Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Aksi Boikot Traveloka yang Wagu dan Salah Sasaran

Redaksi oleh Redaksi
15 November 2017
A A
traveloka
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Aksi walkout Ananda Sukarlan saat pidato Anies Baswedan dalam perhelatan acara 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius di Hall D JIExpo Kemayoran pada 11 November lalu ternyata membuahkan efek domino. Salah satu efek yang muncul adalah upaya boikot Traveloka yang ditandai dengan tagar #uninstallTraveloka. Tagar ini bahkan sempat menjadi trending topic teratas di Twitter.

Aksi boikot Traveloka ini muncul utamanya oleh para pendukung Anies Baswedan. Sebabnya, walkout yang dilakukan oleh Ananda Sukarlan itu disebut diikuti salah satunya oleh Derianto Kusuma yang juga alumni Kanisius. Derianto bahkan disebut ikut menyalami Ananda sebagai tanda ikut mendukung aksi yang dianggap melecehkan Gubernur DKI Anies Baswedan itu.

Iklan

Aksi Derianto itu kemudian memicu amarah netizen, utamanya pendukung Anies Baswedan dan kemudian ikut menyeret nama Traveloka yang berujung pada upaya boikot dalam bentuk #uninstallTraveloka.

Hal tersebut disebabkan Derianto Kusuma merupakan salah satu dari tiga pendiri Traveloka (selain Ferry Unardi dan Albert Zhang). Derianto Kusuma pun kini juga menjadi Chief Technology Officer di Traveloka.

Entah siapa yang memulai dan menyebarkan ajakan boikot Traveloka tersebut, tapi yang jelas, upaya boikot itu agaknya salah sasaran karena menurut PR Manager Traveloka Busyra Oryza, Derian Kusuma sebenarnya tidak hadir dalam acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius tersebut kendati ia menjadi salah satu penerima penghargaan di acara tersebut.

“Sebenarnya Pak Deri tidak hadir. Beliau sedang melakukan perjalanan dinas di hari itu. Jadi, kalau dibilang ada Pak Deri di sana dan disebut memberikan dukungan (kepada Ananda), beliau tidak ada di situ,” ujar Busyra.

Yah, begitulah. Di Indonesia ini, setiap aksi memang selalu membutuhkan korban. Dan kebetulan kali ini korbannya Traveloka.

Tentu saat ini belum bisa dilihat apa efek signifikan dari aksi boikot ini. Tapi, yang jelas jika berkaca pada aksi boikot Sari Roti beberapa waktu yang lalu, agaknya boikot Traveloka kali ini tak akan terlalu berpengaruh pada perusahaan. Hal ini karena di aksi boikot produk oleh sejumlah orang terutama karena sentimen tertentu biasanya biasanya bersifat impulsif dan tidak jangka panjang. Hanya efek sesaat saja. Nyatanya, tahun kemarin Sari Roti yang mendapat upaya boikot pembelian produk pasca-Aksi 212 tetap beringas kok. Bahkan, di kuartal keempat, alias di masa saat boikot berlangsung, Sari Roti mencatatkan penjualan senilai Rp684,7 miliar, meningkat 13% dibanding dengan penjualan kuartal tahun sebelumnya.

Jadi, kita nikmati saja keramaian aksi boikot ini. Kami kru Mojok di Jogja tidak ikut uninstall, sebab, selain kami tidak mau ikut sentimen, kami juga memang tidak pernah menginstall Traveloka sebelumnya.

Bagi kami, Traveloka harga nego, Gembiraloka harga mati. traveloka

Terakhir diperbarui pada 16 November 2017 oleh

Tags: Ananda SukarlanAnies Baswedanboikotderianto kusumasari rotitraveloka
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

5 tips dapat tiket murah untuk liburan keluarga di Pantai Pandawa Bali MOJOK.CO
Kilas

5 Tips Dapat Tiket Murah untuk Liburan Keluarga di Pantai Pandawa Bali

11 Juni 2026
5 tips bagi yang pertama kali mudik naik pesawat dan cara dapat promo tiket murah MOJOK.CO
Kilas

Tips 5 Persiapan bagi Orang yang Pertama Kali Mudik Naik Pesawat dan Dapat Promo Tiket Murah

18 Februari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Destinasi Obelix Hills. MOJOK.CO
Kilas

Liburan Menyenangkan di Obelix Hills Jogja, Nikmati Sunset Sambil Ngopi hingga Live Music di Akhir Pekan

8 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

MLSC, Yogyakarta.MOJOK.CO

Redemsi Yogyakarta All Stars, Menolak Pulang Lebih Awal

26 Juni 2026
Mahasiswa Unair kuliah di Polandia, Eropa dengan beasiswa pertukaran pelajar dari Erasmus. MOJOK.CO

Jalan-jalan ke 6 Negara di Eropa dengan Beasiswa Erasmus, Mahasiswa Unair Ini Dapat Pembelajaran Berharga dari Sekadar Belajar Musik

24 Juni 2026
Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha Terbaik Idola Orang Jambi MOJOK.CO

Setelah Melakukan Pengamatan, Saya Menemukan Fakta Bahwa Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha yang Menemukan Habitat Alaminya di Jambi

25 Juni 2026
Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Rengkuh Gelar MVP MLSC All Stars dan Tembus Skuad Elite ke Singapura, MLSC.MOJOK.CO

Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Rengkuh Gelar MVP MLSC All Stars dan Tembus Skuad Elite ke Singapura

30 Juni 2026
Usaha les komputer di Bogor. MOJOK.CO

Tak Hasilkan Banyak Cuan dari Buka Usaha Les Komputer, tapi Merasa Bermakna Bisa Ajarkan Gen Alpha yang Masih Gaptek

30 Juni 2026
Naik BYD Menyusuri Jalanan Jakarta Bikin Saya Jadi Kampungan MOJOK.CO

Pengalaman Menahan Rasa Penasaran di Dalam Kabin Mewah BYD demi Tidak Terlihat Kampungan ketika Menyusuri Jalanan Jakarta

30 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.