Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

4 Perbedaan Program Diploma dengan Sarjana

Kenia Intan oleh Kenia Intan
2 Maret 2023
A A
perbedaan diploma dan sarjana mojok.co

Ilustrasi topi toga (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Selama ini program diploma masih kalah populer daripada sarjana. Padahal pendidikan tinggi ini bisa menjadi pilihan bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.

Diploma adalah salah satu program yang penyelenggaranya adalah pendidikan vokasi. Melansir Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi 54/2018 tentang Penyelenggaraan Program Diploma dalam Sistem Terbuka pada Perguruan Tinggi, pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang menyiapkan lulusannya memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu sampai dengan sarjana terapan (D4). Tidak sebatas program diploma, pendidikan vokasi juga bisa berkembang menjadi program magister terapan hingga program doktor terapan.

Asal tahu saja, pendidikan di Indonesia terbagi menjadi tiga jenis yaitu pendidikan akademi, pendidikan vokasi, dan pendidikan profesi/ seorang ahli. Pendidikan vokasi memang kurang populer jika kita membandingkan dengan pendidikan akademi yang menawarkan program sarjana dan pascasarjana. Melansir laman resmi Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi pendidikan vokasi minim ada lirik karena kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

Pendidikan vokasi mulai menjadi sorotan pada periode kedua Presiden Joko Widodo. Hal ini berbarengan dengan munculnya Peraturan Presiden (Perpres) 82/2019 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Perubahan paling terlihat bisa kita lihat dari hadirnya Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi sebagai salah satu unit utama (unit eselon I) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sedikit catatan, lulusan SMA dan sederajat hanya bisa melanjutkan ke program diploma dan program sarjana. Mereka tidak bisa melanjutkan ke pendidikan profesi karena pendidikan tinggi ini hanya bisa lanjut setelah program sarjana. Pendidikan profesi menyiapkan mahasiswa dalam pekerjaan yang memerlukan persyaratan keahlian khusus.

Lalu apa yang membedakan diploma dengan sarjana?

#1 Kurikulum

Kurikulum di program diploma lebih menekankan pada praktik daripada teori, perbandingannya sekitar 60:40. Perbandingan ini berkebalikan dengan program sarjana yang lebih menekankan teori daripada praktik.

Perbedaan kurikulum ini berkaitan dengan tujuan pendidikannya. Pendidikan vokasi berorientasi pada kerja. Oleh karenanya, program ini melatih peserta agar memiliki kemampuan dan keahlian siap bekerja. Berbeda dengan pendidikan akademik dalam hal ini sarjana yang harapannya mampu mengamalkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penalaran ilmiah.

#2 Gelar yang didapat

Program diploma terbagi dalam empat jenjang yaitu Diploma Satu (D1) alias Ahli Pratama, Diploma Dua (D2) alias Ahli Muda, Diploma Tiga (D3) alias Ahli Madya, dan Diploma Empat (D4) alias Sarjana Terapan yang setara dengan strata satu di program sarjana.

Sementara lulusan program sarjana akan mendapatkan gelar Sarjana Strata-1 alias S1. Gelar S1 berbeda-beda tergantung  program studi yang ditempuh. Contohnya, Sarjana Kedokteran (S.Ked.), Sarjana Hukum (S.H.),  Sarjana Pendidikan (S.Pd.).

#3 Waktu pendidikan relatif lebih singkat

Melansir Stekom.ac.id, waktu pendidikan vokasi relatif lebih singkat dibanding sarjana. Jangka waktu pendidikan vokasi antara 1-4 tahun, tergantung jenjang yang dipilih. D1 memerlukan waktu setahun, D2 kurang lebih dua tahun, D3 memerlukan tiga tahun, dan D4 untuk empat tahun. Apabila menempuh program sarjana, mahasiswa memerlukan waktu paling cepat 3,5 tahun untuk S1.

#4 Jenjang pendidikan lebih lanjut

Pendidikan vokasi juga menyediakan program magister terapan dan doktor terapan bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan setelah D4 atau sarjana terapan. Sementara mereka yang telah menyelesaikan program sarjana bisa melanjutkan ke pascasarjana yang terdiri atas program magister (S2) dan doktor (S3).

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 6 Program Studi D4 UGM yang Sepi Peminat

Terakhir diperbarui pada 2 Maret 2023 oleh

Tags: D4DiplomasarjanaSarjana TerapanSekolah Vokasi
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Sarjana Jogja Tanpa Nurani: Fenomena Buang Anabul Setelah Wisuda MOJOK.CO
Tajuk

Sarjana Jogja Tanpa Nurani: Fenomena Buang Anabul Setelah Wisuda

4 Mei 2026
Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja MOJOK.CO
Esai

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja

20 April 2026
kuliah, wisua, sarjana di desa.MOJOK.CO
Sekolahan

Jadi Sarjana di Desa, Bangga sekaligus Menderita: Dituntut Bisa Segalanya, tapi Juga Tak Dihargai Tetangga dan Dicap “Beban Keluarga”

15 April 2026
Gen Z kerja di desa untuk merawat ibu. MOJOK.CO
Urban

Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia

10 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Melalui Seminar Literasi di Pesta Buku Jogja, IKAPI DIY dorong Yogyakarta jadi Ibu Kota Buku UNESCO karena punya ratusan penerbit MOJOK.CO

Jogja dan Produksi Pengetahuan Lewat Ratusan Penerbit Buku, Modal Jadi Ibu Kota Buku UNESCO

16 Mei 2026
Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO

Kos Induk Semang: Tempat Terbaik buat Mahasiswa Irit dan Kenyang, tapi Menyimpan Sisi Lain yang Bikin Penghuninya Tak Nyaman

13 Mei 2026
bapak-bapak nongkrong.MOJOK.CO

Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

11 Mei 2026
Nasihat rezeki dan keuangan dari ibu-ibu penjual angkringan di Jogja yang bisa haji 2 kali MOJOK.CO

Wejangan Rezeki dan Uang dari Ibu Penjual Angkringan, Membalik Logika Ekonomi Anak Muda yang Anxiety in this Economy

11 Mei 2026
Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi MOJOK.CO

Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi

13 Mei 2026
Deni mahasiswa berprestasi dari UGM berkat puisi. MOJOK.CO

Balas Budi ke Ibu yang Jual Cincin Berharga lewat Ratusan Puisi hingga Diterima di UGM Berkat Segudang Prestasi

14 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.