Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Logo Universitas Terbuka: Mencermin Semangat Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh

Tsaniatuz Zulfa oleh Tsaniatuz Zulfa
3 Oktober 2023
A A
Logo Universitas Terbuka MOJOK.CO

Logo Universitas Terbuka mencerminkan pendidikan terbuka dan jarak jauh (ut.ac.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Universitas Terbuka menerapkan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh. Konsep yang berbeda dari perguruan tinggi lain di Indonesia itu tercermin dalam logo Universitas Terbuka.

Dalam menyelenggarakan perkuliahan, Universitas Terbuka (UT) menerapkan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh. Semangat pendidikan terbuka berarti Universitas Terbuka bisa diakses oleh setiap warga negara, tidak dibatasi oleh usia dan masa belajar. Semangat pendidikan terbuka tadi dibarengi dengan pendidikan jarak jauh. Konsep ini memudahkan bagi siapa saja untuk mendapat akses pendidikan tanpa batas waktu dan tempat.

Kendati menerapkan sistem pendidikan yang berbeda daripada perguruan tinggi-perguruan tinggi lain,  Universitas Terbuka tetap menjadi pilihan bagi banyak orang. Ini tidak terlepas dari peringkat universitas yang terus merangkak naik. Berdasar catatan terbaru Webometrics,  UT menempati peringkat 60 di Indonesia dan 4.256 di dunia.

Selain peringkatnya yang terus merangkak, UT menawarkan program studi (prodi) yang lengkap. Universitas Terbuka kini membuka 43 prodi yang terdiri atas 32 program sarjana, 2 program diploma, 7 program magister, dan 2 program doktor. Prodi-prodi itu bernaung dalam empat fakultas, yakni Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dan Fakultas Sains dan Teknologi (FST).

Ternyata, semangat Universitas Terbuka menawarkan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh sudah sejak lama tercermin dalam logo UT. Sedikit gambaran, secara garis besar logo UT terdiri dari tiga bentuk yakni lingkaran, pena, dan buku terbuka. Sementara warnanya ada biru tua, kuning, dan abu-abu.

Makna logo Universitas Terbuka

Di sisi atas, logo universitas terbuka berbentuk lingkaran yang menggambarkan parabola terbagi dalam lima bagian. Bentuk ini ternyata melambangkan dua hal. Pertama, dasar/falsafah Indonesia yakni Pancasila. Kedua, sifat/cara penyampaian pengajaran melalui media komunikasi yang terjangkau untuk seluruh wilayah Indonesia.

Kemudian di bagian tengah lingkaran itu terdapat pena mengarah ke bawah tepat di tengah-tengah buku yang terbuka. Gambar pena ini melambangkan semangat belajar secara mandiri, pendidikan, dan ilmu pengetahuan. Adapun buku terbuka yang terdiri atas tiga garis melambangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dilihat dari warnanya, logo universitas terbuka terdiri atas tiga warna yakni biru tua, kuning, dan abu-abu. Biru tua mencerminkan kepercayaan, kebijaksanaan, kestabilan, dan kematangan berpikir dalam mengambil keputusan. Warna biru tua dalam logo UT mempresentasikan nilai integritas (Integrity) dari Universitas Terbuka sebagai sebuah lembaga pendidikan. Ini selaras dengan logo UT yang telah berdiri dan terpercaya selama lebih dari 25 tahun.

Adapun warna kuning dalam logo UT mencerminkan imajinasi, kreativitas, kebahagiaan, kegembiraan, kehangatan, dan optimisme. Warna ini ingin menunjukkan bahwa UT menghargai dan mendukung kreativitas dan dinamisme setiap individu di dalamnya.

Di bagian bawah logo terdapat semburat abu-abu yang mencerminkan modernitas, masa depan, keamanan, dan kepandaian. Warna ini mempresentasikan nilai modern dari Universitas Terbuka yang memanfaatkan segala bentuk teknologi untuk menjembatani proses belajar mengajar jarak jauh.

