Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

5.000 Mahasiswa UMY Berburu Takjil Gratis, Dianggarkan Rp125 Juta Setiap Hari

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
24 Maret 2023
A A
5.000 Mahasiswa UMY Berburu Takjil Gratis, Dianggarkan Rp125 Juta Setiap Hari. MOJOK.CO

Ribuan mahasiswa antri drive thru untuk dapat takjil gratis di UMY, Kamis (23/03/2023). (Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sekitar 5.000 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berburu takjil di kampusn pada Ramadan hari pertama, Kamis (23/03/2023) sore. Mereka rela antre panjang dengan sepeda motor sejak pukul 15.30 WIB untuk mendapatkan takjil gratis dari kampus. 

Pihak kampus membagikan takjil sekitar pukul 16.00 WIB. Mahasiswa cukup memperlihatkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) untuk menerima takjil gratis dengan cara drive thru di jalan utama kampus. 

Iklan

“Takjil gratis tahun ini kita bagikan lebih banyak buat mahasiswa. Kalau tahun lalu sekitar 4.000 per hari, saat ini 5.000 per hari. Jadi 3.500 drive thru dan sisanya dibagikan lewat masjid,” papar Rektor UMY, Gunawan Budiyanto di sela pembagian takjil.

Menurut Gunawan, program takjil gratis ini ada sejak pandemi Covid-19 melanda di Indonesia pada 2020 silam. Untuk tahun ini kampus menyediakan anggaran sebesar Rp125 juta per hari untuk pengadaan takjil gratis berupa makan dan minum sebesar Rp25 ribu per orang.

Pengadaan takjil gratis ini berasal dari uang mahasiswa yang dikumpulkan melalui Program Kesejahteraan Mahasiswa. Kampus mempersilahkan mahasiswa mengambil takjil tiap hari selama Ramadan. Namun, biasanya jumlahnya akan berkurang saat mendekati Lebaran nanti karena banyak mahasiswa yang mudik Lebaran.

Ada takjil untuk umum, termasuk non-muslim

“Bantuan takjil ini khusus untuk mahasiswa, kalau umum ada sendiri. Takjil ini kalau pada pandemi lalu sebagai tombo gelo (obat kecewa-red), kalau saat ini [pasca pandemi] jadi tombo tresno (obat sayang-red). Saya yakin mahasiswa akan minta [takjil] terus meski keadaan [pandemi] sudah tenang,” ungkapnya.

Rektor menambahkan, takjil tak hanya diberikan kepada mahasiswa muslim. Mahasiswa non-muslim dan mahasiswa asing dipersilahkan mengambil takjil secara gratis.

“Kan banyak mahasiswa yang kos, jadi ya silahkan saja. Termasuk mahasiswa non-muslim yang tahun ini ada sekitar 128 orang. Ada juga mahasiswa asing seperti dari Thailand dan Vietnam,” ungkapnya.

Sementara salah seorang mahasiswi UMY, Zikra Haura mengaku takjil gratis tersebut sangat bermanfaat untuknya berbuka puasa. Mahasiswa semester 4 Fakultas Hukum asal Lampung itu bisa berhemat pengeluaran selama Ramadan.

“Sudah dua tahun ini cari takjil, lumayan karena anak kos. Tapi tahun lalu tidak sampai selesai ramadan karena saya pulang kampung,” ungkapnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Pakar UGM: Berpuasa Baik untuk Kesehatan Menta dan tulisan menarik lainnya di Kilas.

Terakhir diperbarui pada 24 Maret 2023 oleh

Tags: PuasaRamadantakjiltakjil gratisUMY
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

1.381 WBP Lapas Yogyakarta Dapat Remisi Lebaran 2026. MOJOK.CO
Kabar

1.381 Napi di Lapas Yogyakarta Berhasil Menang Lawan “Hawa Nafsu” hingga Dapat Remisi Saat Lebaran 2026

21 Maret 2026
THR belum cair, tapi sudah ludes dalam hitungan di kalkulator. Mudik lebaran memang tidak menyenangkan MOJOK.CO
Sehari-hari

THR Belum Cair tapi Sudah Jelas Ludes buat Dibagi-bagi, Yang Pasti Tak Ada Bagian untuk Diri Sendiri

23 Februari 2026
Takjil bingka dari Kalimantan
Catatan

Seloyang Bingka di Jogja: Takjil dari Kalimantan yang Menahan Saya agar Tetap “Hidup” di Perantauan

23 Februari 2026
Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Meme yang Viral Itu Mojok.co
Pojokan

Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Banyak Meme yang Viral Itu

23 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Candi Prambanan Tak Sekadar Bagus untuk Selfie, tapi Ruang Belajar yang "Hidup" buat Anak-anak. (sumber: InJourney)

Candi Prambanan Tak Sekadar Bagus untuk Selfie, tapi Ruang Belajar yang “Hidup” buat Anak-anak

23 Juli 2026
Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31 jadi sumber sukacita dan perkuat posisi Yogya sebagai Kota Budaya di mata dunia MOJOK.CO

Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31: Sumber Sukacita dan Perkuat Posisi Yogya sebagai Kota Budaya di Mata Dunia

22 Juli 2026
Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026
Perjuangan masuk UGM.MOJOK.CO

Kehilangan Ayah Menjelang SNBT, Kini Berhasil Kuliah Gratis di UGM Meski Harus Belajar di Rumah Sakit

23 Juli 2026
Andromeda dan bajaj. MOJOK.CO

Sempat Larang Anak Kuliah di ITB hingga Akhirnya Luluh, Rela Tempuh Jogja-Bandung dengan Bajaj sebagai Penyemangat

24 Juli 2026
Pilih jadi tukang cukur rambut rumahan dan barbershop saat teman sebaya kerja di luar negeri. Dicap pemalas tetangga, hidup berkecukupan malam dicurigai MOJOK.CO

Pilih Jadi Tukang Cukur Rumahan saat Teman Kerja di Luar Negeri: Dicap Pemalas Tetangga, Terlihat Berkecukupan Malah Dicurigai

22 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.