Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Kala Koperasi Jadi Penyangga Ekonomi Rakyat Kecil di Semarang, Ada Modal Usaha dan Beromzet Besar

Redaksi oleh Redaksi
18 Oktober 2025
A A
Koperasi Merah Putih di Kota Semarang jadi penyangga ekonomi akar rumput MOJOK.CO

Koperasi Merah Putih di Kota Semarang jadi penyangga ekonomi akar rumput. (Pemkot Semarang)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Wali Kota Semarang, Agustina WIlujeng, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gudang Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (17/10/2025).

Agustina menyebut, peletakan batu pertama itu sebagai wujud dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan melalui gerakan koperasi. Kegiatan tersebut juga merupakan simbol dimulainya pembangunan Koperasi Merah Putih secara serentak di seluruh Indonesia.

Seperti diketahui, program Koperasi Merah Putih ini merupakan program nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Tujuannya untuk memperkuat perekonomian masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“Hari ini, kita melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama, groundbreaking ceremony Gudang KKMP di Kelurahan Sampangan. Ini sebagai langkah strategis untuk menghidupkan dan memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus menggerakkan potensi lokal di seluruh wilayah Kota Semarang,” ujar Agustina dalam sambutannya hari itu.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meletakkan batu pertama pembanguna Koperasi Merah Putih MOJOK.CO
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meletakkan batu pertama pembanguna Koperasi Merah Putih. (Pemkot Semarang)

Penyangga ekonomi akar rumput warga Kota Semarang

Agustina mengatakan, pembangunan gudang KKMP di Kelurahan Sampangan akan menjadi pusat logistik yang kuat. Tidak lain untuk mendukung rantai distribusi ketahanan pangan dan penyangga ekonomi masyarakat di akar rumput yang berpihak, berbagi, dan berkeadilan.

Untuk saat ini memang baru satu titik terlebih dahulu. Pendirian gudangnya diperkirakan selesai pada akhir Januari 2026 nanti. Lalu setelahnya berlanjut pada titik-titik lainnya di Kota Semarang.

“Nanti KKMP Kelurahan Sampangan yang akan mengelolanya. Mereka akan menerapkan sewa,ada aktivitas logistik juga. Target (pembangunan) selesai 31 Januari 2026,” jelas Agustina.

Sambutan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, usai meletakkan batu pertama pembanguna Koperasi Merah Putih MOJOK.CO
Sambutan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, usai meletakkan batu pertama pembanguna Koperasi Merah Putih. (Pemkot Semarang)

Agustina membeberkan, pada etape I masing-masing kelurahan di Kota Semarang telah membentuk Koperasi Merah Putih. Dari 177 KKMP ini telah memiliki modal keseluruhan sebesar Rp448 juta dengan lebih dari 4.500 anggota aktif. Bahkan tujuh koperasi telah beroperasi di berbagai bidang dan menghasilkan omset yang tidak sedikit. Tak pelak hal itu membuat Agustina merasa bangga.

Salah satu KKMP yang dinilai berhasil yaitu KKMP di Kelurahan Gedawang. Koperasi tersebut mendapatkan berbagai apresiasi termasuk dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia saat berkunjung langsung ke lokasi.

“Saya melihat di sana (KKMP Kelurahan Gedawang), teman-teman pengurus koperasi kesehariannya tidak hanya melayani pedagang dan pembeli. Tetapi juga menerima kunjungan dan sharing caranya berdagang, baik barang maupun jasa. Saya berharap success story ini bisa menginspirasi KKMP di kelurahan-kelurahan yang lainnya,” ucap Agustina.

Pendampingan Pemkot Semarang untuk menggali potensi bisnis

Lebih jauh, Agustina menyatakan bahwa Pemkot Semarang akan terus mendukung dan mendorong agar model bisnis dari KKMP dapat berjalan secara optimal sesuai dengan potensi bisnis di tiap-tiap kelurahan. Dengan begitu diharapkan tercipta peningkatan ekonomi holistik dari hulu ke hilir yang bisa dirasakan oleh semua orang.

Bentuk dukungan yang akan diberikan Pemkot Semarang yakni dari segi pembiayaan, pelatihan sumber daya manusia (SDM) untuk memastikan penguatan koperasi dan keberlanjutan program, berkolaborasi dengan mitra strategis, memberikan rekomendasi kepada pihak-pihak yang gemar berbagi kepada sesamanya dapat membeli sembako di KKMP kelurahan-kelurahan, hingga mengeluarkan edaran kepada seluruh ASN untuk mendaftarkan diri sebagai anggota koperasi di kelurahannya masing-masing untuk mendongkrak keterbatasan permodalan.

“Kami juga akan memberikan pendampingan kepada KKMP untuk menggali potensi bisnis lainnya agar tidak berhenti pada usaha toko kelontong saja. Misalnya, bisnis sampah, bisnis jasa tur karena Kota Semarang banyak sekali wisatanya, dan lainnya,” beber Agustina.***(Adv)

BACA JUGA: Strategi Kota Semarang Mandiri di Tengah Efisiensi, Biar Tak Selalu Tergantung pada Dana Pusat atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Iklan

 

Terakhir diperbarui pada 25 November 2025 oleh

Tags: koperasikoperasi merah putihkoperasi merah putih semarangkota semarangSemarangwali kota semarang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kisah Bu Ngatimah, pekerja serabutan yang iuran BPJS Ketenagakerjaan miliknya ditanggung ASN Kota Semarang MOJOK.CO
Kilas

Kisah Bu Ngatimah: Pekerja Serabutan di Semarang dapat Fasilitas BPJS Ketenagakerjaan, Iurannya Ditanggung ASN

7 Januari 2026
Kota Semarang coba tak sekadar melawan air untuk atasi banjir MOJOK.CO
Kilas

Kota Semarang Coba Tak Sekadar Melawan Air untuk Atasi Banjir, Tapi Pakai Cara Fisika dan Wanti-wanti Kelalaian Sosial

5 Januari 2026
Refleksi Agustina Wilujeng atas penghargaan yang diborong Kota Semarang sepanjang 2025 MOJOK.CO
Kilas

Refleksi atas Penghargaan yang Diborong Semarang di 2025, Harus Hadir dan Beri Dampak Nyata ke Warga

2 Januari 2026
Wali Kota Agustina Wilujeng berharap pondok pesantren di Kota Semarang makin tertata usai Raperda disahkan MOJOK.CO
Kilas

Pengembangan 300+ Pondok Pesantren di Semarang agar Tak Tertinggal, Bukan Cuma Jadi Pusat Dakwah tapi Juga Pemberdayaan Sosial

31 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Santri penjual kalender keliling dan peminta-minta sumbangan pembangunan masjid meresahkan warga desa MOJOK.CO

Santri Penjual Kalender dan Peminta Sumbangan Masjid Jadi Pengganggu Desa: Datang Suka-suka, Ada yang Berbohong Atas Nama Agama

8 Januari 2026
14 juta pekerja terima gaji di bawah UMP/UMK, sebagian besar dari kalangan lulusan perguruan tinggi (sarjana) MOJOK.CO

Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

9 Januari 2026
Mobilitas bus pariwisata menjadi tantangan tersendiri bagi Kawasan Sumbu Filosofi (KSF) dan tata kelola di Jogja MOJOK.CO

Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata

10 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.