Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

Perbandingan Lama Studi Mahasiswa UGM dan UNY, Dua Kampus Negeri Terbesar di Jogja

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
17 April 2023
A A
Perguruan tinggi kalimantan selatan dan kampus kalsel. MOJOK.CO

Ilustrasi perguruan tinggi (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – UGM dan UNY merupakan dua kampus negeri terbesar di Jogja. Dua kampus ini juga memiliki lokasi yang relatif berdekatan.

Salah satu penanda bahwa dua kampus ini menyandang predikat kampus negeri terbesar di Jogja adalah banyaknya jumlah mahasiswa. Menurut Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PPDIKTI), mahasiswa UGM saat ini berjumlah 57.642 sedangkan UNY berjumlah 28.427.

Banyaknya mahasiswa UGM juga dipengaruhi jumlah program studi yang cukup melimpah yakni 290. Sementara itu, UNY yang dahulu merupakan Institut Kependidikan dan Ilmu Keguruan (IKIP) Yogyakarta memiliki 137 program studi pada 2023.

Perubahan status dari IKIP menjadi UNY terjadi pada 1999. Perubahan itu berdasarkan Keputusan Presiden RI No 93 Tahun 1999. Hal ini turut membuat mandatnya sebagai perguruan tinggi semakin meluas. Termasuk bertambahnya program studi.

Secara usia, UGM juga lebih tua ketimbang UNY. UGM berdiri sejak 19 Desember 1949 sedangkan UNY menyusul pada 21 Mei 1964. Saat ini, keduanya sama-sama memiliki akreditasi unggul sehingga banyak menarik minat calon mahasiswa.

Perbandingan lama studi UGM dan UNY

Secara rasio lulusan, mahasiswa S1 UGM sedikit memiliki rasio lebih tinggi di angka 84,56 persen. Sedangkan UNY rasio lulusannya berada di angka 82,85 persen.

Namun jika menilik rata-rata lama studi dua kampus ini, ternyata UNY lebih unggul ketimbang tetangganya. Terkhusus untuk jenjang S1 di mana mahasiswa UNY memiliki rata-rata lama studi selama 4,56 tahun.

UGM untuk jenjang S1 memiliki rata-rata lama studi selama 4,63 tahun. Sedikit lama ketimbang UNY. Meski begitu untuk jenjang lain, rata-rata lama studi mahasiswa UGM lebih cepat.

Pada jenjang D3, UGM memiliki rata-rata studi selama 3,41 tahun sedangkan UNY 3,49 tahun. Jenjang S2 UGM juga lebih cepat yakni 2,41 tahun sedangkan UNY memiliki rata-rata 2,76 tahun. Hal yang sama juga terjadi untuk jenjang S3, mahasiswa doktoral UGM punya rata-rata durasi lulus 4,86 tahun sedangkan UNY 5,27 tahun.

Namun, selain lama studi, perguruan tinggi memberikan perhatian agar lulusan cepat terserap oleh dunia kerja. Setiap tahun, ada lebih dari satu juta mahasiswa lulus kuliah. Pada 2022 lalu, Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikburistek RI mencatat ada 1,842,528 mahasiswa dari beragam jenjang yang lulus.

Saat ini, serapan lulusan di dunia usaha dan industri menjadi salah satu variabel penting bagi akreditasi. Aspek mahasiswa dan lulusan merupakan salah satu dari tujuh standar penting dalam akreditasi perguruan tinggi.

Penulis: Hammam Izzuddin
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Cerita Janu, Alumnus UNY yang Jualan Sayur di Sleman Usai S2 di Inggris dan tulisan menarik lainnya di kanal Kilas.

 

Terakhir diperbarui pada 17 April 2023 oleh

Tags: Kampus di JogjaUGMUGM dan UNYuniversitasuny
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

pahlawan pertama di uang rupiah mojok.co
Kabar

Rupiah Melemah Bikin Kelas Menengah Makin Susah: Gaji Tak Kemana-mana, tapi Biaya Hidup Terus Melonjak

11 Juni 2026
Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO
Kabar

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026
Frugal Living, healing, MOJOK.CO
Sehari-hari

Salah Kaprah soal Healing: Anak Muda Terjebak Keborosan, padahal “Penyembuhan Sejati” Itu Gratis dan Sering Kali Tak Estetik

26 Mei 2026
Usia 68 Tahun Merasa Gaptek dan Tertinggal dari Anak Muda demi Gelar S2, Akhirnya Lulus dengan IPK 3,98 di UGM MOJOK.CO
Sekolahan

Usia 68 Tahun Merasa Gaptek dan Tertinggal dari Anak Muda demi Gelar S2, Akhirnya Lulus dengan IPK 3,98 di UGM

22 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Catatan Dokter tentang Jalan Lintas Sumatera: Jangan Jadikan Jalinsum Jalur Cepat Menuju Liang Kubur MOJOK.CO

Catatan Dokter tentang Jalan Lintas Sumatera: Jangan Jadikan Jalinsum Jalur Cepat Menuju Liang Kubur

15 Juni 2026
Menunggu Jogja Punya Sirkuit Balap Motor Permanen MOJOK.CO

Menunggu Jogja Punya Sirkuit Balap Motor Permanen

15 Juni 2026
Solusi agar lansia di Indonesia tidak rentan miskin tanpa dana pensiun untuk putus siksaaan finansial sandwich generation MOJOK.CO

Lansia Indonesia Rentan Miskin Tanpa Dana Pensiun bikin Anak Muda Tersiksa Finansial Jadi Sandwich Generation, Harus Diputus

11 Juni 2026
Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon.MOJOK.CO

Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon

15 Juni 2026
Harga Pertamax Naik Lagi, dan Kali Ini Kita Tidak Boleh Diam dan Pasrah Lagi

Harga Pertamax Naik Lagi, dan Seperti Biasa, Kelas Menengah Jadi Korban, Lagi dan Lagi

10 Juni 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) imbau masyarakat sambut baik petugas sensus ekonomi dari BPS MOJOK.CO

Imbauan ke Warga Jateng kalau Ada Petugas Sensus Ekonomi Datang, Penting untuk Program Ekonomi Masyarakat

15 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.