Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Mengenal ARB yang Menimpa Saham GoTo

Kenia Intan oleh Kenia Intan
10 Desember 2022
A A
saham goto mojok.co

Ilustrasi saham (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – ARB atau Auto Rejection Bawah kerap disebut ketika membahas saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dalam beberapa waktu terakhir.

Pergerakan saham GOTO yang terus melorot hingga beberapa kali ARB memicu pertanyaan di tengah mereka yang baru mengenal dunia saham, apa itu ARB sebenarnya?

ARB adalah singakatan dari Auto Rejection Bawah. Auto rejection adalah batas maksimum kenaikan dan penurunan harga saham dalam satu hari perdagangan di bursa. Sebenarnya ada dua macam auto rejection yaitu auto rejection bawah dan auto rejection atas.

ARB didefinisikan sebagai batas maksimum penurunan harga saham dalam satu hari perdagangan. Sementara,  Auto Rejection Atas atau ARA diartikan sebagai batas maksimum kenaikan harga saham dalam satu hari perdagangan.

Auto rejection atas dan bawah diberlakukan agar tercipta perdagangan yang wajar di bursa. Apabila ARB dan ARA ini tidak diterapkan, pergerakan suatu saham bisa tidak terkendali, bisa naik sangat tinggi maupun menurun sangat dalam.

Lalu, bagaimana ARB bekerja? Penurunan suatu saham bisa terjadi karena tidak ada order di antrean beli (bid) saham, sementara aksi jual terus terjadi. Saham yang terkena ARB otomatis tidak dapat di-order lagi. Oleh karenanya, antrean jual akan lebih terbatas, sehingga harga suatu saham tidak melorot lebih dalam.

Sesuai Keputusan Direksi No Kep-00023/BEI/03-2020, batas ARB yang berlaku saat ini adalah 7%. Misalnya, pada hari Senin suatu saham ditutup di harga Rp1.000. Hari setelahnya, saham itu akan terkena ARB apabila melorot hingga ke harga Rp930 per saham.

Persentase penurunan sebesar 7% itu berlaku pada pergerakan saham yang diperdagangkan pada pasar sekunder. Sementara saham yang diperdagangkan pada pasar perdana atau saham yang baru pertama kali diperdagangkan di bursa, batas bawah yang berlaku adalah dua kali persentase ARB alias 14%

Asal tahu saja, penurunan maksimal 7% ini diterapkan ketika pandemi Covid-19 menyebar di Indonesia. Sebelumnya, persentase penurunan dibatasi 20% hingga 35% tergantung harga acuannya. Perubahan kebijakan itu dilakukan untuk menanggapi pasar saham yang bergejolak di tengah pandemi. Hingga saat ini ARB masih dipatok 7% dan masih dalam pertimbangan untuk dikembalikan seperti semula.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA GoTo PHK 1.300 Karyawan, Ada Apa? 

Terakhir diperbarui pada 11 Desember 2022 oleh

Tags: ARBauto rejectionGoTosahamsaham goto
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Ribuan driver Gojek peringati Maulid Nabi Muhammad SAW di Jakarta. (Dok.Gojek)
Kilas

Meneladani Nabi, Ribuan Driver Gojek Gelar Doa untuk Persatuan Bangsa

6 September 2025
Merger Grab dan GoTo bisa sebabkan ledakan pengangguran MOJOK.CO
Kilas

Ojol Jogja-Jateng Tolak Merger Grab dan GoTo karena Bisa Kurangi Pendapatan Driver dan Sebabkan Ledakan Pengangguran

13 Mei 2025
Dua Ekonom Kritik Rencana Merger Grab-GoTo: Pemerintah Diminta Segera Bertindak MOJOK.CO
Ekonomi

Dua Ekonom Kritik Rencana Merger Grab-GoTo: Pemerintah Diminta Segera Bertindak

8 Mei 2025
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok. Pakar ekonomi UGM tetap anjurkan investasi agar uang tidak tergerus inflasi MOJOK.CO
Ragam

Waktu yang Tepat untuk Investasi meski Harga Saham Anjlok, Jika Uang Disimpan buat Konsumsi Nanti Tergerus Inflasi

10 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Event lari Merbabu Skyrace makin diminati banyak orang lintas negara, jadi potensi sport tourisme di Jawa Tengah dengan daya tarik lari lintas alam di Gunung Merbabu MOJOK.CO

Merbabu Skyrace: Event Lari Melintasi Keindahan Gunung Merbabu, Sport Tourism yang Bikin Sebuah Dusun Mendunia

6 Juni 2026
Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026
Derita Bisnis Laundry: Cuan 15 Juta Hilang karena Kebodohan MOJOK.CO

Pengalaman Bisnis Laundry yang Cukup Menyedihkan, Berharap Cuan Besar 15 Juta per Bulan tapi Cuma Dapat 3 Juta: Boncos karena Kebocoran-Kebocoran Sepele

4 Juni 2026
Campus League Basketball 2026 Regional Jakarta Season 1 tidak hanya jadi panggung prestasi basket, tapi juga warna baru solusi mobilitas masa depan anak muda dengan motor listrik Polytron MOJOK.CO

Puncak Campus League Basketball 2026 Jakarta S1: Tak Hanya Jadi Panggung Basket tapi Juga Hadirkan Solusi Mobilitas Masa Depan Anak Muda

2 Juni 2026
Rooftop kos kerap jadi tempat blangkrah, tapi jadi ruang healing terbaik bagi anak kos overthinking MOJOK.CO

Tinggal di Kos dengan Rooftop, Meski Kemproh tapi Jadi Tempat Healing Terbaik dari Tekanan Hidup yang Bisa bikin Gila

3 Juni 2026
Fitur "Pilih Kursi" di KAI Access terasa percuma karena penumpang di kereta api ekonomi tidak tahu diri MOJOK.CO

Fitur “Pilih Kursi” KAI Access Terasa Percuma, Mau Duduk Nyaman di Kursi Incaran tapi Malah Makin Kesal

8 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.