Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jelang Idul Adha, di Kota Jogja dari Kebutuhan 2.200 Ekor Sapi Baru Terpenuhi 46 Ekor

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
15 Juni 2023
A A
Jelang Idul Adha, di Kota Jogja dari Kebutuhan 2.200 Ekor Sapi Baru Terpenuhi 46 Ekor. MOJOK.CO

Pejabat Pemkot Yogyakarta melihat kesiapan pemotongan hewan kurban di RPH Giwangan, Rabu (14/06/2023). (Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ketersediaan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha di Kota Yogyakarta masih minim. Padahal hari raya kurban atau Idul Adha tinggal dua minggu ke depan. Dari kebutuhan sekitar 2.200 ekor sapi dan 3.500 ekor kambing atau domba, belum ada 10 persen ketersediaan hewan kurban yang ada di Kota Yogyakarta.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, ketersediaan ternak di Kota Yogyakarta untuk hewan kurban baru 46 ekor sapi dan 450 ekor kambing atau domba.

Andalkan pasokan dari luar kota

“Ketersediaannya memang sangat kurang. Padahal, biasanya, setiap tahunnya, jumlah permintaan hewan kurban selalu meningkat, ya,” papar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Suyana di sela pengawasan kesehatan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Giwangan, Rabu (14/06/2023).

Karenanya seperti tahun-tahun sebelumnya,Pemkot mengandalkan pasokan ternak dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban masyarakat.

Namun, hewan kurban dari luar kota wajib memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Surat ini sebagai jaminan hewan kurban bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

“Kami berharap, teman-teman pemasok dari luar daerah itu care terhadap SKKH, ya, karena hewannya bakal ke daerah lain,” jelasnya.

RPH bantu potong hewan kurban Idul Adha

Suyana menambahkan, untuk membantu penyembelihan hewan kurban, RPH Giwangan Kota Jogja akan membantu masyarakat. RTH tersebut bisa melakukan pemotongan hewan kurban 75 ekor setiap harinya. 

Untuk pendaftaran pemotongan, masyarakat bisa melakukan pendaftaran langsung ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jogja. Layanan ini terbuka bagi masyarakat secara luas.

“Masyarakat yang tidak punya tempat bisa dipotongkan di tempat kami,” ujarnya. 

Untuk membantu kelancaran penyembelihan, sebanyak 214 petugas siap melakukan pemantauan hewan kurban. Petugas disebar ke 480 lokasi penyembelihan sesuai data yang sudah ada dari tahun sebelumnya. 

“H-1 kami akan terungkap petugas kami untuk ke seluruh tempat penyembelihan hewan kurban,” jelasnya.

Sementara  Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda DIY, Tri Saktiyana meminta agar seluruh elemen masyarakat tetap waspada terkait penyakit hewan. Meksipun kondisinya tidak seperti tahun 2022.

“Terkait kurban agak istimewa karena tahun lalu dihadapkan PMK (penyakit mulut dan kuku, red). Saat ini PMK alhamdulillah reda hampir tak ada namun muncul penyakit baru, LSD. Tetap kita waspadai,” jelasnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

Iklan

BACA JUGA Siapkan Gugatan PTUN, PP Muhammadiyah Tolak Perpanjangan Jabatan KPK

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2023 oleh

Tags: hewan kurbanidhul adha
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

daging kurban mojok.co
Sosial

Jangan Suuzon Dulu, Ini Alasan Ilmiah Daging Kurbanmu Tidak ‘Seenak Itu’

30 Juni 2023
ayam cemani
List

5 Alasan Kenapa Ayam Nggak Bisa Ikut Jadi Hewan Kurban

10 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Tempat kerja, Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

3 Juni 2026
Fitur "Pilih Kursi" di KAI Access terasa percuma karena penumpang di kereta api ekonomi tidak tahu diri MOJOK.CO

Fitur “Pilih Kursi” KAI Access Terasa Percuma, Mau Duduk Nyaman di Kursi Incaran tapi Malah Makin Kesal

8 Juni 2026
Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Ide Usaha Minyak Jelantah: Kotor, tapi Untung Jutaan per Bulan MOJOK.CO

Bisnis Pengepul Minyak Jelantah: Ide Usaha yang Nggak Populer tapi Bisa Untung Jutaan per Bulan

9 Juni 2026
Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.