Ternyata logo Universitas Terbuka benar-benar memikirkan keunikan dan semangat universitasnya. Kalian mulai tertarik berkuliah di Universitas Terbuka? Informasi lebih lanjut mengenai universitas ini dapat kunjungi langsung laman resminya di https://www.ut.ac.id/.

Penulis: Tsaniatuz Zulfa
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Informasi Lengkap Kantor Regional Universitas Terbuka di Seluruh Indonesia
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 3 Oktober 2023 oleh

Tags: klslogo universitas terbukalogo utuniversitas terbukaUT
Tsaniatuz Zulfa

Tsaniatuz Zulfa

Lulusan filsafat yang tidak hobi memikirkan hal-hal rumit

Artikel Terkait

Alumnus UT Dapat Cuan dari Tren Foto Newspaper Photobooth di Jalan Tunjungan Surabaya. MOJOK.CO
Sosok

Alumnus UT Buka Bisnis Foto ala Newspaper di Jalan Tunjungan, Satu Cetak Hanya Rp5 Ribu tapi Untungnya Bisa Sejuta dalam Sehari

25 Maret 2026
Lulusan UT, Universitas Terbuka.MOJOK.CO
Edumojok

Diremehkan karena “Cuma” Lulusan UT, Tapi Bersyukur Nasib Lebih Baik daripada S1-S2 PTN Top yang Menang Gengsi tapi Nganggur

3 Maret 2026
Kuliah online di universitas terbuka: meski tak ngampus tapi dirancang serius untuk mudahkan mahasiswa, meski diserang hacker MOJOK.CO
Edumojok

Kuliah Online di Universitas Terbuka (UT): Meski Tak Ngampus tapi Tak Asal-asalan, Sering Diserang Hacker tapi Tak Mempan

23 Februari 2026
Kuliah di Universitas Terbuka (UT) menjadi pilihan yang disyukuri oleh Gen Z. Meski diremehkan tapi dapatkan jawaban konkret untuk kebutuhan MOJOK.CO
Edumojok

Kuliah di Universitas Terbuka (UT), Meski Diremehkan tapi bikin Gen Z Bersyukur karena Beri Jawaban Konkret untuk Kebutuhan

18 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kereta eksekutif murah selamatkan saya dari neraka kereta ekonomi. MOJOK.CO

Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

1 April 2026
Perjuangan UTBK SNBT demi lolos universitas terbaik di Semarang (Universitas Diponegoro alias Undip). Numpang di masjid hingga andalkan makan dari warga saat kelaparan MOJOK.CO

UTBK SNBT Modal Nekat dan Keberuntungan demi Undip: Tak Bawa Uang, Numpang Tidur di Masjid-Bergantung Makan dari Warga saat Kelaparan

30 Maret 2026
Stres menyeimbangkan pekerjaan sampingan dan pekerjaan kantoran karena side hustle

“Side Hustle” Bisa Hasilkan Hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja

1 April 2026
Kerja WFH - WFA dengan kantor di Jakarta Barat. Awalnya enak karena slow living, ternyata menjebak MOJOK.CO

Tergiur Kerja WFH WFA karena Tampak Enak dan Slow Living tapi Ternyata Menjebak: Gaji, Skill, dan Karier Mentok

27 Maret 2026
Pintu timur Stasiun Tugu Jogja, titik keberangkatan kereta api terbaik dibandingkan Stasiun Lempuyangan

Dibanding Stasiun Lempuyangan, Saya Lebih Pilih Stasiun Tugu Jogja yang Mahal dan Ramai asal Tak Harus Menahan Emosi Menunggu Jemputan

27 Maret 2026
Kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) diajar dosen absurd. Mata kuliah (matkul) apa yang diajar apa. Fokus mengharamkan dan mengkafirkan pihak lain MOJOK.CO

Diajar Dosen “Absurd” saat Kuliah UIN: Isi Matkul Paksa Sesatkan dan Mengafirkan, Ujian Akhirnya Praktik Wudu yang Berakhir Nilai C

29 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.