Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Malangnya Lulusan S2 UGM yang Kesulitan Bertahan Hidup di Jogja

Helena Yovita Junijanto oleh Helena Yovita Junijanto
14 Januari 2025
A A
UGM, dosen UGM.MOJOK.CO

Ilustrasi - ‘UGM Diskriminatif, Tak Adil, dan Tak Transparan’: Cerita Dosen UGM yang Merasa Dihambat Jadi Guru Besar (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Banyak pekerjaan yang tidak mau menerima lulusan S2, meski lulusan UGM

Andi menuturkan bahwa banyak pekerjaan yang menolak lulusan S2. Entah karena tidak memenuhi syarat atau standar gaji lulusan S2 UGM terlalu tinggi. Padahal, dia merasa status lulusan UGM bisa sedikit membantu. Tapi nyatanya, hal-hal seperti itu tidak lagi terjadi. 

Andi sendiri bilang sudah puluhan kali mendaftarkan pekerjaan di Jogja. Namun, sampai saat ini, dia tidak kunjung menerima panggilan. Kesedihan ini semakin terasa karena tidak hanya Andi yang mengalami. Ada juga teman saya, namanya Berta, yang mengalami hal yang sama.

Berta juga lulusan S2 UGM. Saat ini, dia bekerja sebagai asisten dosen di sebuah kampus di Jogja. Masalahnya, “profesi” ini tidak bisa memberinya bayaran. Oleh sebab itu, Berta ingin menyudahi pekerjaan ini. Namun, karena satu dan lain hal, si dosen selalu menahan Berta.

Lain cerita dengan Andi, Beta sudah mendaftarkan dosen di beberapa universitas di Jogja. Namun, yang dia dapat hanya penolakan. Katanya, lulusan S2 itu cuma praktisi, bukan keilmuan. Ketika mengirimkan lamaran ke sebuah perusahaan, yang dia dapat juga penolakan. Katanya, mereka nggak butuh lulusan S2 UGM, tapi lulusan S1, bahkan SMA.

Kini menjadi ojol untuk bertahan hidup di Jogja

Andi, seorang lulusan S2 UGM, kini menjadi ojol untuk bertahan hidup di Jogja. Dan bagi dirinya, pekerjaan ini tidak semudah yang ada dalam bayangannya. Satu hal yang selalu menghantui Andi adalah pertanyaan atau komentar para penumpangnya.

“Lulusan S2 UM kok tidak melamar dosen?”

“Lulusan S2 kok cuma jadi ojol?”

Setiap pertanyaan dari penumpang hanya membuat hatinya semakin teriris saja. Rasanya seperti hidup segan mati tak mau. Baginya, yang penting adalah pekerjaannya halal dan tidak merugikan orang lain. Saat ini, bisa bertahan hidup di Jogja saja sudah lebih dari cukup.

Ekspektasi masyarakat tentang lulusan S2 UGM

Saat ini, ekspektasi masyarakat kepada lulusan S2 itu masih sangat tinggi. Apalagi mereka yang lulus dari perguruan tinggi ternama seperti UGM. 

Memang, menyandang status lulusan perguruan tinggi ternama bisa memberi rasa bangga tersendiri. Namun, di sisi lain, hal ini melahirkan ekspektasi yang berlebihan. Bahkan, di level tertentu, bisa melahirkan stres yang tak perlu. Inilah yang saat ini dirasakan Andi.

Andi mengaku stres lantaran banyak yang menganggap lulusan S2 UGM itu sesuatu yang istimewa. UGM membawa ekspektasi tertentu. Namun, kalau sudah lulus dan terlalu lama menganggur, rasa stres itu pasti muncul. Namun dia bisa apa, itulah keresahan dari seorang lulusan S2 UGM.

Itu tadi pengalaman lulusan S2 UGM yang sementara menjadi ojol hanya untuk bertahan hidup di Jogja. Jauh dari bayangan dan cita-cita teman saya. 

Saya yakin, banyak lulusan perguruan tinggi yang merasakan keresahan ini. Biaya kuliah yang tinggi, status “terhormat” lulusan kampus ternama, hingga pandangan aneh kepada pengangguran memberi tekanan tertentu.

Pada akhirnya, saya berharap ada aturan baru supaya lulusan S2 bisa lebih mudah mendaftar dosen. Selain itu, saya berharap, para dosen di luar sana, bisa tetap mengabdi dengan baik meski cobaan datang silih berganti. Amin.

Iklan

Penulis: Helena Jovita Junijanto

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Pedihnya Lulusan S2 UGM, Ijazah Mewah Cari Kerja Susah dan pengalaman pahit lainnya di rubrik ESAI.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2025 oleh

Tags: ijazah S2 UGMJogjalulusan s2lulusan s2 ugmUGM
Helena Yovita Junijanto

Helena Yovita Junijanto

Alumnus UGM 2024, dosen Universitas Terbuka, peneliti, dan penulis.

Artikel Terkait

Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)
Pojokan

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO
Esai

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO
Catatan

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO
Urban

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mio M3: Motor Yamaha Paling Menderita dan Dianggap Murahan MOJOK.CO

10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal

7 April 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026
Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung MOJOK.CO

Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung

6 April 2026
Astrea Grand, Motor Honda yang Menjadi Mitos MOJOK.CO

Astrea Grand, Motor Honda Penuh Dusta yang Celakanya Pernah Menjadi Mitos dan Membuatnya Dikagumi karena Motor Ini Memang Meyakinkan

5 April 2026
Gen Z kerja di desa untuk merawat ibu. MOJOK.CO

Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia

10 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.