Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Selamat Ulang Tahun Jakarta, Tetap Bahagia di Tengah Kerasnya Kehidupan

Semoga kesejahteraan dan kebahagiaan menghampiri kita di mana saja kita berada.

Christian Evan Chandra oleh Christian Evan Chandra
22 Juni 2022
A A
Selamat Ulang Tahun Jakarta, Tetap Bahagia di Tengah Kerasnya Kehidupan MOJOK.CO

Ilustrasi berjuang di Jakarta. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Selamat ulang tahun, Jakarta. Terima kasih telah hadir sebagai ibu kota yang memberikan kehidupan dan juga inspirasi bertahan serta tetap bahagia di tengah kerasnya kehidupan.

Beberapa hari lalu, Mojok menayangkan esai yang sangat inspiratif tentang mati-matian hidup di Jogja. Bagaimanapun keadaannya, khususnya soal biaya hidup dan kecilnya upah, suasana kota mampu menarik kita yang pernah datang, apalagi tinggal secara emosional. 

Iklan

Ya, jika ada yang tidak sepakat dan sulit membayangkan bagaimana jadinya, lihatlah warga Jakarta yang kebetulan kotanya berulang tahun hari ini mampu mempertahankan kebahagiaan di tengah hidup yang terlihat seperti kesedihan.

Lihatlah berita beberapa hari terakhir. Setelah selama beberapa tahun PBB rumah di Jakarta digratiskan untuk NJOP di bawah Rp1miliar, kini batas tersebut diperluas menjadi Rp2miliar untuk membantu pemilihan pandemi Covid-19. Rumah yang lebih mahal juga akan diberikan diskon PBB plus diberlakukan faktor pengurang sebesar 60 meter persegi untuk bumi dan 36 meter persegi untuk bangunan. 

Ya, kita tahu bahwa banyak properti masa kini memiliki harga pasar di atas NJOP, tetapi pastinya selisihnya juga nggak jauh-jauh amat. Ditambah luasnya, waduh, rumah petak di Jakarta dan apartemen studio dengan luas unit yang hanya cukup untuk memuat kasur, kamar mandi, plus dapur itu banyak!

Katakanlah suatu rumah seharga Rp2miliar yang NJOP-nya sama dengan harga pasarnya. Sekalipun bisa dicicil sampai jangka waktu maksimal di 30 tahun, bunganya nol persen, dan tanpa DP pula, cicilannya bisa dipastikan di atas Rp5,5 juta. Di luar batasan kredit yang bisa diberikan oleh bank berdasarkan penghasilan, kita tentu tahu bahwa masih banyak biaya hidup yang masih harus dipenuhi. Membeli rumah atau bahkan apartemen di pinggiran kota dengan harga yang lebih terjangkau juga bukan solusi bagus karena jarak tempuh dan ongkos yang lumayan tinggi sekalipun menumpangi transportasi publik.

Bagaimana dengan pendapatannya? Sekalipun lulus perguruan tinggi, pendapatan belum tentu lebih besar dari Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta dan UMP ini pun masih kalah dari UMR Bekasi serta Karawang. Pendapatan yang besar ini pun tidak jarang disertai dengan kerja keras yang luar biasa bernama hustle culture. Mulai dari workload yang lebih banyak, jam kerja yang lebih panjang, bahkan hari libur pun tetap kerja.

Pada kenyataannya, masyarakat Jakarta tetap terlihat hidup cukup bahagia. Tingkat konsumsi tidak sampai pada level yang terlalu rendah di mana masyarakat beramai-ramai berusaha hidup sehemat mungkin sampai tergolong ekstrem dan tetap banyak masyarakat memilih bertahan di tengah kerasnya Jakarta. Di luar prestise hidup di ibu kota dan ketersediaan pekerjaan, ada beberapa hal yang perlu dipelajari.

Pertama, menerima nasib dan ikhlas. Mensyukuri keadaan yang ada dan menjalaninya dengan penuh semangat, optimisme, serta tetap berserah membuat warga ibu kota bertahan. Agar tabungan yang minim bisa menghidupi hari tua, tidak jarang direncanakan untuk hidup di daerah atau pinggiran setelah pensiun tiba.

Kedua, menjalani hidup ala work hard play hard. Bagi yang punya uang, bekerja ekstra keras di hari kerja sampai sampingan pun oke dan siap juga menggelontorkan waktu serta uang untuk menikmati hidupnya di waktu senggang. Pusat perbelanjaan dan kafe diserbu dengan kebosanan yang tidak kunjung datang karena pengusaha selalu kreatif untuk menghadirkan konsep baru yang menarik.

Bagi yang tidak punya uang? Bersyukurlah atas kolaborasi pengembang dan pemerintah, hari bahagia tetap bisa dinikmati. Adanya proyek extension dari Pantai Indah Kapuk dan juga Bay Walk Mall memungkinkan masyarakat menikmati sepoi-sepoi angin laut dengan nyaman tanpa harus membayar tiket masuk, meskipun ya pantainya tidak menyediakan hamparan pasir yang bisa dimainkan anak-anak dengan ember dan sekop. Rute KRL dan Trans Jakarta bisa menjangkau dua destinasi ini dan juga tempat wisata lainnya dengan biaya yang terjangkau, jika padat ya harus siap untuk berdiri.

