Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Potensi Perikananan di Indonesia Menurun, Kuota Penangkapan Ikan Nelayan Dibatasi

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
27 Februari 2023
A A
kuota penangkapan ikan mojok.co

Ilustrasi mancing ikan (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Presiden Jokowi melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai memberlakukan pembatasan kuota penangkapan ikan atau penangkapan ikan terukur (PIT) di perairan Indonesia mulai tahun ini. Kebijakan tersebut berlaku karena potensi perikanan di negara ini mengalami penurunan terus-menerus.

“Dari kajian lembaga perikanan kita, potensi perikanan terus turun. Dari 12,5 juta ton turun ke 12 juta ton karena sistem penangkapannya berbasis input kontrol. Artinya seberapapun mereka boleh mengambil ikan, bebas, tidak ada pembatasan selama mereka memiliki izin,” ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di sela Rakernas Perikanan Budidaya di Yogyakarta, Senin (27/02/2023).

Menurut Trenggono, pihaknya akan melakukan ujicoba pembatasan kuota penangkapan ikan tahun ini. Hal ini untuk menjaga ekosistem perikanan laut Indonesia.

Kementerian KKP tunggu payung hukum

Kementerian KKP masih menunggu payung hukum untuk menerapkan kebijakan tersebut. Regulasi baru tengah pemerintah siapkan sebelum pembatasan kuota penangkapan ikan mulai berlaku.

“Menyiapkan regulasi ini tidak mudah, berbeda dengan kalau di swasta membuat peraturan bisa cepat, kalau di pemerintahan harus melibatkan semua pihak. Nah ini yang cukup memakan waktu,” tandasnya.

Trenggono memastikan tidak ada kendala dalam penyusunan regulasi. Namun pihaknya mengaku harus menyerap aspirasi dari berbagai pihak.

“Bukan soal kendala tapi memang semua pihak harus bisa memberikan masukan termasuk para pelaku dan lain sebagainya,” ucapnya.

Trenggono memastikan, pembatasan penangkapan ikan dengan cara memberi kuota ini baru berlaku di wilayah perairan tertentu saja.

“Di zona 3 ini yang akan kita ujicobakan tahun ini,” ujarnya.

Trenggono menambahkan, kebijakan tersebut pihaknya terapkan setelah melihat data dari Komisi Nasional Pengkajian Sumber Daya Ikan (Kajiskan). Jumlah kuota ikan yang bisa ditangkap nantinya di masing-masing zona perairan Indonesia akan mengacu pada kajian Kajiskan.

Diharapkan kebijakan tersebut bisa meningkatkan potensi perikanan di Indonesia. Sebab keberlanjutan tidak diperhatikan maka maka terjadi penangkapan ikan yang berlebihan.

“Kalau terjadi over fishing ujungnya ikan kita akan habis, perhitungannya nanti hasil perhitungan mereka [Kajiskan] yang kita gunakan berapa persen yang diperbolehkan di masing-masing zona,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 5 Fakta Penemu Ikan Mujair di Indonesia yang Ternyata Seorang Santri

 

Terakhir diperbarui pada 27 Februari 2023 oleh

Tags: ikankementerian KKPpenangkapan ikan
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Iwak Kali Bu Jasman, Hidden Gems Langganan Emha yang Ramainya Pernah Kalahkan Soto Kadipiro MOJOK.CO
Kuliner

Iwak Kali Bu Jasman, Warung Langganan Emha Ainun Najib yang Ramainya Pernah Kalahkan Soto Kadipiro

31 Januari 2024
Pasar Ikan Higienis, Proyek Nasional yang Gagal Hidupkan Ekonomi Jogja Selatan  MOJOK.CO
Ragam

Pasar Ikan Higienis, Proyek Nasional yang Gagal Total Hidupkan Ekonomi Jogja Selatan 

31 Januari 2024
pasar ikan giwangan atau jogja fish market mojok.co
Ekonomi

Mengenang Pasar Ikan Giwangan yang Mati Total sebelum Jadi Besar

12 Agustus 2023
ikan wader major.co
Sosial

Guru Besar UGM: Ikan Wader Rentan Punah, Kok Bisa? 

10 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026
Berkaca dari Kasus Yurizal, Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya punya empati MOJOK.CO

Berkaca dari Kasus Yurizal: Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya Berempati

7 Agustus 2026
belanja di MR DIY. MOJOK.CO

Celingak-celinguk di MR DIY sambil Dengarkan Jingle yang Candu, Rasanya Damai Sekalipun Tidak Beli Apa-apa

5 Agustus 2026
KAFEIN Gelar Workshop Kritik Film di DIY, Sasar Pelajar hingga Komunitas MOJOK.CO

KAFEIN Gelar Workshop Kritik Film di DIY, Sasar Pelajar hingga Komunitas

3 Agustus 2026
Polemik IKAPI DIY dan toko buku Jogja perihal harga murah MOJOK.CO

Narasi “Harga Murah” Pameran Buku IKAPI DIY Singgung Toko Buku Jogja, Kalimat yang Tidak Seharusnya Keluar

5 Agustus 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta godok aturan pelarangan perdagangan HPR. MOJOK.CO

Yogyakarta bakal Susul Korea Selatan, Larang Perdagangan Daging Anjing demi Cegah Penyakit Menular

4 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.