Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

KPK Ungkap Banyak Kasus Korupsi Melibatkan Keluarga, Kok Bisa?

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
2 November 2022
A A
korupsi keluarga mojok.co

Ilustrasi koruptor (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kasus korupsi masih saja terus saja terjadi di Indonesia. Bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut, banyak pelaku yang melibatkan keluarga dalam kejahatan luar biasa tersebut.

Berdasarkan data KPK, lembaga antirasuah tersebut berhasil menangkap 1.444 pelaku tindak pidana korupi selama 18 tahun terakhir, terhitung sejak 2004 hingga Juli 2022. Dari jumlah tersebut, sebanyak 128 orang diantaranya merupakan perempuan atau keluarga dari pelaku utama.

“Berdasarkan analisa kita, pelaku korupsi tidak hanya pejabat saja tapi melibatkan keluarga bahkan sudah sama-sama melakukan, ironisnya lagi melibatkan anaknya,” ungkap Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Kumbul Kuswijanto Sudjadi usai membuka Bimtek Keluarga Berintegritas di Yogyakarta, Rabu (02/11/2022).

Dari berbagai kasus korupsi yang ditemukan, KPK mencatat banyak kaum perempuan atau para ibu yang tidak tahu menahu asal uang yang didapatkannya dari suami. Mereka bahkan tidak menanyakan asal uang pemberian suaminya.

Ketidakjujuran suami pada keluarga dalam kasus korupsi pun sangat tinggi. Hanya sekitar 6 persen suami istri yang secara jujur menyampaikan uang yang didapatnya pada pasangannya.

Karenanya upaya mengantisipasi terjadinya korupsi dari tingkat keluarga menjadi sangat penting. Upaya membangun integritas bisa dimulai dari lembaga yang paling kecil, yakni keluarga.

“Kalau kita ingin memberantas korupsi mulai dari diri sendiri. Kalau keluarga sudah saling mengingatkan, peduli, antikorupsi diharapkan keluarga yang lain demikian,” ungkapnya.

Keterlibatan keluarga, menurut Kumbul sangat penting dalam mencegah korupsi. Sebab dari merekalah upaya membangun kesadaran untuk tingkat di atasnya bisa lebih mudah dilakukan.

“Kalau sudah keluarga antikorupsi, akan membentuk desa antikorupsi, kabupaten dan seterusnya kalau kita ingin Indonesia bebas korupsi kita mulai dari keluarga,” tandasnya.

Sementara Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengungkapkan Pemda terus mengontrol sistem untuk mengantisipasi terjadinya korupsi serta melakukan reformasi birokrasi. Hal ini dilakukan berkaca dari munculnya kasus suap yang melibatkan mantan wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti beberapa waktu lalu.

“Kan pejabat di provinsi tahu semua, [bagi] pelanggar hukum, kami tidak pernah akan membantu apalagi menyediakan pembela dan sebagainya. Itu urusan pribadi yang merusak struktur yang ada,” paparnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Belajar dari Korea Selatan, Ini yang Dilakukan Pejabat dan Polisi Setelah Tragedi Itaewon

Terakhir diperbarui pada 2 November 2022 oleh

Tags: korupsiKPKpolitik dinasti
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat MOJOK.CO
Esai

Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat 

11 Mei 2026
Bupati dan Walikota yang Korupsi Itu Lebih dari Sekadar Mengerikan MOJOK.CO
Tajuk

Bupati dan Wali Kota yang Korupsi Itu Lebih dari Sekadar Mengerikan

13 April 2026
OTT Wali Kota Madiun
Kabar

Warga Madiun Dipaksa Elus Dada: Kotanya Makin Cantik, tapi Integritas Pejabatnya Ternyata Bejat

20 Januari 2026
korupsi bikin buruh menderita. MOJOK.CO
Kabar

Korupsi, Pangkal Penderitaan Buruh dan Penghambat Penciptaan Lapangan Kerja

9 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Peluncuran program pendidikan koperasi (perkoperasian) untuk sekolah-sekolah yang dipelopori Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) MOJOK.CO

Jawa Tengah Bikin Pendidikan Koperasi di Sekolah: Bekal Kewirausahaan dan Alternatif Lapangan Kerja untuk Gen Z-Gen Alpha

5 Juni 2026
Nestapa Anjing di Jogja: Dibuang Sarjana yang Baru Wisuda atau Jadi Sengsu di Atas Meja MOJOK.CO

Nestapa Anjing di Jogja: Dibuang Sarjana yang Baru Wisuda atau Jadi Sengsu di Atas Meja

8 Juni 2026
Sejumlah titik ruas jalan rusak di Jawa Tengah (Jateng) dapat perbaikan di 2026 MOJOK.CO

Jalan Rusak di Jawa Tengah Dapat Perbaikan di 2026: Rusak Berat Diprioritaskan, Pengerjaan Dilarang Asal-asalan

5 Juni 2026
Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

10 Juni 2026
Ide Usaha Minyak Jelantah: Kotor, tapi Untung Jutaan per Bulan MOJOK.CO

Bisnis Pengepul Minyak Jelantah: Ide Usaha yang Nggak Populer tapi Bisa Untung Jutaan per Bulan

9 Juni 2026
Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara MOJOK.CO

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara

5 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.