Masalahnya, kan tidak semua destinasi di Jakarta memiliki tempat makan yang memang murah atau paling tidak tersedia cashback dari pengelola e–money? Solusinya jelas, makan dulu ya dari rumah dan bawa air minum dalam tumbler.

Oh iya, satu hal yang terlewatkan. Hidup di Jakarta juga menarik untuk keluarga dengan anak yang hendak berkuliah. Universitas Indonesia (UI), PTN di Depok yang tidak jauh dari Jakarta Selatan itu menawarkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang relatif terjangkau untuk fakultas-fakultas prestisius jika dibandingkan terhadap kampus Bandung dan kampus di markas Mojok. Ya, ketiganya adalah langganan penghuni perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Selamat ulang tahun, Jakarta. Terima kasih telah hadir sebagai ibu kota yang memberikan kehidupan bagi banyak warganya dan juga inspirasi bagaimana bertahan serta tetap bahagia di tengah kerasnya kehidupan. 

Iklan

Bagi kalian yang berada di luar Jakarta dan ingin ke Jakarta, pikirkan matang-matang dan siapa tahu kan di daerah kalian sekarang nanti juga bisa meraih hidup sejahtera? Semoga kesejahteraan dan kebahagiaan menghampiri kita di mana saja kita berada.

BACA JUGA Jakarta Memang Keras, dan Itu Membuat Saya Tak Berani Bekerja di Sana dan kisah menarik lainnya di rubrik ESAI.

Penulis: Christian Evan Chandra

Editor: Yamadipati Seno

Terakhir diperbarui pada 22 Juni 2022 oleh

Tags: jakartaulang tahun jakartaUMP Jakarta
Christian Evan Chandra

Christian Evan Chandra

Pecinta ilmu aktuaria dengan hobi seputar menulis, kuliner, dan gadget.

Artikel Terkait

Nasib desainer grafis di desa kabupaten: jasa desain logi dianggap gratisan, pindah Jakarta kaget ternyata cuannya menjanjikan MOJOK.CO
Sehari-hari

Jasa Desain Logo di Desa Kabupaten Dianggap Sepele hingga Jadi Gratisan, Pindah Jakarta Kaget 1 Logo Cuannya Menjanjikan

23 Juni 2026
Kerja di Jakarta, Cara Terbaik Buat Melihat Sisi Buruk Manusia adalah Kerja di F&B.mojok.co
Urban

FnB di Jakarta Bikin Sengsara Pekerjanya: Bisnis Elite tapi Gaji Karyawannya Seuprit, yang Dimiliki Artis bahkan Lebih Tak Manusiawi

2 Juni 2026
Kompetisi Campus League 2026 - Basketball Regional Bandung Season 1 menjadi saksi terjalinnya kerja sama antara Campus League dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang bertujuan untuk membangun ekosistem olahraga jangka panjang dan pembentukan karakter mahasiswa MOJOK.CO
Kilas

Campus League Basketball Season 1 Regional Jakarta: Jadi Ajang Pembuktian Diri di Level yang Berbeda

25 Mei 2026
Cerita Mafatihatul Maghfirah: Mahasiswi Madura kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan jualan risol hingga lulus tanpa skripsi MOJOK.CO
Sekolahan

Mahasiswi Madura Kuliah di Jakarta: Jualan Risol demi Biaya Kuliah, Bisa Mandiri Finansial hingga Lulus Terbaik Tanpa Skripsi

24 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ragam karya dan pertunjukan dalam Ars Longa: Generatio sebagai pembuka Trilogi Seni ARTJOG MOJOK.CO

Ragam Karya dan Pertunjukan dalam “Ars Longa: Generatio” sebagai Pembuka Trilogi Seni ARTJOG

24 Juni 2026
Tips Memulai Usaha Coffee Shop yang Tahan Disiksa Negara MOJOK.CO

Tips Memulai Usaha dari Mantan Lulusan CPNS yang Memilih Menyiksa Diri Menjadi Pengusaha Coffee Shop

21 Juni 2026
dosen.MOJOK.CO

Butuh Biaya Puluhan Juta Demi Ijazah S2-S3, tapi Negara Malah “Melegalkan” Dosen Digaji di Bawah UMR

23 Juni 2026
Persaingan bisnis atau usaha di desa kabupaten kejam: cara kotor saling menjatuhkan hingga jebakan pelanggan loyal MOJOK.CO

Kejamnya Persaingan Bisnis di Desa Kabupaten: Cara Kotor Saling Menjatuhkan hingga Jebakan Pelanggan Loyal

20 Juni 2026
Mahasiswa Unair kuliah di Polandia, Eropa dengan beasiswa pertukaran pelajar dari Erasmus. MOJOK.CO

Jalan-jalan ke 6 Negara di Eropa dengan Beasiswa Erasmus, Mahasiswa Unair Ini Dapat Pembelajaran Berharga dari Sekadar Belajar Musik

24 Juni 2026
UGM.MOJOK.CO

Berhasil Kuliah Gratis di Jurusan Mahal UGM Berkat Kebiasaan Belajar Pukul 3 Pagi dan Hobi “Nongkrong” di Perpus Hingga Malam Hari

24 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.