Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Nuansa Budaya Jawa Warnai Upacara Hari Jadi ke-219 Kabupaten Klaten

Redaksi oleh Redaksi
28 Juli 2023
A A
Nuansa Budaya Jawa Warnai Upacara Hari Jadi ke-219 Kabupaten Klaten. MOJOK.CO

Seluruh pesertaUpacara HUT Klaten ke-219 mengenakan pakaian bernuansa lurik. (Dok. Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Aksi teatrikal mewarnai Upacara Hari Jadi ke-219 Kabupaten Klaten, Jumat (28/7/2023). Seluruh tamu undangan dan peserta upacara mengenakan busana bernuansa lurik.

Upacara tersebut sekaligus menjadi puncak rangkaian Hari Jadi ke-219 Kabupaten Klaten. Bupati Klaten Sri Mulyani bertindak sebagai pimpinan upacara, dan diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), serta masyarakat. 

Puncak peringatan hari jadi ini dibalut dengan nuansa budaya Jawa. Hal itu terlihat dari ribuan peserta dari berbagai unsur mengikuti upacara mengenakan pakaian adat berupa surjan dan kebaya lurik ATBM (alat tenun bukan mesin). Adapun instruksi upacara hingga amanat pimpinan upacara, disampaikan dalam bahasa Jawa.

Dalam upacara tersebut, seratan hadeging Kabupaten Klaten atau sejarah berdirinya Kabupaten Klaten dibacakan oleh Ketua DPRD, Hamenang Wajar Ismoyo. 

Disampaikan, sebagai wilayah yang memiliki tanah subur sejak periode kerajaan Hindu-Budha, membuat banyak pihak tertarik. Termasuk Pemerintah Kerajaan Belanda hingga menjadikannya sebagai bagian dari pusat pemerintahannya saat berada di Nusantara. Fragmen teatrikal mewarnai pembacaan sejarah berdirinya Kabupaten Klaten.

HUT Klaten usung tema Saiyeg Saeka Praya

Sementara itu, Bupati Sri Mulyani menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang ikut memeriahkan rangkaian peringatan hari jadi ke-219 Kabupaten Klaten, baik yang mengikuti secara langsung maupun daring. 

Aksi teatrikal di Upacara HUT ke-219 Kabupaten Klaten. MOJOK.CO
Aksi teatrikal di Upacara HUT ke-219 Kabupaten Klaten. (Istimewa)

Menurutnya terlibatnya masyarakat dalam rangkaian hari jadi merupakan bentuk andil masyarakat dalam membangun daerah. Hal ini merupakan pengejawantahan tema hari jadi tahun ini, Saiyeg Saeka Praya

“Alhamdulillah inilah Saiyeg Saeka Praya, bersatu bersama untuk gotong royong untuk Klaten semakin maju, mandiri dan sejahtera. Kami butuh doa, butuh support, kami butuh kerjasamanya untuk membawa Klaten ini semakin hebat dan semakin maju dan rakyatnya semakin sejahtera,” ungkapnya.

Turut hadir dalam upacara tersebut, pimpinan dan perwakilan dari kabupaten/kota se-Solo Raya serta mantan Bupati Klaten dan beberapa tamu undangan lain. Di antaranya hadir secara langsung, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Paiman Raharjo.

Dalam kegiatan tersebut turut disampaikan sejumlah penghargaan yang berhasil diraih. Di antaranya penghargaan pembangunan kependudukan dan keluarga berencana Satya Lacana Wira Karya, Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima tahun berturut-turut dari BPK RI, hingga Piala Adipura.

“Capaian-capaian ini harus menjadi motivasi untuk dipertahankan dan terus ditingkatkan, demi kemajuan pembangunan daerah,” papar Sri Mulyani. (*)

BACA JUGA 5 Alasan yang Bikin Betah Tinggal di Klaten, dari Biaya Hidup Murah hingga Banyak Hamparan Sawah

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2023 oleh

Tags: klatenlurik
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO
Sosok

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO
Eksplor

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
Truk sampah di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO
Bidikan

Mengais Asa di TPA Troketon, Benteng Terakhir Penghidupan Warga Klaten

10 Juli 2026
manfaat program WiFi gratis bagi pedagang sekaligus warga Klaten. MOJOK.CO
Eksplor

Memanfaatkan WiFi Gratis di Sejumlah Titik Klaten: Meski Harus Berebut, Tetap Jadi Solusi Alternatif saat Paket Data Habis

10 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring.MOJOK.CO

Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring

12 Juli 2026
Anak-anak bermain bola di Pelataran Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja. MOJOK.CO

Ketika Lapangan Hijau Berbayar Kalah Mewah dengan Paving Gratis Masjid Kauman

11 Juli 2026
SSB MAS merawat bibit-bibit muda sepak bola Kota Jogja meski dari Lapangan Minggiran yang tidak rata MOJOK.CO

SSB Tertua di Kota Jogja Merawat Bibit-bibit Muda Meski dari Lapangan Bola Tidak Rata

11 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.