Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Komunitas Vespa Indonesia Disorot Dunia, Unik dan Tak Kalah dengan Eropa

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
10 Juni 2022
A A
Vespa Indonesia setara dengan penggemar di Eropa

Rombongan komunitas Vespa yang mengikuti sesi Riding bersama menuju Desa Wisata Panglipuran, Bali, Jumat (9:6:2022). (ANTARA:HO)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ajang Vespa World Days yang digelar di Bali 9-12 Juni 2022 ini membuat komunitas Vespa Indonesia disorot dunia. Mantan Presiden Vespa World Club, Martin Stift menganggap bahwa komunitas di Indonesia memiliki banyak keunikan yang membuatnya setara dengan apa yang ada di Eropa.

“Budaya dan jiwanya cukup sama dengan yang ada di Inggris. Seluruh Eropa diorganisir oleh klub Vespa dan klub lain, atau klub skuter. Di Inggris, sebagian besar adalah klub skuter dan anggotanya campuran, seperti di sini. Sehingga apa yang kami lihat di sini adalah sebagian besar klub skuter. Sebanyak 99 persen adalah klub skuter, tetapi hanya mengendarai Vespa,” kata Stift, dikutip pada Jumat (10/6).

Ada satu hal yang menjadi ciri dan membedakan komunitas Vespa Indonesia dengan Eropa dan Amerika. Hal itu adalah penggunaan rompi yang jamak ditemui saat melihat rombongan pengendara Vespa yang melintasi jalanan Indonesia.

“Selain itu, mereka juga menggunakan rompi. Di Eropa, komunitasnya hanya berkendara. Di Eropa dan Amerika, Anda tidak akan melihat itu (rompi) bersama dengan Vespa,” kata pria yang menjabat sebagai Presiden Vespa World Club dari 2012 hingga 2021 ini.

Pria asal Austria ini juga mengapresiasi banyaknya pengendara wanita yang ikut masuk dalam komunitas. Ia menggap hal itu spesial, karena Indonesia merupakan negara dengan mayoritas Muslim.

“Ini adalah hal yang spesial, dimana banyak wanita mengendarai Vespa di Indonesia. Terdapat perspektif tertentu mengenai negara berkembang dan negara dengan mayoritas Muslim,” jelas Stift.

Menurut Stift, hal itu patut diapresiasi dan diteruskan. Baginya dalam sebuah komunitas pengendara, baik pria maupun wanita harus saling bekerja sama dan membantu. Membangun relasi yang setara dalam berkegiatan.

“Banyak hal yang dapat saya bilang unik dan luar biasa dari Indonesia,” papar Stift menyimpulkan.

Sebelumnya, Vespa World Days tahun ini menyita perhatian karena merupakan pertama kalinya gelaran ini diadakan di Asia. Ajang ini merupakan momen berkumpulnya para pencinta Vespa dari seluruh dunia.

Pemilihan Indonesia, dijelaskan Stift karena pihak penyelenggara menganggap Bali sebagai tempat yang dikenal banyak orang serta kaya akan budaya. Namun Stift juga menekankan satu hal penting yang melandasi pemilihan ini, yakni Indonesia adalah salah satu negara dengan komunitas Vespa terbesar di dunia.

Stift mengakui bahwa banyak pertanyaan dari rekannya di Eropa tentang pemilihan Indonesia sebagai tuan rumah acara. Sebab lokasinya begitu jauh dari Eropa, tempat di mana Vespa World Days biasa dilangsungkan.

“Kemudian saya bilang, di sini memiliki komunitas yang terbesar di dunia. Masyarakat di sini juga baik, terbuka, negaranya cantik, semuanya lengkap. Jadi, tidak ada alasan untuk tak mengelarnya di Indonesia,” ujarnya menambahkan.

Sebelumnya, Vespa World Days memang nyaris selalu dihelat di Eropa. Tiga edisi terakhirnya dilaksanakan di Jerman (2017), Irlandia Utara (2018), dan Hungaria (2019).

Di sisi lain, PR & Communications Manager PT Piaggio Indonesia Ayu Hapsari mengatakan pihaknya sama antusiasnya dengan para pecinta Vespa di Indonesia dalam menyambut acara ini.

Iklan

 

“Yang pasti kami dari Piaggio Indonesia sangat senang sekali akhirnya teman-teman Vespa Lovers bisa kumpul di sini. Sebab ini event pertama kami setelah pandemi kemarin, kita semua tanpa membedakan apapun kumpul di Bali, Indonesia dan semua bisa menikmati apa yang kami hadirkan di sini,” kata Ayu.

 

Penulis: Hammam Izzuddin
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Belum Bayar Uang Sekolah, 5 Siswa SMP di Bantul Dilarang Ikut Ujian  dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

Terakhir diperbarui pada 10 Juni 2022 oleh

Tags: vespaVespa Indonesia
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Motor Vespa Matic Primavera 150 warna hijau toska
Sehari-hari

Beli Vespa Mahal-mahal sampai Rp50 Juta, tapi Tak Paham Fungsinya, Dibeli karena Warnanya Lucu

19 Februari 2026
Yamaha XSR 155 Nyatanya Lebih Ekonomis Dibanding NMAX atau PCX MOJOK.CO
Otomojok

Yamaha XSR 155 Nyatanya Lebih Ekonomis Dibanding NMAX atau PCX

14 November 2023
ratih widyarni dan vespa tua mojok.co
Liputan

Ratih Widyarni, Vespa Warisan Bapak, dan Perpustakaan Keliling

25 Maret 2022
Helm Cargloss Melanjutkan Kenangan Helm INK yang Pernah Menyelamatkan Nyawa Saya MOJOK.CO
Otomojok

Helm Cargloss Melanjutkan Kenangan Helm INK yang Pernah Menyelamatkan Nyawa Saya

19 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Edi Dimyati, alumnus Unpad yang mendirikan perpustakaan di Jakarta Timur. MOJOK.CO

Sering Dikira Montir sampai Petugas Pertamina, Lulusan Unpad Ini Sebetulnya Punya Perpustakaan Gratis di Pinggiran Sungai Jakarta Timur

10 Juni 2026
Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026
Para Jagal Anjing di Jogja dan Mitos yang Terus Dipelihara.MOJOK.CO

Para Jagal Anjing di Jogja dan Mitos yang Terus Dipelihara

8 Juni 2026
pekerja kantoran.MOJOK.CO

Akal-akalan “Kantor adalah Keluarga”, Menguras Mental dan Menggerogoti Karier

4 Juni 2026
Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara MOJOK.CO

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara

5 Juni 2026
Nestapa Anjing di Jogja: Dibuang Sarjana yang Baru Wisuda atau Jadi Sengsu di Atas Meja MOJOK.CO

Nestapa Anjing di Jogja: Dibuang Sarjana yang Baru Wisuda atau Jadi Sengsu di Atas Meja

8 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.