Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

10 Sekolah Kedinasan yang Paling Ramai dan Sepi Peminat

Kenia Intan oleh Kenia Intan
22 Maret 2023
A A
sekolah kedinasan mojok.co

Ilustrasi sekolah kedinasan (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO –  Sudah menjadi rahasia umum kalau sekolah kedinasan menjadi incaran lulusan SMA/sederajat ketika melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. Pasalnya, sekolah ini menjamin lulusannya langsung mendapatkan pekerjaan sebagai pegawai negeri alias Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Sekolah kedinasan merupakan perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh lembaga pemerintah. Sebenarnya ada banyak lembaga pemerintah yang berafiliasi dengan perguruan tinggi, namun hanya beberapa yang menawarkan ikatan dinas.

Lembaga pemerintah yang dimaksud adalah Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Perhubungan, Badan Pusat Statistik, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Badan Intelijen Negara, Badan Siber dan Sandi Negara.

Melansir dari berbagai sumber, ada ratusan ribu pendaftar sekolah ini di tahun 2022. Padahal daya tampungnya yang tersedia hanya ada 7.080 formasi. Kuota itu tersebar pada 30 sekolah ikatan dinas yang mana 22 di antaranya dinaungi oleh Kementerian Perhubungan. 

Melihat angka tersebut, tidak mengherankan persaingan memperebutkan kursi di sekolah ini begitu ketat. Terutama di sekolah kedinasan favorit. Mojok sudah merangkum dari berbagai sumber sekolah kedinasan dengan peminat paling tinggi:

Politeknik Keuangan Negara/STAN (Kementerian Keuangan)

Jumlah pendaftar: 35.409
Kuota: 750
Selektivitas: 1 banding 47,21

Institut Pemerintahan Dalam Negeri/IPDN (Kementerian Dalam Negeri) 

Jumlah pendaftar: 32.175
Kuota: 1.230
Selektivitas: 1 banding 26,15

Politeknik Statistika STIS (Badan Pusat Statistik)

Jumlah pendaftar: 20.602
Kuota: 500
Selektivitas: 1 banding 41,20

Politeknik Imigrasi/Poltekim (Kementerian Hukum dan HAM)

Jumlah pendaftar: 13.017
Kuota: 300
Selektivitas: 1 banding 43,39

Politeknik Ilmu Pemasyarakatan/Poltekip (Kementerian Hukum dan HAM)

Jumlah pendaftar: 12.091
Kuota: 300
Selektivitas: 1 banding 40,30

Selain persaingan yang ketat itu, terdapat beberapa sekolah kedinasan yang sepi peminat sehingga selektivitasnya cenderung rendah. Kebetulan, sekolah kedinasan ini seluruhnya dikelola oleh Kementerian Perhubungan 

Politeknik Pelayaran/Poltekpel Sorong

Jumlah pendaftar: 111
Kuota: 48
Selektivitas: 1 banding 2,3

Politeknik Pelayaran/Poltekpel Barombong

Jumlah pendaftar: 129
Kuota: 48
Selektivitas: 1 banding 2,6

Politeknik Pelayaran/Poltekpel Sulawesi Utara

Jumlah pendaftar: 130
Kuota: 48
Selektivitas: 1 banding 2,70

Iklan

Politeknik Pelayaran/Poltekpel Banten

Jumlah pendaftar: 134
Kuota: 48
Selektivitas: 1 banding 2,79

Akademi Penerbangan Indonesia (API) Banyuwangi

Jumlah pendaftar: 152
Kuota: 48
Selektivitas: 1 banding 3,16

Perkiraan keketatan persaingan atau selektivitas di atas memang tidak dapat menggambarkan persaingan sekolah kedinasan di 2023 ini. Namun perkiraan persaingan itu setidaknya bisa menjadi pertimbangan bagi calon pendaftar. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Mengenal STIN, Sekolah Kedinasan Milik BIN

Terakhir diperbarui pada 24 Maret 2023 oleh

Tags: ASNjurusankuliahMahasiswaPNSsekolah kedinasan
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Bukber, ASN, kantor.MOJOK.CO
Sehari-hari

Ikut Bukber Kantor di Acara ASN Itu Bikin Muak: Isinya Orang Cringe dan Seksis yang Bikin Risih, tapi “Haram” Buat Ditolak

22 Februari 2026
kuliah di austria, rasisme.MOJOK.CO
Edumojok

Kuliah di Austria Bikin Kena Mental: Sistem Pendidikannya Maju, tapi Warganya “Ketus” dan Rasis

20 Februari 2026
Tabungan penting, tapi mahasiswa Jogja yang masih harus irit demi makan kesulitan menabung
Sehari-hari

Tabungan Itu Penting, Tapi Mahasiswa Jogja yang Masih Harus Gali Lubang Tutup Lubang Demi Makan Mana Bisa

10 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO
Sosok

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z photobox di Tugu Jogja

Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO

27 Februari 2026
Rasa Sanga (1): Sunan Gresik Membawa Masuk Islam ke Jawa Lewat Dapur dan Semangkuk Bubur Harisah MOJOK.CO

Rasa Sanga (1): Sunan Gresik Membawa Masuk Islam ke Jawa Lewat Dapur dan Semangkuk Bubur Harisah

23 Februari 2026
Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri MOJOK.CO

Rela Melepas Status WNI karena “Technical Stuff” di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri

27 Februari 2026
Minyak Jelantah Warga Jogja Kini Dibeli Pertamina Rp5.500 Per Liter, Cek 10 Titik Tukarnya! MOJOK.CO

Minyak Jelantah Warga Jogja Kini Dibeli Pertamina Rp5.500 Per Liter, Cek 10 Titik Tukarnya!

23 Februari 2026
Suzuki S-Presso Mobil Tidak Menarik, tapi Tetap Laku MOJOK.CO

Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

26 Februari 2026
Sisi Gelap AI dan Ancaman Imperialisme Digital ala 'Big Tech' MOJOK.CO

Sisi Gelap AI dan Ancaman Imperialisme Digital ala ‘Big Tech’

25 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.