Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Cerita Korban Kecelakaan KA Argo Semeru di Kulon Progo: Panik Tak Bisa Membuka Pintu

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
18 Oktober 2023
A A
Cerita Korban Kecelakaan KA Argo Semeru di Kulon Progo: Panik Tak Bisa Membuka Pintu MOJOK.CO

Para petugas mengevakuasi KA Argo Semeru yang mengalami kecelakaan di Kulon Progo, Selasa (17/10/2023) malam. (Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kecelakaan  Kereta Api (KA) Argo Semeru yang mengalami anjlok dan terbentur KA Argo Wilis di KM 520 + 4 petak jalan antara Stasiun Sentolo – Stasiun Wates, Kulon Progo, Selasa (17/10/2023) pukul 13.15 WIB menyisakan duka. Meski tidak ada korban jiwa, KA Argo Semeru relasi Surabaya-Gubeng-Gambir yang tergelincir tersebut mengakibatkan 32 penumpang mengalami luka ringan.

Sejumlah korban dari kedua KA pun mengaku kaget dengan kejadian yang tidak ia sangka itu. Sebut saja Diendha Febrian yang kebetulan duduk di gerbong Eksekutif terdepan KA Argo Semeru yang tergelincir tersebut.

Iklan

Berangkat pukul 12.58 WIB, ia tiba-tiba merasakan gerbong mengalami guncangan setelah 10 sampai 15 menit jalan ke arah Kulon Progo. KA yang ia tumpangi tiba-tiba seperti tersandung.

“Kereta baru berangkat sekitar 10-15 menit dari Tugu arah Jakarta. Aku kerasanya kayak kesandung gitu roda keretanya, terus anjlok miring kanan,” ujarnya saat refund atau penjadwalan ulang keberangkatan KA di Stasiun Tugu, Selasa Sore.

Penumpang panik tak bisa membuka pintu kereta

Kejadian itu membuatnya dan penumpang lain kaget dan ketakutan. Penumpang di gerbong terdepan panik dan khawatir gerbong mereka akan terguling karena sudah miring.

Mereka berusaha membuka pintu gerbong namun tak bisa membukanya karena sudah miring. Beruntung, ada bantuan dari luar KA yang membuka pintu sehingga para penumpang bisa keluar.

“Di dalam kereta langsung chaos, yang kutakutkan kalo  kereta guling. Terus ya udah pas berhenti [kereta dalam] kondisi miring. Ada penumpang yg berusaha buka pintu. Untung aku duduk di seat 1, depan sendiri, jadi akses ke pintu keluar deket. Tapi susah membuka pintu karena miring. Terus ada bantuan cepet dari luar, ada yang membuka pintu dari luar dan terus proses evakuasi,” paparnya.

Beberapa gerbong ikut anjlok di Kulon Progo

Saat berhasil keluar gerbong, Diendha melihat gerbong lain belakangnya pun ternyata ikut anjok. Para penumpang pun berlarian keluar dari KA karena setelah kejadian itu ada benturan dari KA Argo Wilis yang melintas.

“Di bawah baru nyadar kalo gerbong belakang ikut anjlok. Aku di gerbong depan sendiri,” paparnya. PT KAI kemudian mengevakuasi para penumpang kereta ke Stasiun Tugu dan Stasiun Wates di Kulon Progo. Sebagian penumpang memilih melanjutkan perjalanan dan sebagian lainnya mengambil pilihan refund.

“Aku pilih refund dan pulang Jogja, tidak jadi berangkat ke Jakarta,” tandasnya.

Sementara penumpang lainnya, Ari Slamet warga Bandung yang naik KA Argo Wilis mengaku kaget saat KA yang ia tumpangi membentur KA Argo Semeru. Ia pun ikut berlarian keluar usai kejadian tersebut.

Meski sempat shock, Ari Slamet tetap melanjutkan perjalanannya usai dievakuasi ke Stasiun Tugu. Sebab ia harus ke Surabaya sehingga menerima jadwal ulang KA Sancaka.

“Mau ke Surabaya dari Bandung jam 07.40 WIB. [KA Argo] Semerunya ngguling, KA kita nabrak yang ngguling,” jelasnya.

Percepat evakuasi kereta api

Sementara Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro mengungkapkan KAI berupaya melakukan evakuasi terhadap sarana KA yang terdampak peristiwa anjloknya KA 17 Argo Semeru. Hingga Selasa (17/10/2023) pukul 22.50 WIB, evakuasi menggunakan 4 Crane, 1 Kereta Penolong, serta 1 MTT.

