Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Perfect Strangers dan Malapetaka karena Handphone

Pasthiko Pramudhito oleh Pasthiko Pramudhito
22 Oktober 2022
A A
perfect strangers dan permainan bertukar handphone mojok.co

Ilustrasi perceraian (Ega Fanshuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Serial Perfect Strangers versi Indonesia baru saja tayang hari Kamis (20/10/2022) di Prime Video. Film ini diadaptasi dari film box office Italia dengan judul yang sama pada tahun 2016. Kisahnya tentang permainan handphone yang berubah jadi malapetaka.

Perfect Strangers versi Indonesia disutradarai oleh Rako Prijanto. Para pemainnya melibatkan Vino G. Bastian, Darius Sinathriya, Denny Sumargo, Adipati Dolken, Jessica Mila, Nadine Alexandra, dan Clara Bernadeth.

Film ini memiliki premis yang menarik. Menceritakan tujuh orang sahabat—beberapa diantaranya adalah sepasang suami istri—yang saling bertukar handphone untuk melihat melihat isinya di atas meja makan.

Pada awal permainan berlangsung biasa saja, namun kemudian berubah jadi malapetaka ketika informasi yang seharusnya tak bisa dibagikan kepada siapapun mulai terkuak. Salah satunya adalah permasalahan dalam rumah tangga yang sering kali terjadi.

Salah satu aktor yang bermain di Perfect Strangers, Vino G. Bastian memberikan komentar jika film ini betul-betul mencerminkan masalah rumah tangga yang ada di dunia nyata. Misalnya adalah handphone yang bisa menjadi pemicu perceraian.

“Perceraian karena handphone itu benar-benar terjadi. Kita belum tentu di zona yang aman,” ungkap Vino seperti dikutip dari Fimela.

Apa yang diungkapkan oleh Vino ini ada benarnya juga. Karena Komisioner Komnas Perempuan Nina Nurmala dalam penelitiannya pada tahun 2018 mengatakan bahwa semakin maraknya teknologi seperti handphone dapat menjadi faktor kuat terjadinya perceraian. “Dari penelitian saya, narasumber saya bilang zaman sekarang pasangan saling memegang handphone jadi sibuk dengan dunianya masing-masing,” ujar Nina.

Pun demikian juga dengan beberapa kasus perceraian yang terjadi di kota-kota di Indonesia. Salah satu faktor terbesarnya adalah karena handphone. Alasannya di sana kerap ditemukan hal-hal pribadi yang ketika dibaca oleh pasangan dapat memicu pertengkaran yang bisa berakhir pada perceraian.

Kota yang pernah melaporkan jika handphone dapat menjadi penyebab perceraian adalah Kabupaten Bojonegoro. Pada bulan Februari 2022 terjadi 568 kasus perceraian. Panitera Pengendalian Agama Bojonegoro Sholikhin Jamik mengatakan bahwa 48% kasus perceraian disebabkan oleh handphone yang jadi pemicu terjadinya perselingkuhan.

“Tren baru di Bojonegoro penyebab perselingkuhan 48% adalah karena fasilitas handphone,” ujar Sholikhin dikutip PA Bojonegoro.

Sementara itu, di Lamongan pada tahun 2020, handphone sempat menempati peringkat kedua penyebab perceraian. Menurut Pengadilan Agama Lamongan karena salah satu pasangan terlalu kerajingan berselancar di dunia maya.

Kemudian pada bulan April-Mei 2019, di Kabupaten Sleman terjadi peningkatan 30% kasus perceraian hingga 1.062 kasus. Panitera Muda Gugatan Pengadilan Agama Muslih pun menjabarkan jika handphone juga jadi faktor terbesarnya karena masing-masing saling mengecek handphone pasangannya. Waduh!

Melihat data-data di atas maka semakin menebalkan bahwa handphone—melalui fasilitasnya—seringkali menjadi penyebab keretakan hubungan seseorang bahkan bisa berujung pada perceraian. Film Perfect Strangers jadi relevan karena perkara membuka pesan di handphone seseorang bisa jadi sumber malapetaka.

Penulis: Pasthiko Pramudhito
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Zimbabwe Jadi Negara Pertama di Afrika yang Gunakan Obat Pencegahan HIV

Terakhir diperbarui pada 24 September 2025 oleh

Tags: film indonesiaperceraianperfect strangers
Pasthiko Pramudhito

Pasthiko Pramudhito

Magang Mojok

Artikel Terkait

Dating apps jadi pelarian menemukan pasangan untuk memulai hubungan baru
Lipsus

Mencari Kasih Sayang Semu di Dating Apps, Pelarian dari Kesepian dan Rasa Minder usai Sering Dikecewakan di Dunia Nyata

13 Februari 2026
Sinefil.MOJOK.co
Urban

Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

9 Februari 2026
Film "Surat untuk Masa Mudaku" tayang di Netflix. MOJOK.CO
Catatan

Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

5 Februari 2026
Ribuan istri di Surabaya minta cerai. MOJOK.CO
Ragam

Perempuan Surabaya Beramai-ramai Ceraikan Suami, karena Cinta Tak Lagi Cukup Membayar Tagihan Hidup

30 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Memelihara kucing.MOJOK.CO

Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya

20 Maret 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Suasana Kampung Ramadan Masjid Mlinjon, Klaten. MOJOK.CO

“Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

17 Maret 2026
Lontong dan kangkung, kuliner tua Lasem dalam khazanah suluk Sunan Bonang MOJOK.CO

Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan

21 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.