Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Para Pejabat Bermain Ketoprak, Ribuan Warga Padati Titik Nol

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
5 Desember 2022
A A
pejabat diy maen ketoprak mojok.co

Para pejabat tampil dalam pentas ketoprak di pelataran Monumen Serangan Umum 1 Maret, Titik Nol Km pada Sabtu (3/12/2022) malam.(yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Apa yang dilakukan para pejabat di Yogyakarta nampaknya jadi perhatian masyarakatnya. Sebut saja dalam pentas ketoprak bertajuk “Rukun Agawe Santoso, Crah Agawe Bubrah” di pelataran Monumen Serangan Umum 1 Maret, Titik Nol Km pada Sabtu (3/12/2022) malam yang dipadati ribuan penonton.

Para penonton asik melihat akting para pemain ketoprak yang didominasi pejabat di Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DIY bersama para seniman Yogyakarta. Mulai Pj Walikota Yogyakarta, Bupati Gunung Kidul, Kapolda DIY, Kepala Dinas Pariwisata hingga Rektor UGM dan rohaniawan berhasil menghibur penonton.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, inisiator pementasan ketoprak hadir langsung di lokasi dengan istri GKR Hemas. Selain itu Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X juga hadir bersama istri GKBRAy Paku Alam.

Cerita ketoprak berdurasi sekitar dua jam sengaja dipilih tentang kontestasi dan politik uang membuat ketoprak ini jadi menarik untuk dilihat. Rohaniawan Romo Banar yang berperan sebagai Jaya Sudarga dihasut oleh Mingun yang diperankan Dalijo Angkring.

Dalijo meminta Jaya Sudarga maju menjadi calon lurah. Mingun mempertemukan Jaya dengan tiga orang yang bersedia mendanainya seperti Dirga yang diperankan oleh Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Amir yang diperankan Bupati Gunungkidul Sunaryanta dan Tarjo yang diperankanKepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo. Mereka membagikan uang tunai di dalam amplop kepada Jaya Sudarga lewat Mingun untuk mendapatkan suara dari warga.

Sang sutradara, Bambang Paningron mengungkapkan, pentas ketoprak kali ini memang cukup istimewa. Para pejabat sebagai pemain menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk menghindari politik uang pada Pemilu 2024 mendatang.

“Tema ini dipilih agar masyarakat menghindari politik uang,” jelasnya.

Sementara Sri Sultan mengungkapkan pentas ketoprak tersebut dapat dinikmati seluruh elemen masyarakat tanpa kecuali. Sultan mengaku baru pertama kali menonton ketoprak di kawasan sumbu filosofi tersebut.

“Saya juga baru pertama kali menyaksikan ketoprak di tempat ini. Ketoprak ini tidak sekadar ketoprak, yang dipentingkan bukan karena main dan bahasanya bagus. Namun bagaimana para pemain bisa membangun dan dekat dengan publik. Saya harap pendekatan dengan publik ini sesuatu yang penting karena pelakunya adalah beberapa pejabat di DIY,” paparnya.

Sultan berharap pesan-pesan perdamaian yang disampaikanlah para pemain sangat penting. Karenanya tahun depan Pemda DIY rencananya kembali menggelar pentas yang sama.

“Semoga seluruh pemain merasa nyaman, tahun depan ada lagi. Kita bisa hayati bersama. Yang penting ini bagaimana pemain bisa membangun kedekatan dengan publik. Harapannya, di Jogja ini pejabat bisa berinteraksi dengan masyarakatnya,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Dari Siswa hingga Swasta, DIY Donasi Rp1,54 Miliar untuk Korban Gempa Cianjur

Terakhir diperbarui pada 5 Desember 2022 oleh

Tags: ketoprakpejabatpejabat diyPemda DIY
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Marwoto: Stand Up Comedian Itu Cerdas-Cerdas, Ngolah Bahannya Cepat
Video

Marwoto: Stand Up Comedian Itu Cerdas-Cerdas, Ngolah Bahannya Cepat

22 November 2024
Ruas Jalan Gedongan - Klangon, Jalan Horor di Sleman yang Memakan Korban Jiwa Ibu Muda MOJOK.CO
Ragam

Ruas Jalan Gedongan-Klangon, Jalan Pencabut Nyawa di Sleman yang Memakan Korban Jiwa Ibu Muda

5 Februari 2024
korban tanah kas desa menanti kejelasan mojok.co
Hukum

Korban Tanah Kas Desa Menanti Kejelasan, Pembangunan Properti Mangkrak

6 September 2023
penutupan tpst piyungan diperpanjang mojok.co
Sosial

Pemda DIY Perpanjang Penutupan TPST Piyungan, Kota Jogja Manfaatkan Nitikan jadi TPST 3R

5 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Riset, Peneliti, Guru Besar Abal-Abal.MOJOK.CO

Sekte “Pemuja Kargo” di Ekosistem Kampus Indonesia yang Mencetak Peneliti Palsu dan Ilmuwan Abal-Abal

3 Juni 2026
ilustrasi sepeda klaten.MOJOK.CO

Belajar Makna “Paseduluran” dari Penjual Onthel Lawas yang Sudah Tiga Dekade Hidup dari Pit Kebo

2 Juni 2026
logika ekonomi orang desa.MOJOK.CO

Yang Perlu Kamu Tahu dan Kamu Lakukan di Tengah Kelesuan Ekonomi Saat Ini

29 Mei 2026
Adegan horor tiap awal bulan di kehidupan dewasa. Gajian ludes seketika karena kebutuhan MOJOK.CO

Awal Bulan di Kehidupan Dewasa Itu Horor: Setelah Gajian Gaji Langsung Ludes di Kalkulator

2 Juni 2026
Rasyiid, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah UMSURA yang sisihkan uang untuk modal usaha MOJOK.CO

Sisihkan Uang Beasiswa KIP Kuliah buat Modal Usaha, Kuliah Sambil Topang Ekonomi Keluarga hingga bikin Ibu Bangga

2 Juni 2026
tren olahraga kalcer.MOJOK.CO

Tren dan FOMO Olahraga “Kalcer” yang Mahal Lahir karena Minimnya Fasilitas Publik di Perkotaan

29 Mei 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.