Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pasar Ikan Higienis, Proyek Nasional yang Gagal Total Hidupkan Ekonomi Jogja Selatan 

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
31 Januari 2024
A A
Pasar Ikan Higienis, Proyek Nasional yang Gagal Hidupkan Ekonomi Jogja Selatan  MOJOK.CO

Ilustrasi Pasar Ikan Higienis, Proyek Nasional yang Gagal Hidupkan Ekonomi Jogja Selatan. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pasar Ikan Higienis Jogja dulunya jadi harapan akan menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru di selatan Kota Yogyakarta. Kini, proyek yang semula mengajak masyarakat agar gemar makan ikan ini gagal alias mati. 

***

Melewati kawasan Jalan Tegalturi, Giwangan, Kecamatan Umbulharjo membuat saya teringat akan Pasar Ikan Higienis yang saat soft openingnya saya kebetulan hadir meliput. Maka ketika melintas di bekas gedungnya, Rabu (31/1/2024) membuat saya penasaran untuk berhenti dan masuk ke dalamnya. 

Sebagai gambaran, saat acara soft opening Pasar Ikan Higienis (PIH) Giwangan pada 10 November 2007 acara berlangsung meriah. Wakil Gubernur DIY Paku Alam VIII saat itu meresmikan pasar ikan tersebut. Walikota Yogyakarta saat itu, Herry Zudianto saat saya wawancara mengungkapkan PIH menjadi salah satu titik ekonomi baru di Kota Yogyakarta bagian selatan. 

Aneka produk perikanan baik itu ikan laut, kolam dan ikan impor ada di PIH. Keberadaan restoran dan taman di PIH Giwangan juga menjadi daya tarik tersendiri. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. 

Pasar Ikan Higienis Giwangan berangkat dari program pemerintah pusat agar orang suka makan ikan 

PIH Giwangan di Kota Yogyakarta merupakan satu dari 24 pasar ikan yang dibangun pemerintah pusat di seluruh Indonesia. Awalnya, pasar tersebut untuk menjual ikan segar dan berbagai produk olahan ikan dengan menggandeng pihak ketiga. Namun, rencana tidak berjalan maksimal.

PIH Giwangan yang menempati areal lahan seluas  8.460 meter persegi ini melalui dua fase pembangunan yaitu di tahun 2004 dan 2005. Waktu itu, proyek pembangunan gedung ini menjadi wewenang dari Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan dikelola oleh Dinas kelautan dan Perikanan Provinsi DIY.

Bekas bangunan PIH saat ini disewa oleh pihak ketiga untuk restoran dan toko oleh-oleh MOJOK.CO
Bekas bangunan PIH saat ini disewa oleh pihak ketiga untuk restoran dan toko oleh-oleh. (Agung P/Mojok.co)

Selanjutnya, pasar ikan tersebut dikelola Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi DIY kepada Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta. 

“PIH merupakan sarana perikanan terpadu yang diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat untuk makan ikan. Konsep PIH yang menawarkan produk perikanan dengan mutu yang baik serta kenyamanan berbelanja  kita harapkan mengesampingkan kesan pasar tidak identik dengan kotor dan becek,” papar Herry Zudianto saat memberikan sambutan waktu itu. 

Baca halaman selanjutnya

Alasan pasar ikan jadi proyek gagal 

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 1 Februari 2024 oleh

Tags: ikanPasarPasar Ikanpasar ikan higienispih giwangan
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis di Mojok.co, suka bercocok tanam.

Artikel Terkait

Iwak Kali Bu Jasman, Hidden Gems Langganan Emha yang Ramainya Pernah Kalahkan Soto Kadipiro MOJOK.CO
Kuliner

Iwak Kali Bu Jasman, Warung Langganan Emha Ainun Najib yang Ramainya Pernah Kalahkan Soto Kadipiro

31 Januari 2024
buruh gendong pasar giwangan jogja. MOJOK.CO
Liputan

Tangis Buruh Gendong Pasar Giwangan di Antara Berat Pikulan Keranjang

14 September 2023
Dear Ibu-ibu yang Demen Mengusik Anaknya untuk Pergi ke Pasar di Minggu Pagi. MOJOK.CO
Kilas

Dear Ibu-ibu yang Demen Mengusik Anaknya untuk Pergi ke Pasar di Minggu Pagi

20 Agustus 2023
pasar ikan giwangan atau jogja fish market mojok.co
Ekonomi

Mengenang Pasar Ikan Giwangan yang Mati Total sebelum Jadi Besar

12 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
pabrik semen, pracimantoro, wonogiri.MOJOK.CO

Babak Baru Perlawanan Warga Wonogiri Tolak Pabrik Semen di Pracimantoro, Bawa Ancaman Karst Gunungsewu ke Markas UNESCO

9 Juni 2026
Dompet digital selamatkan pedagang UMKM. MOJOK.CO

4 Kiat Pedagang Es Campur dan Roti Kukus yang Tetap Laris di Tengah Situasi Pelik

3 Juni 2026
Para Jagal Anjing di Jogja dan Mitos yang Terus Dipelihara.MOJOK.CO

Para Jagal Anjing di Jogja dan Mitos yang Terus Dipelihara

8 Juni 2026
pekerja kantoran.MOJOK.CO

Akal-akalan “Kantor adalah Keluarga”, Menguras Mental dan Menggerogoti Karier

4 Juni 2026
Jawa Tengah dan Bappenas bersinergi dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Pantura dan Pansela MOJOK.CO

Pembangunan Infrastruktur Pantura dan Pansela Jadi Prioritas karena Jateng Punya Banyak Potensi Ekonomi

9 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.