Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Ganjar Khotbah di UGM: Ada yang Demo, Ada yang Foto-foto

Arif Hernawan oleh Arif Hernawan
7 April 2022
A A
ganjar pranowo mojok.co

Ganjar Pranowo saat mengisi ceramah salat tarawih di Masjid Kampus UGM. (Dok. Pemprov Jateng)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Momen Ganjar Pranowo mengisi ceramah di Masjid Kampus UGM menarik perhatian publik. Selain diwarnai demo, Ganjar juga dinanti untuk diminta foto selfie.

Spanduk protes soal penambangan di Desa Wadas menyambut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat berceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Rabu (6/4) malam.

Iklan

Agenda ini rangkaian khotbah tarawih yang mengundang sejumlah tokoh publik. Ganjar diundang untuk menyampaikan ceramah bertajuk ‘Menuju Efektivitas dan Efisiensi Birokrasi di Indonesia’.

Awalnya Ganjar menyampaikan soal banyaknya keluhan warga atas berbagai persoalan. Perkembangan teknologi turut mempengaruhi respons birokrasi terhadap keluhan tersebut, termasuk kemudian langkah antikorupsi.

Setelah khotbah berlangsung selama tiga menit, Ganjar menghentikan paparannya soal birokrasi. Ia menyinggung soal bentangan spanduk di tengah-tengah jemaah yang duduk bersila. Spanduk itu hanya dibentangkan sebentar. Saat Mojok melongok ke tengah Jemaah, spanduk itu sudah tak terlihat.

“Ada yang bawa spanduk, mungkin mau menuliskan. Diangkat juga saya tidak apa-apa karena itu bagian dari exercise politik. Diangkat aja mas, enggak apa-apa. Ini bagian dari salat tarawih yang sangat menarik di UGM. Inilah demokrasi,” komentar Ganjar.

Pernyataan Ganjar itu pun disambut tepuk tangan jemaah. “Saya sangat senang dengan kekritisan kawan-kawan dan inilah diskusi yang selalu terbuka untuk mendewasakan kita semuanya,” lanjut lulusan Fakultas Hukum UGM itu.

Bukan hanya spanduk, spanduk lain ‘kelestarian alam sebagian dari iman’ juga dibentangkan oleh dua pemuda di halaman sisi utara masjid. Mereka mengenakan kaos dan kopiah hitam bertuliskan #SaveWadas.

demo wadas mojok.co
Demo #SaveWadas di depan Masjid Kampus UGM. (Arif Hernawan/Mojok.co)

Belakangan diketahui tanda pagar (tagar) itulah isi spanduk tersebut. Wadas merupakan desa di Purworejo, Jawa Tengah, yang menjadi lokasi penambangan batu andesit sebagai bahan baku Bendungan Bener di kabupaten itu.

Sebagian besar warga desa menolak penambangan hingga beberapa kali konflik pecah. Medio Februari 2022 lalu, puluhan warga ditangkap dan mengalami tindak kekerasan oleh aparat.

Di ujung khotbah, Ganjar pun menyinggung soal Wadas. Ia menyatakan telah menyelesaikan berbagai masalah, mulai soal Semen Rembang, PLTU Batang, jalan tol, dan Wadas.

“Dan Wadasnya rame. Kemarin mau debat di sini, kok galak men, mbok rembukan. Ini pekerjaannya PUPR, yang membebaskan BPN, yang mengamankan polisi, yang mengerjakan di lapangan BBWS SO,” ujarnya.

PUPR adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, BPN adalah Badan Pertanahan Nasional, dan BBWS SO ialah Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak. Mereka semua terlibat dalam proyek Bendungan Bener dan penambangan Wadas.

“Saya tidak terlalu punya otoritas tinggi. Tapi ketika terjadi sesuatu dan tidak ada pemimpin yang berani angkat tangan bertanggung jawab, maka saya bilang saya bertanggungjawab,” lanjut Ganjar dengan nada meninggi yang disambut tepuk hadirin.

Iklan

Namun pernyataan Ganjar di khotbah itu hanya dianggap formalitas oleh para demonstran. Sebab, masyarakat Wadas belum mendapat kepastian akan nasib mereka jika Wadas ditambang. “Ini solidaritas teman-teman kami dari individu-individu untuk masyarakat Wadas yang terkena represi hingga saat ini,” ujar Umar, peserta aksi.

