Tahun ini hanya transisi. Tahun depan, namanya hanya ‘Pionir’ saja. Sedang kita godok bersama tentang kegiatan yang lebih mengedepankan inisiatif,” cetusnya memberi bocoran PPSMB tahun depan.

Penulis: Ardhias Nauvaly Azzuhry
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA PPSMB UGM, Satu-satunya Kegiatan Orientasi Maba Tanpa Keterlibatan BEM

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

 

 

 

Iklan

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Agustus 2023 oleh

Tags: PPSMB UGMUGM
Ardhias Nauvaly Azzuhry

Ardhias Nauvaly Azzuhry

Magang Mojok

Artikel Terkait

Perjuangan masuk UGM.MOJOK.CO
Sekolahan

Kehilangan Ayah Menjelang SNBT, Kini Berhasil Kuliah Gratis di UGM Meski Harus Belajar di Rumah Sakit

23 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO
Urban

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
kuis rempah rempah
Kabar

Merawat Muruah Rempah Nusantara lewat Riset Genetika

2 Juli 2026
Mila lulusan Fapet UGM. MOJOK.CO
Sekolahan

Dobrak Keraguan Perempuan Tak Pantas Jadi Peternak, Alumnus Fapet UGM Ini Berhasil Raih Rp700 Juta di Tuban

29 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lolos SBM Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan jual Tiramisu. MOJOK.CO

Seporsi Kemenangan usai Ayah Tiada: Jualan Tiramisu di Saparua sejak Remaja agar Bisa Sekolah hingga Tembus SBM ITB

3 Agustus 2026
Karnaval sound horeg getarkan Jawa Timur tiap Agustusan. Dosa jariah di balik gengsi antardesa, dalih selawatan, hingga perputaran ekonomi di bawah MOJOK.CO

Jatim Bergetar Tiap Agustusan: Dosa Jariah Sound Horeg di Balik Gengsi Antardesa hingga Selawatan Sambil Berjoget Seksi

3 Agustus 2026
Malaysia dekat ke gerbang negara maju. Indonesia negara apa? (Unsplash)

Malaysia kian dekat ke gerbang negara maju, kalau Indonesia makin dekat ke gerbang apa bes?

4 Agustus 2026
Lahir di lingkungan NU tapi justru menemukan kedamaian di Muhammadiyah. MOJOK.CO

Tumbuh di Desa dengan Tradisi Keagamaan yang Kental, Saya Justru Menemukan Kedamaian di Muhammadiyah dengan Rasionalitasnya

3 Agustus 2026
Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja MOJOK.CO

Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja

5 Agustus 2026
Seporsi kekalahan anak laki-laki pekerja swasta di Surabaya: merasa gagal karena kerja gaji kecil pas-pasan, tak kunjung sanggup ringankan beban orang tua di masa tua MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Anak Laki-laki: Kerja Ngoyo tapi Masih Begini-begini Saja, Tak Sanggup Ringankan Beban Ortu di Masa Tua

3 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.