Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Pecah! Konser Secondhand Serenade di Jogja Sihir Penonton, Bangkitkan Lagi Kegalauan Masa Muda

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
9 Maret 2023
A A
secondhand serenade mojok.co

Penampilan Secondhand Serenade di JNM Bloc Jogja (Krisna Aditya/IG @adt.krisna)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Konser Secondhand Serenade sukses tersaji di Jogja. Para penonton puas atas penampilannya yang menghadirkan “kegalauan” masa muda.

Solois Amerika Serikat John Vesely, atau yang akrab dengan nama panggung “Secondhand Serenade” sukses menggelar konser tunggalnya di JNM Bloc, Jogja, pada Rabu (8/3/2023) malam tadi.

Konser terbatas yang menampilkan musisi rock-akustik ini, diselenggarakan oleh Musicverse yang berkolaborasi dengan Authenticity. Selain di Jogja, rencananya Secondhand juga akan menyapa penggemarnya di Surabaya dua hari berselang pada 10 Maret 2023.

Dalam penampilan selama kurang lebih satu setengah jam ini, Secondhand membawakan 15 lagu andalannya, termasuk “Maybe”, “Awake”, “Your Call”, dan tentunya “Fall For You”.

Meski konser secara terbatas dan tampil dengan full-acoustic, JNM Bloc tetap terdengar riuh dengan sorakan penggemar. Pihak penyelenggara sendiri mencatat, ada sekitar 1.200 tiket terjual dalam acara ini.

Lantas, apa saja yang perlu diketahui dari konser Secondhand Serenade di Jogja ini?

#1 Pengin balikin kenangan masa lalu

Direktur Musicverse selaku promotor konser, Gerhana Banyubiru, menyampaikan bahwa alasannya menampilkan Secondhand Serenade di Jogja adalah karena Indonesia merupakan salah satu basis fans solois asal Amerika itu.

Selain itu, bagi penonton, Gerhana pun sadar bahwa lagu-lagu Secondhand besar di telinga anak-anak muda medio 2010-an—yang sekarang tidak muda lagi. Maka, ia pun ingin mengembalikan memori masa lalu itu.

“Ibarat kata, kita dulu yang jadi ‘remaja galau’ sama-sama merayakan lagu-lagu Secondhand Serenade,” ujar Gerhana, kala ditemui sesaat setelah konser berakhir, Rabu (8/3/2023).

“Kami ingin mengembalikan kenangan itu malam ini,” sambungnya.

#2 Konser yang intim

Secondhand Serenade tampil secara terbatas dengan panggung yang begitu dekat dengan penonton.

Menurut Gerhana, konsep ini memang sengaja dirancang untuk membawa pengalaman yang berbeda kepada penonton. Ia ingin konser ini terasa lebih intim bagi para penggemar Secondand.

“Penampilan malam ini sengaja kita desain dekat dengan penonton,” ujarnya.

“Mungkin, hari ini sudah banyak, ya, konser yang menampilkan banyak line-up, panggung yang besar. Nah, malam kita bawa experience berbeda. Kesannya nggak lihat konser, tapi kita serasa lagi duduk berdua dan nyanyi bareng Secondhand,” sambung Gerhana.

Iklan
secondhand serenade mojok.co
Secondhand Serenade sukses bikin galau penonton di JNM Bloc (Krisna Aditya/IG @adt.krisna)

#3 Sing along di sepanjang 15 lagu

Terbukti, keintiman konser dan lagu-lagu Secondhand Serenade sangat sukses bikin para penggemarnya merayakan masa muda mereka malam tadi. Heni Lestari, misalnya, yang sing-along di hampir semua lagu, merasa “jiwa-jiwa galaunya memberontak” karena konser ini.

Ia mengaku, sudah sejak masa kuliah pada 2010 ia “bertemu” dengan lagu-lagu Secondhand Serenade. Sejak saat itu juga, tembang galau John Vesely terus menemaninya hingga kini, saat ia sudah berkeluarga.

“Rasanya masih sama, suara John masih sama, energi lagu-lagunya masih sama,” ucap perempuan 32 tahun ini.

“Nggak satu pun lagu aku nggak ikut nyanyi tadi. Bikin jiwa galau berontak,” sambungnya.

