Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Gedung DPR “Di-Sniper”, Peluru Nyasar Lubangi Jilbab Staf DPR

Redaksi oleh Redaksi
16 Oktober 2018
A A
Peluru-nyasar-kena-Gedung-DPR-MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Senin siang, pukul 14.20 WIB menjadi waktu-waktu yang mencekam di Gedung DPR RI. Peluru nyasar mampir di gedung wakil rakyat tersebut.

Penembakan terjadi di dua ruang kerja anggota DPR dari Fraksi Gerindra dan Golkar. Tepatnya di ruang kerja Brigjen (Purn) Wenny Waraow (Gerindra) dan Bambang Heri Purnama (Golkar).

Lewat penuturan Wenny Waraow, kita bisa mendapatkan gambaran peristiwa yang berlangsung sangat singkat namun sangat mencekam itu. Siang itu, beliau sedang menerima dua tamu, seorang polisi dan seorang pendeta bernama Heski Roring. “Saya ada di ruangan, ada tamu saya dua orang. Tiba-tiba bunyi tembakan, di atas kepala saya pelurunya,” ungkap Wenny.

Pendeta Heski Roring juga menceritakan peristiwa peluru nyasar yang bikin menahan napas itu. “Saya kan lagi asyik ngobrol-ngobrol dengan Pak Wenny Warouw. Ngobrol-ngobrol gitu tiba-tiba sudah ada tembakan. Pletak. Desing. Mungkin satu jengkal dari kepala saya. Saya langsung ngomong “Pak Jenderal tiarap ini tembakan”. Puji Tuhan saya bisa selamat,” kata pak pendeta.

Saat itu, Pendeta Heski Roring duduk tepat di depan Wenny Warouw dan peluru nyasar datang dari arah belakangnya. “Peluru dari arah kiri atas. Pokoknya rambut saya ini terangkat juga. Mungkin kalau saya tinggi duduknya, paling kena juga. Telinga saya berdengung. Tapi Puji Tuhan masih selamat.”

Peluru nyasar juga mampir di ruang kerja Bambang Heri Purnama dari Fraksi Golkar. Bahkan, peluru nyasar itu melubangi jilbab salah satu staf. Ketua MKD DPR Sufmi Dasco Ahmad sudah meninjau tempat peluru nyasar di Lantai 13 Gedung Nusantara I DPR. Dasco juga menemui staf yang jilbabnya berlubang karena peluru nyasar. “Untung enggak kena kepalanya.”

Bisa dibayangkan kengerian yang terjadi dalam waktu yang sesaat itu. Peluru nyasar hampir melukai orang-orang yang berada di dalam Gedung DPR.

Tim Labfor dari kepolisian sudah merapat ke dalam ruangan untuk memeriksa proyektil yang lengket di plafon. Perbakin sendiri juga sempat melakukan pengecekan ke dalam ruangan. Setelah memeriksa, ditemukan fakta bahwa peluru nyasar itu berasal dari senapan jenis sniper. Proyektilnya berukuran besar. Untung saja tidak ada korban jiwa dari peluru nyasar ini.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta beserta tim Labfor, Inafis, dan Identifikasi, setelah mendapatkan laporan, langsung olah TKP di ruang kerja Bambang Heri Purnama di lantai 13 gedung Nusantara I, tepatnya ruang 1313.

Setelah memeriksa ruang Bambang Heri, polisi bergerak ke ruang kerja Wenny. Lubang di kaca, jarak, arah peluru, titik masuk, dan arah pantul peluru diperiksa. Arah peluru dinyatakan sejajar dengan lapangan tembak latihan Perbakin.

Setelah memeriksa beberapa anggota Perbakin, polisi mengamankan satu orang berinisial “I”. Setelah itu, polisi langsung membawa “I” ke Polda Metro untuk pemeriksaan lebih lanjut. Anggota “I” harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. (yms)

 

 

Iklan

 

Terakhir diperbarui pada 15 Oktober 2018 oleh

Tags: dprJilbabpeluru nyasar
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Jurusan Ilmu Politik di UHO mengecewakan. MOJOK.CO
Kampus

Nekat Kuliah Jurusan Ilmu Politik di Kampus Akreditasi B, Berujung Menyesal Tak Dengar Nasihat Ortu

3 Oktober 2025
UI kampus perjuangan tapi BEM-nya kini terbelah. MOJOK.CO
Catatan

UI sebagai Kampus Perjuangan Kini Terbelah dan Hilang Taringnya, Tak Saling Mendukung dan Searah

4 September 2025
Komentar seorang pedagang cendol lulusan SMK terhadap kenaikan gaji DPR. MOJOK.CO
Ragam

Rintihan Pedagang Cendol di Jakarta, Kerja Mati-matian Hanya Dapat Upah Kecil demi “Menggaji” DPR agar Hidup Sejahtera

28 Agustus 2025
Seandainya Punya Gaji Rp104 Juta seperti para DPR, Ini yang Akan Saya Lakukan Mojok.co
Pojokan

Seandainya Punya Gaji Rp104 Juta seperti para DPR, Ini yang Akan Saya Lakukan

23 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Biar Nggak Mogok atau Korsleting, Ini 4 Hal yang Haram Dilakukan Saat Modif Motor.MOJOK.CO

Biar Nggak Mogok atau Korsleting, Ini 4 Hal yang Haram Dilakukan Saat Modif Motor

3 Juli 2026
MLSC, Yogyakarta.MOJOK.CO

Redemsi Yogyakarta All Stars, Menolak Pulang Lebih Awal

26 Juni 2026
Jalan Lintas Sumatra Dibuat untuk Mengangkut Kekayaan ke Jawa: Tempat Lahirnya Shinobi Kriminal Jalinsum MOJOK.CO

Jalan Lintas Sumatra Dibuat untuk Mengangkut Kekayaan ke Jawa: Tempat Lahirnya Shinobi Kriminal Jalinsum

1 Juli 2026
FGD “Di Balik Ruang Redaksi: Medianomics, Kuasa Kepemilikan, dan Masa Depan Jurnalisme” inisiasi Telkom University Purwokerto. Membincangkan masa depan industri media jurnalisme di era AI dan kuasa kepemilikan MOJOK.CO

Diskusi Soal Industri Media dan Masa Depan Jurnalisme: Beranjak dari Keresahan Lama ke Menjawab Tantangan Baru

1 Juli 2026
Banyak Sekolah Menahan Ijazah Siswa, Masalah Sistemik yang Bisa Hancurkan Masa Depan Anak.MOJOK.CO

Banyak Sekolah Menahan Ijazah Siswa, Masalah Sistemik yang Bisa Hancurkan Masa Depan Anak

3 Juli 2026
Modus judi online makin canggih. MOJOK.CO

Marak Akun Spam Berkedok Foto Wanita, Waspada Promosikan Judi Online Tanpa Sengaja

3 Juli 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.