Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Lagi Viral Mental Age Test, Berikut Ini Penjelasan dan Cara Mainnya

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
31 Desember 2022
A A
mental age test mojok.co

Ilustrasi mental age tes.

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Permainan Mental Age Test atau dalam bahasa Indonesia berarti “tes usia mental” akhir-akhir ini sedang viral media sosial, khususnya Facebook. Banyak pengguna telah memainkan gim tersebut dan membagikan hasilnya ke linimasa mereka.

Konsep “usia mental” sendiri sebenarnya bukanlah hal baru. Melansir PsychCentral, istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh ilmuwan Prancis Alfred Binet. Pada 1905, ia mengembangkan tes usia mental yang menjadi fondasi awal dalam pengembangan tes intelligence quotient (IQ) yang banyak digunakan saat ini.

Dalam teori Binet dijelaskan, bahwa tidak jarang seseorang memiliki usia mental yang berbeda dengan usia kronologis (usia asli) mereka. Seperti, banyak ditemukan orang-orang berusia 40 tahun, tapi memiliki usia mental kurang dari 30 tahun, atau sebaliknya. Maka, untuk mengujinya dibutuhkan tes usia mental.

Mental Age Test yang viral baru-baru ini sebenarnya berasal dari situs web Arealme.com. Melalui situs ini, pengguna dapat melakukan simulasi untuk menguji usia mental mereka.

Namun, harus dicatat, bahwa situs ini hendaknya hanya dijadikan hiburan semata. Hal ini mengingat Arealme tidak menjelaskan secara pasti metode yang digunakan dalam membuat pertanyaan dan kesimpulan. Situs ini hanya menyebutkan apabila Mental Age Test berasal dari Jepang.

Selain Mental Age Test yang sedang digandrungi, Arealme juga menyediakan permainan lainnya. Seperti “Siapakah kamu di masa lalu?” atau “Binatang apakah kamu?”, yang menarik untuk dicoba.

Cara main tes usia mental

Melansir Arealme.com, dalam Mental Age Test, pemain bakal diberikan kuis dengan 31 pertanyaan yang berkaitan dengan kepribadian. Pertanyaan itu hanya memiliki tiga opsi jawaban: “iya”, “tidak”, atau “tidak keduanya”.

Setelah menjawab pertanyaan, Arealme bakal memberikan kesimpulan berupa usia mental yang dimiliki pemain. Usia mental sendiri, dikatakan Arealme, merupakan ukuran kemampuan psikologis seseorang berdasarkan jumlah usia.

Misalnya, usia mental yang didapat seseorang adalah 10 tahun, maka ia memiliki kemampuan psikologis mirip seperti anak berusia 10 tahun, terlepas umur terkini dari orang itu. Dari sinilah Mental Age Test menjadi cukup seru untuk dimainkan.

Permainan bisa saja menghasilkan kesimpulan usia mental yang lebih muda atau lebih tua dari umur pemain sebenarnya. Lantas, bagi kalian yang ingin turut memainkan permainan ini, simak cara-cara berikut ini:

  • Kunjungi link Tes Usia Mental ini https://www.arealme.com/mental/id/
  • Kemudian, masukkan umur sebenarnya di kolom yang tersedia (boleh tidak memasukkan).
  • Setelah itu, klik opsi “Mulai”.
  • Jawab setiap pertanyaan yang diberikan.
  • Setelah terjawab semua, kesimpulan usia mental yang dimiliki bakal muncul.
  • Kalian bisa membagikan kesimpulan tersebut ke media sosial seperti Twitter atau Facebook dengan mengetuk opsi “Bagikan”.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Kata Psikolog tentang Tes Usia Mental yang Viral di Media Sosial

Terakhir diperbarui pada 31 Desember 2022 oleh

Tags: mental age testpsikologpsikologites usia mental
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Ibu yang sudah menua sering diabaikan anak
Catatan

Orang Tua yang Menua adalah Ketakutan Terbesar Anak, meski Kita Menolak Menyadarinya

13 Februari 2026
Belajar Bahasa Inggris Cocok untuk Atlet Brain Rot kayak Kamu MOJOK.CO
Esai

Belajar Bahasa Inggris Adalah Tahap Awal untuk Memanusiakan Diri bagi Atlet Brain Rot seperti Saya

10 Juni 2025
Lulus dari UAD, Jogja pindah ke Bangka untuk bangun karier sebagai psikolog. MOJOK.CO
Sosok

Jogja bikin Saya Sadar “Kebobrokan” di Kampung Halaman hingga Punya Motivasi untuk Membangun Karier sebagai Psikolog

30 Mei 2025
Ide Bodoh Ridwan Kamil untuk Atasi Kemacetan Jakarta MOJOK.CO
Esai

Ide Nggak Masuk Akal Ridwan Kamil: Datangkan Psikolog dan Ustaz Keliling untuk Atasi Kemacetan Jakarta

3 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa berkuliah S2 UGM. PTN terbaik, tapi pakai AI

Mahasiswa S2 UGM Nggak Menjamin Mutu, Kuliahnya Malas Mikir dan Ketergantungan AI

15 April 2026
Derita tak punya motor dan tidak bisa naik motor di tongkrongan laki-laki MOJOK.CO

Derita Tak Punya Motor Sendiri dan Tak Bisa Nyetir di Tongkrongan Laki-laki: Dianggap Beban hingga Ditinggal Diam-diam

16 April 2026
Ezra, alumnus UGM umur 25 tahun, yang lanjut kuliah S2 dan ikut ekspedisi ke Antartika, nggak peduli quarter-life crisis

Umur 25 Tahun Nggak “Level” dengan Quarter-Life Crisis, Alumnus UGM Kuliah S2 di Australia dan Ekspedisi Ilmiah di Antartika

17 April 2026
Cuci baju di laundry konvensional bikin kapok MOJOK.CO

Cuci Baju di Laundry Konvensional Lama-lama bikin Kapok, Bikin “Boncos” karena Baju Rusak dan Hilang Satu Persatu

15 April 2026
Sewa iPhone biar dianggap keren daripada pengguna Android

iPhone XR, Bikin Menderita Orang Kota tapi Jadi Standard “Keren” Pemuda di Desa: Rela Gadaikan Barang demi Penuhi Gengsi

17 April 2026
Purwokerto .MOJOK.CO

Purwokerto Tempat Pensiun Terbaik, tapi Bukan untuk Semua Orang: Kamu Butuh 4 Skill Ini Buat “Survive”

18 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.