Iklan

“Selain itu puluhan petugas juga masih terus berusaha untuk menormalisasi jalur,” jelasnya.

Krisbiyantoro menambahkan, pihak PT KAI telah mengevakuasi satu kereta pembangkit, lima kereta eksekutif dan satu kereta suite class compartment ke Stasiun Wates. Sedangkan tiga kereta Eksekutif telah berhasil dievakuasi ke Stasiun Sentolo.

“Total kereta yang telah dievakuasi sebanyak sepuluh kereta,” jelasnya.

Korban sudah dapat pelayanan kesehatan 

Terkait dengan korban yang terdampak, lanjut Krisbiyantoro, Daop 6 mencatat terdapat total 32 korban luka ringan. Mereka semua sudah mendapat layanan kesehatan.

“Sudah ditangani semua oleh rumah sakit. Daop 6 memohon doa kepada masyarakat agar jalur KA dapat segera normal sehingga lalu lintas KA dapat pulih kembali,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Kronologi Kecelakaan KA Argo Semeru vs KA Argo Wilis di Kulon Progo dan Jumlah Korbannya

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 18 Oktober 2023 oleh

Tags: Argo Semeruka argo lawukereta apiPT KAI
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Wonogiri Jadi Wilayah dengan Penutupan Perlintasan Liar Terbanyak di Daop 6 MOJOK.CO
Transportasi

Wonogiri Jadi Wilayah dengan Penutupan Perlintasan Liar Terbanyak di Daop 6

27 Juli 2026
Titi terendah perempuan: bawa bocil saat naik kereta api MOJOK.CO
Sehari-hari

Titik Terendah Ibu saat Naik Kereta Api Bawa Bocil: Mental Terguncang Bukan karena Bocil Tantrum tapi Mulut Jahat Sesama Perempuan

27 Juli 2026
KAI Daop 6 Bagikan 80 Paket Makanan kepada Penumpang Anak di Stasiun Yogyakarta MOJOK.CO
Transportasi

KAI Daop 6 Bagikan 80 Paket Makanan kepada Penumpang Anak di Stasiun Yogyakarta

23 Juli 2026
Fitur "Pilih Kursi" di KAI Access terasa percuma karena penumpang di kereta api ekonomi tidak tahu diri MOJOK.CO
Sehari-hari

Fitur “Pilih Kursi” KAI Access Terasa Percuma, Mau Duduk Nyaman di Kursi Incaran tapi Malah Makin Kesal

8 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Selamat Jalan Nasirun: Kisah di Balik Sang Maestro Nggak Mau Punya HP MOJOK.CO

Selamat Jalan Nasirun: Kisah di Balik Sang Maestro Nggak Mau Punya HP

1 Agustus 2026
MBG untuk sahur dan berbuka di bulan Ramadan

Putusan MK Perlu Diapresiasi, tapi Anggaran MBG Harus Tetap Keluar dari Dana Pendidikan Mulai 2027

30 Juli 2026
Ilustrasi perantau dari desa.MOJOK.CO

Tangis Sunyi Para Perantau: Uang Habis Untuk Hidupi Keluarga, tapi Dicap Durhaka karena Jarang Pulang dan “Tak Hadir” di Orang Tua

3 Agustus 2026
Lahir di lingkungan NU tapi justru menemukan kedamaian di Muhammadiyah. MOJOK.CO

Tumbuh di Desa dengan Tradisi Keagamaan yang Kental, Saya Justru Menemukan Kedamaian di Muhammadiyah dengan Rasionalitasnya

3 Agustus 2026
Polemik IKAPI DIY dan toko buku Jogja perihal harga murah MOJOK.CO

Narasi “Harga Murah” Pameran Buku IKAPI DIY Singgung Toko Buku Jogja, Kalimat yang Tidak Seharusnya Keluar

5 Agustus 2026
Penggagalan perdagangan ilegal burung di Tanjung Perak Surabaya. Satwa dilindungi dimasukkan boks sampai ada yang mati MOJOK.CO

Penggagalan Perdagangan Ilegal Burung di Tanjung Perak Surabaya, Satwa Dilindungi Dimasukkan Boks sampai Ada yang Mati

30 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.