Secondhand Serenade sendiri tercatat membawakan 15 lagu andalannya. Penampilannya dibuka dengan “Maybe” di lagu pertama, dan ditutup dengan lagu sejuta umat “Fall For You” yang berhasil sihir penonton.

#4 Lagu yang bikin nangis

Pengalaman serupa juga dirasakan Amelinda Swara, yang memang merasakan beberapa lagu Secondhand punya makna mendalam bagi dirinya.

Bahkan, malam tadi, ia rela nyetir Semarang-Jogja pulang-pergi (PP) demi nonton konser idolanya tersebut untuk pertama kalinya.

“Paginya langsung kerja juga nggak masalah,” kata perempuan yang akrab disapa Cut ini.

Sesaat setelah konser berakhir, matanya pun masih sembab, karena ia menangis khususnya di beberapa lagu yang memang punya arti mendalam secara personal.

“Sejak lagu pertama dah feeling deh, ‘duh, nangis ini pasti’. Eh, bener aja pas di lagu ‘Twist in My Story’ langsung mewek soalnya ini lagu yang dulu nemenin aku saat stres masa-masa skripsi dulu, hingga sekarang stres kerja,” sambung perempuan 34 tahun ini.

#5 Bakal balik lagi Indonesia?

Baik Heni maupun Cut, sama-sama berharap idolanya itu bakal kembali ke Indonesia pada tahun-tahun berikunya.

“Jujur puas banget, dan wajib banget buat balik ke Indonesia,” ungkap Cut.

Sementara itu, Gerhana Banyubiru tidak kaget jika suatu saat Secondhand bakal kembali lagi manggung di negara ini. Seperti yang ia sampaikan, Indonesia memang menjadi salah satu basis fans terbesar Secondhand Serenada.

Bahkan, lanjut Gerhana, John Vesely sendiri juga sempat mengakui kalau crowd di Indonesia ini “lebih gila” jika dibanding negara-negara lain yang pernah ia kunjungi.

“Buktinya, malam ini semua nyanyi bareng sejak lagu pertama,” kata Gerhana.

“Ngelihat animonya, aku yakin Secondhand Serenade akan balik lagi ke Indonesia,” sambung dia.

Reporter: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Cherrypop 2023 ‘Swasembada Musik’ Siap Lepas Landas di Bulan Agustus!

Terakhir diperbarui pada 9 Maret 2023 oleh

Tags: KonserMusiksecondhand serenade
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Musisi Tak Lagi Punya Nyali: Saat Lagu Indonesia Kehilangan The Mercy’s, Slank, dan Iwan Fals MOJOK.CO
Esai

Musisi Tak Lagi Punya Nyali: Saat Lagu Indonesia Kehilangan The Mercy’s, Slank, dan Iwan Fals 

15 April 2026
Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO
Esai

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Musik BTS bukan K-Pop. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kisah Pembenci Musik K-Pop yang Hidupnya Terselamatkan oleh Lagu BTS: Mereka Itu Aslinya “Motivator Mental Health”

31 Maret 2026
Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan dan Vita Rilis Video Klip "Rayuanmu" yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!.MOJOK.CO
Hiburan

Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!

9 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga

9 April 2026
Bekerja di Jakarta vs Jogja

Meninggalkan Jogja demi Mengejar Financial Freedom di Jakarta, Berhasil Dapatkan Gaji Besar meski Harus Mengorbankan Kesehatan Mental

13 April 2026
Journaling

Journaling, Ringankan Beban Pikiran dan Perasaan untuk Lebih Berani Menikmati Hidup

13 April 2026
Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Arif Prasetyo, alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta penerima LPDP. MOJOK.CO

Kerap Didiskriminasi Sejak Kecil karena Fisik, Buktikan Bisa Kuliah S2 di UIN Sunan Kalijaga dengan LPDP hingga Jadi Sutradara

13 April 2026
Musisi Tak Lagi Punya Nyali: Saat Lagu Indonesia Kehilangan The Mercy’s, Slank, dan Iwan Fals MOJOK.CO

Musisi Tak Lagi Punya Nyali: Saat Lagu Indonesia Kehilangan The Mercy’s, Slank, dan Iwan Fals 

15 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.