Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Luar Negeri

Pohon Hackberry di Film Extraordinary Attorney Woo akan Dijadikan Monumen Nasional Korea

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
26 Juli 2022
A A
pohon hackberry mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pohon hackberry di drama Netflix Extraordinary Attorney Woo menarik perhatian publik. Otoritas warisan budaya di Korea Selatan pada Senin (25/7) mempertimbangkan akan memberi status monumen nasional pada pohon tersebut.

Pohon hackberry yang diperkirakan berusia 500 tahun tersebut terletak di desa kecil dekat kota Changwon yang jaraknya 398 kilometer di selatan Seoul. Administrasi Warisan Budaya (CHA) Korea mengatakan mereka berencana untuk melakukan penyelidikan di lokasi pohon untuk meninjau nilai budaya berdasarkan bentuk dan usia. Sebelumnya, pohon tersebut sudah ditetapkan sebagai pohon yang dilindungi pada tahun 2015.

“Kami akan melakukan peninjauan nilai budaya pohon itu, termasuk sejarah dan status pertumbuhannya, dan mempertimbangkan apakah akan ditetapkan sebagai monumen alam,” kata seorang pejabat CHA yang meminta tidak disebutkan namanya kepada Yonhap, dikutip Selasa (26/7).

Keputusan terkait peninjauan nilai budaya pohon ini rencnanya akan berlangsung dua hingga tiga bulan mendatang. Pohon hackberry ini punya ketinggian 16 meter, kedalaman akar 6,8 meter, dan lebar tajuk hingga 27 meter.

Saat ini, terdapat dua pohon hackberry yang ditetapkan sebagai monumen alam di Korea Selatan, yaitu pohon hackberry Hwangmokgeun di Yecheon dan hackberry Sudong-ri di Gochang.

Saat ini pohon hanckberry jadi perhatian karena muncul dalam film Extraordinary Attorney Woo. Drama yang meraih perhatian penonton Indonesia ini mendapat peniaian 9.2/10 di IMDb.

Serial Extraordinary Attorney Woo yang dirilis tahun 2022 berkisah tentang seorang pengacara bernama Woo Young-woo (Park Eung-bin), yang brilian dan memiliki ingatan yang luar biasa. Tetapi ia tidak memiliki keterampilan sosial dan empati karena memiliki spektrum autisme.

Sebagai pengacara pemula di sebuah firma hukum, Woo berusaha untuk memenangkan berbagai kasus. Dalam sebuah episode, Woo memenangkan kasus dengan melawan pengembang dan melindungi pohon hackberry di Sodeok-dong untuk ditetapkan sebagai monumen alam.

Selain Woo Young-woo, drama ini juga diwarnai peran Lee Junho (Kang Tae-oh), Jong Myeong-seok (Kang Ki-young),  Dong Geurami (Joo Hyun-young), Choi Su-yeon (Yoon-kyeongHa), Kim Hwa-young (Shin Ha-young), dan sejumlah pemeran menarik lainnya.

Penulis: Hammam Izzudin
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 5 Drama Korea Netflix Bertema Hukum yang Memecahkan Kasus Seru

Terakhir diperbarui pada 26 Juli 2022 oleh

Tags: darama korea netflixdrama koreaextraordinary attorney wookorea selatanpohon hackberry
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Dracin bukan sekadar kisah cinta lebay. MOJOK.CO
Ragam

Kisah Cinta “Menye-menye” ala Dracin bikin Hidup Perempuan Dewasa Lebih Berbunga dari Luka Masa Lalu yang Menyakitkan

6 Januari 2026
Kerja sama Pemprov Jawa Tengah dan Korea Selatan di bidang pendidikan yakni beasiswa kuliah. MOJOK.CO
Kilas

Pemprov Jawa Tengah Bakal Kasih Beasiswa Kuliah ke Korea Selatan untuk 100 Siswa, Hasil Kerja Sama dengan Universitas Seowon

27 Agustus 2025
Tinggalkan Probolinggo untuk kerja di Korea Selatan demi bantu Ibu. Dapat cuan gede malah dituduh tetangga jual diri MOJOK.CO
Ragam

Nekat Kerja di Korea Selatan demi Bantu Ibu, Dapat Cuan Gede Malah Dituduh Tetangga Jual Diri hingga Tak Mau Pulang Lagi

17 Juni 2025
Kim Soo Hyun, Skandal Pedofil Menjadi Sisi Gelap Korea Selatan MOJOK.CO
Esai

Ketika Oppa Kesayanganmu Terseret Kasus Pedofil: yang Perlu Dipetik dari Skandal Kim Soo Hyun

13 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri.MOJOK.CO

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri

17 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Kisah sebuah desa di Kebumen, Jawa Tengah, yang bangkit dari kemiskinan MOJOK.CO

Cerita Desa di Kebumen Bangkit dari Kemiskinan: Punya Rumah Layak Huni, Modal Usaha, hingga Pengembangan Peternakan

14 Juli 2026
Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala.MOJOK.CO

Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala

13 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.