Aksi di tempat ibadah disebut berlangsung spontan, tanpa koordinasi, dan bukan atas nama organisasi. “Kebetulan ada Pak Ganjar juga. Teman-teman pengen (aksi) simbolik. Enggak pengen teriak-teriak. Harapan kami publik mengetahui isu Wadas masih bergulir dan ketidakadilan masih terjadi di sana,” ujarnya.

Ganjar keluar dari Masjid UGM nyaris sejam setelah salat tarawih usai. Muncul dengan masker merah putih, ia tak memberi keterangan lebih lanjut soal demonstrasi itu. Ia dikerubuti jemaah –yang kebanyakan mahasiswa– untuk foto-foto, lalu langsung masuk ke mobil dan sempat membagi-bagikan kopiah.

Saat Ganjar meninggalkan Masjid UGM, kedua spanduk itu kembali direntangkan di area luar masjid. Selain dua spanduk itu, spanduk ketiga juga muncul. Bunyinya: ‘Gusti Berkahi’. Mobil Ganjar terus melaju.

Reporter: Arif Hernawan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Polda dan Pemda DIY Sepakat Hapus Istilah Klitih untuk Berantas Klitih dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

 

Terakhir diperbarui pada 7 April 2022 oleh

Tags: ganjarganjar pranowogubernur jatengmasjid kampus ugmwadas
Arif Hernawan

Arif Hernawan

Jurnalis, penikmat film & musik.

Artikel Terkait

Gubernur Jawa Tengah imbau warga Jateng terbuka saat Sensus Ekonomi 2026 MOJOK.CO
Kilas

Imbauan buat Warga Jateng saat Sensus Ekonomi 2026: Harus Terbuka karena Penting, Data Pribadi bakal Dijaga Kerahasiaannya

18 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terima penghargaan karena pembinaan UMKM dan ekonomi kreatif di Jateng MOJOK.CO
Kilas

Pengakuan “Tokoh Penggerak” di Balik Ribuan UMKM dan Ekonomi Kreatif Jateng yang Tumbuh Pesat

12 Juni 2026
Sejumlah titik ruas jalan rusak di Jawa Tengah (Jateng) dapat perbaikan di 2026 MOJOK.CO
Kilas

Jalan Rusak di Jawa Tengah Dapat Perbaikan di 2026: Rusak Berat Diprioritaskan, Pengerjaan Dilarang Asal-asalan

5 Juni 2026
Peluncuran program pendidikan koperasi (perkoperasian) untuk sekolah-sekolah yang dipelopori Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) MOJOK.CO
Kilas

Jawa Tengah Bikin Pendidikan Koperasi di Sekolah: Bekal Kewirausahaan dan Alternatif Lapangan Kerja untuk Gen Z-Gen Alpha

5 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

“A Decade of Leisures”, Perayaan 10 Tahun Land of Leisures dengan Tujuan Memperkuat Ekosistem Kreatif Lokal

“A Decade of Leisures”, Perayaan 10 Tahun Land of Leisures dengan Tujuan Memperkuat Ekosistem Kreatif Lokal

19 Juni 2026
Bisa kuliah di ITB berkat beasiswa ojol. MOJOK.CO

Menangis di Hadapan Bapak yang Sehari-hari Ngojol agar Diizinkan Kuliah di ITB, Gadis Malah Dapat Beasiswa dari Pekerjaan Sang Ayah

24 Juni 2026
Ujian keuangan di kota perantauan gara-gara masalah tidak terduga yang datang keroyokan, bikin gagal punya tabungan MOJOK.CO

Ujian Keuangan di Kota Perantauan: Bikin Mumet dan Gagal Nambah Tabungan Gara-gara Masalah yang Datang Keroyokan

24 Juni 2026
Pengamen di kampung Jombang bisa datang 4-5 kali dalam sehari MOJOK.CO

Tinggal di Jombang Selatan: Tiap Hari Rumah Didatangi 4-5 Pengamen Keras Kepala dari Pagi-Malam karena Terlanjur Tuman

22 Juni 2026
Warung Kopi Aceh: Tempat Orang Terlihat Sibuk, Padahal Cuma Ngopi MOJOK.CO

Warung Kopi Aceh: Tempat Orang Terlihat Sibuk, Padahal Cuma Ngopi

19 Juni 2026
UGM.MOJOK.CO

Berhasil Kuliah Gratis di Jurusan Mahal UGM Berkat Kebiasaan Belajar Pukul 3 Pagi dan Hobi “Nongkrong” di Perpus Hingga Malam Hari

24 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.