Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Orang Dekat Amien Rais: Malu 3 Kali Lipat Kalau Gabung Jokowi

Redaksi oleh Redaksi
4 Juli 2019
A A
amien rais dan jokowi MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Waketum PAN mengungkapkan bahwa partainya akan merapat ke Jokowi. Namun, orang dekat Amien Rais meragukan pernyataan Waketum PAN itu.

Koalisi Indonesia Adil dan Makmur resmi dibubarkan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menggugurkan gugatan pasangan Prabowo dan Sandiaga Uno atas dugaan kecurangan di Pilpres 2019. Setelah resmi dibubarkan, Prabowo mempersilakan para partai pendukungnya untuk memilih jalan politik masing-masing.

Iklan

Beberapa menyatakan akan tetap berada di luar pemerintahan Jokowi dan Ma’ruf Amin. Menjadi oposisi adalah pilihan yang nampaknya sudah mantap diambil beberapa partai tersebut. Di antaranya adalah Gerindra dan PKS. Selain kedua partai tersebut, keputusan akan masuk ke dalam koalisi Jokowi masih menjadi perdebatan hangat.

Salah satu partai di mana para elitenya terbelah adalah Partai Amanat Nasional (PAN). Sesepuh mereka, Amien Rais, dan beberapa anggota Dewan Pembina, masih konsisten merapat ke Prabowo. Dengan kata lain, mereka ingin PAN tetap berada di luar pemerintahan. Namun, beberapa elite ingin PAN masuk ke dalam pemerintahan Jokowi.

Adalah Viva Yoga Mauladi, Waketum PAN, yang mengungkapkan bahwa mayoritas pengurus partai yang ketika berdiri dideklarasikan oleh beberapa tokoh seperti Amien Rais, Goenawan Mohammad, dan Rizal Ramli itu ingin bergabung ke koalisi Jokowi.

Masih sepenuturan Viva, Ketum PAN saat ini, Zulkifli Hasan, sudah menggelar pertemuan dengan sekitar 30 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW). Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa poin. Antara lain, pertama, PAN harus berbenah diri. Kedua, PAN perlu berkonsolidasi. Ketiga, mendampingi masyarakat. Keempat, masuk ke dalam pemerintahan Jokowi.

Namun, Dradjad Wibowo, orang dekat Amien Rais, meragukan pernyataan Viva. Menurut Drajad, banyak anggota DPW yang ingin PAN berada di luar pemerintahan.

“Saya sangat menyangsikan pernyataan tersebut karena, jika bertemu secara pribadi, banyak pimpinan DPW yang sejujurnya lebih senang PAN konsisten di luar pemerintahan. Untuk DPD di kota dan kabupaten, malah lebih banyak lagi yang bersikap seperti itu,” kata Dradjad seperti dikutip oleh Detik.

Bahkan, Dradjad, anggota Dewan Kehormatan dan dekat dengan Amien Rais itu mengaku malu sampai tiga kali lipat apabila PAN bergabung ke dalam koalisi pemerintahan.

“Salah satu alasannya, mereka tidak sanggup menatap wajah pemilih di daerah jika ditanya mengapa PAN politiknya zig-zag. Mereka khawatir pemilih marah. Saya malu sebenarnya dengan kengototan sebagian pengurus DPP PAN masuk koalisi Pak Jokowi. Malunya tiga kali lipat.”

Memang, Pak Dradjad, antara malu dan mau itu beda tipis. Mungkin anggotanya malu, tapi mau atau mau tetap masih malu-malu untuk segera tegas menentukan sikap.

(yms)

Terakhir diperbarui pada 4 Juli 2019 oleh

Tags: Amien Raisjokowipanprabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Caruban—sebagai ibu kota dari Madiun—barangkali terkesan tidak bagus-bagus amat. Tapi bikin jatuh hati lewat hal-hal sederhana MOJOK.CO

Caruban Madiun Memang Tidak Bagus-bagus Amat, Tapi bikin Jatuh Hati Lewat Hal-hal Sederhana

13 Juli 2026
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyerahkan hibah daerah ke ormas, tempat ibadah, dan para seniman MOJOK.CO

Hibah Pemkab Sleman untuk Ormas, Tempat Ibadah, dan Seniman: Serahkan Ratusan-Miliaran Juta untuk Dioptimalkan

10 Juli 2026
Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala.MOJOK.CO

Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala

13 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
SSB MAS merawat bibit-bibit muda sepak bola Kota Jogja meski dari Lapangan Minggiran yang tidak rata MOJOK.CO

SSB Tertua di Kota Jogja Merawat Bibit-bibit Muda Meski dari Lapangan Bola Tidak Rata

11 Juli 2026
Anak-anak bermain bola di Pelataran Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja. MOJOK.CO

Ketika Lapangan Hijau Berbayar Kalah Mewah dengan Paving Gratis Masjid Kauman

11 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.