Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Sisi Gelap HRD: Bitter Truth dan Kecurangan kepada Karyawan yang Dianggap Sepele

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
27 Maret 2024
A A
HRD Curang kepada Karyawan karena Karyawan Itu Sepele MOJOK.CO

Ilustrasi HRD Curang kepada Karyawan karena Karyawan Itu Sepele. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dunia kerja tidak baik-baik saja jika HRD menganggap pekerja hanya sebagai angka dan menyepelekan hak yang semestinya diberikan. 

Dunia kerja sedang tidak baik-baik saja. Saya semakin menyadari hal ini, setelah bekerja selama 7 tahun (sampai saat ini) di ruang lingkup HRD. Ini posisi yang terbilang strategis untuk mengetahui bahwa dinamika dalam dunia kerja, nyata adanya. Persoalan antar-pekerja termasuk dengan perusahaan, di mana pun itu, ada kalanya membikin kepala ini mumet.

Perlahan tapi pasti, persoalan pelik, satu per satu mulai bermunculan. Kasusnya beragam dan sering menguap di media sosial. Mulai dari pembayaran upah yang tidak sesuai aturan, pelecehan di ruang kerja, uang lembur yang sering disepelekan, sampai yang cukup fatal: pemutusan kontrak kerja karyawan yang tidak ideal, dikabari saat itu juga, diminta minggat di waktu itu juga. Lebih gilanya lagi, sebagian HRD menormalisasi hal ini.

Entah memang tidak paham aturan, manut, untuk tidak menyebutnya takut, kepada perusahaan, tidak peduli nasib karyawan, atau memang ndableg saja. Sialnya, ini benar-benar terjadi di antara rekan HRD yang saya kenal di berbagai perusahaan.

Seharusnya menjadi jembatan bagi karyawan

Tenang saja, kawan-kawan sejawat. Saya tidak akan mempromosikan nama kalian satu per satu, termasuk di mana kalian bekerja. Bukan untuk melindungi, lebih kepada tidak sudi. Tapi, melalui tulisan ini, semoga kalian menyadari bahwa ketimpangan dan/atau kecurangan terhadap pekerja, sangat tidak bisa dibenarkan. Dan para pekerja, bisa lebih mawas diri.

Begini. Apapun kasusnya, sudah sewajarnya HRD atau tim terkait yang berwenang di masing-masing perusahaan bisa menjadi jembatan bagi para karyawannya. Bukan hanya pasrah, apalagi menormalisasi. Bisa oleh tim HRBP, Compliance, Legal, atau HRD itu sendiri (jika dia memang seorang generalis). Soal ini, dikembalikan kepada kebijakan perusahaan. Mendelegasikan persoalan terkait ke tim yang mana. 

Dalam membuat aturan, sebagian HRD atau tim terkait, sering bermain di ranah abu-abu. Dibilang salah dan menyalahi aturan, tidak juga. Dibilang benar secara utuh pun, tidak juga. Lantaran, dalam beberapa kasus ada kebijakan yang diadaptasi sedemikian rupa agar terlihat tidak salah-salah amat. Suka atau tidak, ini sudah menjadi bitter truth di ruang lingkup HRD.

Saya hanya ingin mewanti-wanti sejak dini, agar ketika menemukan hal serupa, celah besar yang ada atau baru disadari di waktu mendatang, bisa diwaspadai atau diantisipasi dengan berbagai tindakan. Buka dialog sejak awal dengan tim yang berwenang, bisa jadikan tindakan preventif untuk melakukan pencegahan terhadap hal yang tidak diinginkan. Aturan apa saja. Bisa soal pembayaran upah, lemburan, dan hak lain sesuai perjanjian awal.

Baca halaman selanjutnya: Karena karyawan itu dianggap selepe oleh oknum HRD brengsek.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Maret 2024 oleh

Tags: disnakerhrdhrd nakalkejahatan hrdserikat buruh
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang suami, ayah, dan recruiter di suatu perusahaan.

Artikel Terkait

Gen Z Solo, dunia kerja.MOJOK.CO
Ragam

Stigma Gen Z yang Dianggap Nggak Becus di Dunia Kerja, Stigma Paling Serampangan yang Makin Hari Makin Parah Gara-gara Media Sosial

24 Mei 2024
Pertanyaan HRD tentang Skripsi Saat Interview Kerja Itu Bukan Basa-basi, tapi Bisa Menentukan Karier!
Ragam

Pertanyaan HRD tentang Skripsi Saat Interview Kerja Itu Bukan Basa-basi, tapi Bisa Menentukan Karier!

17 Mei 2024
membuat cv curriculum vitae.MOJOK.CO
Pendidikan

Tips Membuat CV yang Memikat HRD

24 Oktober 2023
LinkedIn Swindler Bakal Nangis Darah! Personal Branding Pasti Hancur dan Kamu Dibenci HRD Sedunia MOJOK.CO
Esai

LinkedIn Swindler Bakal Nangis Darah! Personal Branding Pasti Hancur dan Kamu Dibenci HRD Sedunia

10 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kereta eksekutif murah selamatkan saya dari neraka kereta ekonomi. MOJOK.CO

Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

1 April 2026
Musik BTS bukan K-Pop. MOJOK.CO

Kisah Pembenci Musik K-Pop yang Hidupnya Terselamatkan oleh Lagu BTS: Mereka Itu Aslinya “Motivator Mental Health”

31 Maret 2026
Ribetnya lolos seleksi CPNS dan jadi PNS/ASN di desa: dibayangi standar hidup sukses yang merepotkan MOJOK.CO

Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

1 April 2026
Pilih side hustle daripada pekerjaan kantoran

Pilih Tinggalkan Kerja Kantoran ke “Side Hustle” demi Merawat Anak, Kini Kantongi Rp425 Juta per Bulan dan Lebih Dekat dengan Keluarga

31 Maret 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026
Jalan rusak di Taniwel, Maluku. MOJOK.CO

Ratusan Anak Sekolah di Kabupaten Seram Bagian Barat Dibiarkan Menderita dari Tahun ke Tahun oleh Maluku

30 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.