Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Sederet Menteri Jokowi yang Mendapatkan Penghargaan Internasional

Redaksi oleh Redaksi
16 April 2018
A A
menteri jokowi
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ada banyak parameter yang bisa digunakan untuk mengukur bagus atau tidaknya kinerja seorang menteri, salah satunya adalah melalui penghargaan yang didapat atas kinerja yang dicapai selama menjabat sebagai menteri.

Nah, dalam hal ini, Jokowi sebagai nakhoda kabinet kerja rasanya patut berbangga diri, sebab ada beberapa menterinya yang ternyata mendapat cukup banyak penghargaan internasional. Sebab, selain sebagai bentuk prestasi atas kinerja kementerian, hal tersebut juga cukup membuktikan bahwa Jokowi tidak salah memilih menteri.

Iklan

Sepanjang kabinet kerja berjalan, setidaknya, sudah ada tiga menteri Jokowi yang mendapatkan penghargaan internasional.

Pertama ada nama Basuki Hadimuljono, Menteri PU dan Perumahan Rakyat ini menderima penghargaan International Lifetime Contribution Award 2017 dari Japan Society of Civil Engineers (JSCE) atas kinerjanya yang dinilai berhasil mengawal pembangunan insfrastruktur yang merata di seluruh Indonesia.

Sebelum mendapatkan penghargaan dari JSCE, Basuki Hadimuljono juga mendapatkan penghargaan dari Asean Federation Engineering Organization(AFEO) kategori AFEO Distinguished Honorary Fellow atas pembangunan proyek-proyek infrastruktur yang dianggap punya dampak signifikan terhadap lingkungan.

Setelah itu, nama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Tak tanggung-tanggung, menteri yang suka menenggelamkan kapal asing ini mendapatkan penghargaan Seafood Champion Award dalam acara Seaweb Seafood Summit pada Juni 2017 di Seattle, Amerika Serikat.

Sebelumnya, Susi juga mendapatkan penghargaan Peter Benchley Ocean Awards dan penghargaan Leaders for a Living Planet dari World Wildlife Fund (WWF).

Ketiga penghargaan ini didapat Susi atas kinerja cemerlangnya sebagai Menteri kelautan dan Perikanan yang yang dianggap berhasil menerapkan regulasi pemberantasan penangkapan ikan ilegal.

Yang paling terkini, ada sosok Menteri Keuangan Sri Mulyani. Ia dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik di Asia Pasifik Tahun 2018 versi majalah keuangan, FinanceAsia, pada April 2018. Sri Mulyani dianggap berhasil memanfaatkan kesempatan kemajuan ekonomi global untuk mereformasi struktur keuangan pada 2017.

Sebelumnya, Sri Mulyani juga menerima Penghargaan Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award) di World Government Summit yang diselenggarakan di Dubai, Uni Arab Emirates, pada Februari 2018.

Tiga menteri dari kalangan profesional di atas adalah sosok-sosok yang memang menguasai bidang kementerian masing-masing. Tak heran jika kemudian kinerjanya cemerlang dan sukses mendapatkan penghargaan internasional.

Yah, andai saja semua menteri diambil dari kalangan profesional, bukan dari kalangan partai, pasti akan lebih banyak lagi menteri Jokowi yang mendapatkan penghargaan internasional.

Tapi ya bagaimana mungkin. Lha kalau semua profesional, trus nanti partai dapat apa? Dapat hikmahnya?

Eh, Btw, Mbak Puan apa kabar, ya?

Iklan

 

Terakhir diperbarui pada 16 April 2018 oleh

Tags: jokowikabinetMenterisri mulyaniSusi Pudjiastuti
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Purbaya Hendak Selamatkan Petani, tapi Malah Dijegal (Rokok Indonesia:Ekosaint)
Pojokan

Niat Mulia Purbaya Mencegah Kematian Industri Tembakau Malah Dihalangi, Sementara Aksi Premanisme Sri Mulyani Memeras Keringat Petani Dibela

1 Oktober 2025
Sebaiknya Kita Berhenti Menganggap Guru Itu Profesi Mulia, agar Mereka Bisa Digaji Jauh Lebih Layak
Pojokan

Sebaiknya Kita Berhenti Menganggap Guru Itu Profesi Mulia, agar Mereka Bisa Digaji Jauh Lebih Layak

4 September 2025
sri mulyani, guru beban negara.MOJOK.CO
Ragam

Video Sri Mulyani soal “Guru Beban Negara” Memang Hoaks, tapi Isinya adalah Fakta

21 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dikira Komunis tapi Fasih Baca Al-Qur’an: Dilema Anak Masyumi Baca Karl Marx di Filsafat UGM MOJOK.CO

Dikira Komunis tapi Fasih Baca Al-Qur’an: Dilema Anak Masyumi Baca Karl Marx di Filsafat UGM

29 Juni 2026
Mahasiswa Unair kuliah di Polandia, Eropa dengan beasiswa pertukaran pelajar dari Erasmus. MOJOK.CO

Jalan-jalan ke 6 Negara di Eropa dengan Beasiswa Erasmus, Mahasiswa Unair Ini Dapat Pembelajaran Berharga dari Sekadar Belajar Musik

24 Juni 2026
Final Essay Contest Beswan Djarum: Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis dan Tawarkan Solusi Isu Sosial MOJOK.CO

Final Essay Contest Beswan Djarum: Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis dan Tawarkan Solusi Isu Sosial

25 Juni 2026
Derita memelihara dan menyayangi kucing sepenuh hati di desa. Anabul dianggap hewan goblok MOJOK.CO

Sulitnya Memelihara dan Menyayangi Kucing di Desa: Dianggap Aneh dan Nggak Guna, Anabul Hadapi Hinaan dan Racun Tetangga

24 Juni 2026
Wisata air Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah akan dikembangkan. Ada investasi dari Cilacap hingga Jepang MOJOK.CO

Rawa Pening Kabupaten Semarang bakal Jadi Wisata Unggulan Jateng, Tawarkan Rumah Makan Apung-Keramba

25 Juni 2026
Gen Z, membaca, buku.MOJOK.CO

Gen Z di Indonesia, Generasi Paling Aktif Membaca tetapi Paling Tak “Terliterasi”

24 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.